Apa Saja Teknik Pukulan dalam Pencak Silat? Inilah Jenis-jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pencak silat merupakan cabang olahraga yang diadaptasi dari budaya Indonesia. Kelahiran pencak silat berakar dari adat istiadat beberapa daerah di Indonesia. Itulah mengapa, hingga saat ini keberadannya terus dilestarikan agar tidak terkikis oleh budaya modern lainnya.
Merangkum dalam buku Tradisi Pencak Silat karya Juli Candra, S.Pd (2021: 31), pencak didefinisikan sebagai gerak dasar bela diri yang terikat pada aturan dan digunakan dalam sebuah pelatihan maupun pertunjukan.
Sementara silat, diartikan sebagai gerak bela diri yang sempurna bersumber pada kerohanian guna keselamatan diri serta menghindarkan seseorang dari bahaya.
Peranan pencak silat sebagai sarana untuk membentuk manusia dalam keadaan yang sehat, kuat, terampil, tangkas, dan percaya diri. Gerakan tangan dan tubuh baik diiringi musik atau tidak menggambarkan patriotisme seseorang dalam mempertahankan diri.
Lantas apa saja teknik pukulan dalam pencak silat? Bagaimana cara melakukannya? Selengkapnya ada di ulasan berikut ini.
Teknik Pukulan Pencak Silat
Salah satu teknik dasar dalam pencak silat adalah teknik pukulan. Pukulan dalam pencak silat merupakan salah satu bentuk serangan dengan menggunakan tangan atau lengan.
Sikap tangan yang digunakan untuk menyerang disesuaikan dengan jenis pukulan yang digunakan, sedangkan tangan yang lain berada di depan dada dalam keadaan rileks.
Dikutip dari buku Pendidikan Jasmani dan Olahraga Kesehatan karangan Drs. Agus Mukholid, M.Pd (2007: 46), pukulan pencak silat dapat dibagi menjadi empat jenis, yaitu teknik pukulan depan, melingkar, sengkol, dan kepret. Masing-masing memiliki sikap tangan yang berbeda-beda.
1. Pukulan Depan
Pukulan depan adalah gerakan pukulan yang dilakukan dengan mengepalkan tangan dan lintasan lurus ke arah depan.
Dalam pelaksanaannya, pergerakan bahu dan putaran pinggang yang mendukung perpindahan berat badan untuk menghasilkan pukulan yang bertenaga.
2. Pukulan Melingkar
Pukulan melingkar merupakan teknik pukulan yang dilakukan dengan arah lintasan dari luar tubuh bagian samping, menuju ke bagian dalam tubuh pesilat. Dalam pelaksanannya, posisi bahu dan pinggang searah dengan arah sasaran pukulan.
3. Pukulan Sengkol
Dalam melakukan teknik pukulan sengkol, arah serangan pukulan dari bawah menuju ke atas. Posisi tangan ditekuk sebesar 90 derajat dengan arah sasaran pada bagian wajah atau dada lawan.
4. Pukulan Kepret
Pukulan kepret merupakan teknik serangan tangan menggunakan bagian luar telapak tangan. Posisi telapak tangan terbuka menuju sasaran bagian samping dengan arah lintasan dari dalam menuju sisi luar.
Sasaran dan Aba-Aba Pencak Silat
Sasaran dalam pencak silat adalah dada, perut, rusuk kiri dan kanan, punggung untuk bagian belakang. Apabila pesilat memukul bagian-bagian selain itu, maka wasit akan memberi peringatan.
Jika mencapai tiga kali peringatan, nilainya akan dikurangi satu poin. Ada pun aba-aba yang dipergunakan dalam pencak silat, yaitu:
“BERSEDIA”: menandakan pertandingan akan segera dimulai
“MULAI”: pertanda pertandingan dimulai dan dilanjutkan
“BERHENTI”: untuk menghentikan pertandingan
“PASANG” dan “SILAT”: untuk pembinaan
Pada awal dan akhir setiap babak ditandai dengan pemukulan gong.
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Ada yang dimaksud dengan pukulan depan dalam pencak silat?

Ada yang dimaksud dengan pukulan depan dalam pencak silat?
Pukulan depan adalah gerakan pukulan yang dilakukan dengan mengepalkan tangan dan lintasan lurus ke arah depan.
Bagaimana gerakan pukulan sengkol dalam pencak silat?

Bagaimana gerakan pukulan sengkol dalam pencak silat?
Posisi tangan ditekuk sebesar 90 derajat dengan arah sasaran pada bagian wajah atau dada lawan.
Apa saja sasaran dalam pencak silat?

Apa saja sasaran dalam pencak silat?
Sasaran dalam pencak silat adalah dada, perut, rusuk kiri dan kanan, punggung untuk bagian belakang.
