Tekno & Sains
·
23 September 2021 14:00
·
waktu baca 3 menit

Apa yang Dimaksud dengan Matahari Sebagai Pusat Tata Surya?

Konten ini diproduksi oleh Kabar Harian
Apa yang Dimaksud dengan Matahari Sebagai Pusat Tata Surya? (323308)
searchPerbesar
Apa yang dimaksud dengan matahari sebagai pusat tata surya. Foto: Unsplash
Tata surya merupakan tempat benda-benda langit, seperti planet, komet, asteroid, bulan, dan lainnya yang saling terikat karena gaya gravitasi.
ADVERTISEMENT
Dalam bahasa Inggris, tata surya disebut dengan solar system. Mengutip jurnal tentang Modul Tata Surya karya Mochamad Erewin Maulana, M.Si, nama solar system diambil dari kata surya karena tata surya mengorbitkan dirinya kepada Matahari atau bintang induk.
Meskipun tata surya terdiri dari berbagai macam benda langit di dalamnya, tetap saja seluruh benda langit tersebut akan mengorbitkan dirinya kepada Matahari.
Bumi juga termasuk ke dalam planet yang mengorbitkan Matahari. Hal ini yang menyebabkan terjadinya revolusi Bumi, sehingga Bumi mengalami berbagai macam dampak. Misalnya, pergantian musim, perbedaan siang dan malam, dan lainnya.
Lantas, mengapa Matahari menjadi pusat tata surya? Mungkinkah Matahari memiliki perbedaan di antara planet lainnya? Berikut penjelasannya, seperti yang dikutip dari jurnal Matahari atau Bumi Sebagai Pusat Tata Surya karya Thoha Firdaus, dkk.
ADVERTISEMENT

Apa yang Dimaksud dengan Matahari Sebagai Pusat Tata Surya?

Apa yang Dimaksud dengan Matahari Sebagai Pusat Tata Surya? (323309)
searchPerbesar
Apa yang dimaksud dengan matahari sebagai pusat tata surya. Foto: Unsplash
Teori tentang Matahari yang menjadi pusat tata surya pertama kali dicetuskan oleh ilmuwan asal Yunani, Aristarchus. Namun, teori disebut dibantah oleh Aristoteles, seorang filosof.
Aristoteles beranggapan bahwa Bumi yang menjadi pusat dari tata surya. Kemudian, Nicolas Copernicus kembali membaca buku-buku yang ditulis oleh Aristarchus. Setelah itu, teori tentang Matahari menjadi pusat tata surya baru muncul.
Dalam buku yang ditulis oleh Aristarchus, dituliskan bahwa seluruh planet yang ada di tata surya berputar pada Matahari. Hal ini karena Matahari memiliki massa yang lebih besar dari planet lainnya, yakni 99,8 persen.
Lantaran mempunyai massa yang besar, Matahari pun menarik gaya gravitasi di sekitarnya. Hal ini menyebabkan planet-planet mengelilinginya.
ADVERTISEMENT
Gaya gravitasi yang saling tarik-menarik antara planet dengan Matahari menyebabkan munculnya gaya sentripetal dan gaya sentrifugal.
  • Gaya sentripetal adalah gaya yang membuat benda untuk bergerak melingkar.
  • Gaya sentrifugal adalah efek semu yang ditimbulkan ketika sebuah benda melakukan gerak melingkar.

Apa Peran Matahari sebagai Pusat Tata Surya?

Apa yang Dimaksud dengan Matahari Sebagai Pusat Tata Surya? (323310)
searchPerbesar
Apa yang dimaksud dengan matahari sebagai pusat tata surya. Foto: Unsplash
Dalam jurnal Matahari Sebagai Pusat Tata Surya karya Rizki Zakwandi, peran Matahari sebagai pusat tata surya memiliki peran penting untuk benda-benda langit di sekitarnya.
Jika tidak ada Matahari yang menjadi pusat tata surya, semua planet yang ada di sekelilingnya akan bergerak lurus tanpa arah. Hal itu karena tidak ada gaya gravitasi dari Matahari.
Tidak hanya itu, Matahari juga menjadi sumber panas yang ada di tata surya. Sumber panas yang dari Matahari menyebabkan planet di sekitarnya mendapatkan suhu yang ideal.
ADVERTISEMENT
Apabila tidak ada Matahari di tata surya, suhu di sekitarnya menjadi tidak ideal, termasuk suhu yang ada di Bumi.
(JA)
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020