Konten dari Pengguna

Apa yang Dapat Dilakukan dalam Kerja Bakti untuk Usaha Pelestarian Lingkungan?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Contoh kerja bakti untuk pelestarian lingkungan. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Contoh kerja bakti untuk pelestarian lingkungan. Foto: Unsplash

Kerja bakti merupakan kegiatan yang dilakukan oleh suatu kelompok dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Kerja bakti sendiri sudah masuk ke dalam salah satu perwujudan nilai gotong royong yang ada di Pancasila. Itu sebabnya, masyarakat Indonesia bisa mengenal dan mempraktikkan langsung apa itu kerja bakti.

Sebelumnya, kelestarian lingkungan merupakan hal yang penting untuk dijaga oleh masyarakat Indonesia. Dengan begitu, masyarakat bisa merasakan langsung hasil dari menjaga kelestarian lingkungan.

Misalnya, terhindar dari bencana alam, tidak terkontaminasi air yang kotor akibat sungai yang tercemar, oksigen yang bersih, dan lain sebagainya.

Lebih lanjut, menurut jurnal yang berjudul Menegakkan Tradisi Kerja Bakti Sebagai Bentuk Revitalisasi Nilai Gotong Royong karya Achsannanda Maulyta Sari, nilai gotong royong dalam tradisi kerja bakti ini menjadi karakter bangsa yang diturunkan secara turun-temurun oleh para pendahulu yang di dalamnya kaya akan nilai edukatif.

Itulah sebabnya kerja bakti dan pelestarian lingkungan merupakan dua hal yang harus diwariskan kepada masyarakat Indonesia secara turun-temurun.

Contoh Kerja Bakti untuk Usaha Pelestarian Lingkungan

Terumbu karang jadi salah satu usaha untuk pelestarian lingkungan. Foto: Unsplash

Setelah mengetahui betapa pentingnya kerja bakti untuk pelestarian lingkungan, berikut beberapa contoh terkait apa yang dapat dilakukan dalam kerja bakti untuk usaha pelestarian lingkungan.

Simak penjelasannya di bawah ini, seperti yang dikutip dari Kayanya Negeriku Tema 9 Kelas IV yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

1. Membersihkan sampah yang ada di lingkungan rumah

Membersihkan area yang ada di lingkungan merupakan kewajiban agar terhindar dari sampah-sampah yang mengganggu. Itulah mengapa ketika kerja bakti, membersihkan sampah yang ada di lingkungan rumah merupakan hal penting.

Biasanya, lingkungan rumah yang dibersihkan dimulai dari halaman rumah, selokan, hingga menanam tumbuhan untuk membuat lingkungan kembali asri.

2. Reboisasi

Mengutip buku Bercocok Tanam Jagung karya Siti Rochani, reboisasi merupakan penanaman kembali hutan yang telah gundul. Biasanya, jenis-jenis tanaman yang ditanam dalam proses reboisasi ini adalah:

  • Jenis tanaman yang berupa semak, seperti kacang-kacangan.

  • Tanaman pelindung, seperti tanaman rendah dan juga rumput laut.

  • Tanaman rendah, seperti rumput gajah dan babadontan.

Tujuan dari reboisasi ini untuk memperbaiki penyerapan air yang sebelumnya bermasalah. Dengan begitu, bencana alam yang tidak diinginkan sebelumnya tidak terjadi.

3. Konservasi terumbu karang

Konservasi terumbu karang merupakan salah satu bisnis atau usaha yang dijalankan oleh beberapa masyarakat secara bersamaan. Tujuannya untuk menjaga pelestarian lingkungan yang ada di daerah laut.

Sebelumnya, terumbu karang merupakan sekumpulan hewan karang yang bersimbiosis dengan sejenis tumbuhan alga yang disebut zooxanthellae. Seperti yang disebutkan, terumbu karang memiliki fungsi untuk pelestarian ekosistem laut.

Umumnya, terumbu karang hidup di pinggir pantai atau daerah yang masih terkena cahaya matahari kurang lebih 50 m di bawah permukaan laut. Namun, ada beberapa terumbu karang yang juga tidak hidup di permukaan.

(JA)