Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud dengan Teknik Sambung dalam Pembuatan Kerajinan Tangan?

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Memahami Teknik Sambung dalam Pembuatan Kerajinan Tangan. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Memahami Teknik Sambung dalam Pembuatan Kerajinan Tangan. Foto: Pexels

Daftar isi

Teknik sambung adalah salah satu teknik yang penting dalam pembuatan kerajinan tangan. Teknik ini berkaitan erat dengan dua teknik lainnya, yakni teknik potong dan teknik lipat.

Seperti yang sudah diketahui, kerajinan adalah suatu karya seni yang proses pembuatannya menggunakan keterampilan tangan manusia. Jadi, seorang pengrajin yang baik mesti menguasai teknik sambung, potong, dan lipat.

Di bawah ini akan dijelaskan secara rinci mengenai teknik sambung, termasuk pula teknik potong dan lipat.

Teknik Sambung, Potong, Lipat Pembuatan Kerajinan Kertas

Ilustrasi Teknik Sambung, Potong, Lipat Pembuatan Kerajinan Kertas. Foto: Pexels

Teknik potong, lipat dan sambung adalah teknik pembuatan kerajinan. Umumnya, digunakan untuk kerajinan kertas. Berikut penjelasan selengkapnya.

1. Teknik Sambung

Teknik sambung adalah teknik menyatukan atau menggabungkan dua bagian atau lebih yang terpisah menjadi satu bagian. Teknik sambung bisa dilakukan dengan alat maupun tanpa alat.

Jika tidak menggunakan alat, maka pengrajin bisa menyambung dengan bahan seperti tali, benang, atau melilit. Sedangkan jika menggunakan alat, maka alat yang digunakan tergantung kerajinannya. Bisa menggunakan lem, staples, maupun menjahit.

2. Teknik Potong

Teknik potong adalah teknik untuk memisahkan bahan kerajinan tangan menjadi dua bagian atau lebih. Teknik potong ini berfungsi untuk membentuk produk kerajinan sesuai desain.

Contohnya, untuk membuat kursi dari kayu, maka pengrajin harus memotong kayu lalu disatukan dengan teknik sambung.

Teknik potong membutuhkan alat, seperti gunting, cutter, pisau, gergaji, dan lain sebagainya.

3. Teknik Lipat

Teknik lipat adalah teknik yang dilakukan dengan cara melipat bahan kerajinan menjadi satu atau beberapa lipatan. Biasanya, teknik lipat digunakan dalam kerajinan kertas atau tekstil

Meski begitu, teknik lipat juga kadang digunakan untuk kerajinan berbahan dasar keras, tapi dengan bantuan alat tertentu.

Baca Juga: 2 Contoh Kerajinan dari Lilin dan Cara Membuatnya

Contoh dan Cara Pembuatan Kerajinan Kertas dengan Teknik Sambung

Contoh dan Cara Pembuatan Kerajinan Kertas dengan Teknik Sambung. Foto: Pexels

Berikut beberapa contoh kerajinan dengan bahan utama kertas yang salah satu teknik pembuatannya adalah dengan teknik sambung.

1. Pigura Kertas

Dalam membuat pigura kertas, sebaiknya gunakan bahan dasar kertas yang tebal. Lebih bagus lagi jika memakai kertas yang sudah dirangkap.

Bagian kertas yang tebal atau dirangkap memiliki fungsi sebagai permukaan belakang yang rata. Hal ini akan memudahkan kamu dalam memoles bagian depan dengan menempelkan berbagai gulungan kertas kecil.

Di samping menyiapkan kertas bekas tebal yang akan menjadi bahan dasar pigura, siapkan pula kardus bekas, pisau, lem, gunting, dan foto yang ingin dipajang.

Berikut langkah-langkah pembuatannya:

  1. Potong 2 lembar kardus yang memiliki ukuran 5 cm lebih lebar dari foto yang akan dipajang.

  2. Potong satu kardus di bagian tengah yang akan digunakan sebagai muka foto. Potong kardus sesuai dengan ukuran.

  3. Tempelkan foto yang ingin kamu pajang di antara dua kardus tersebut.

  4. Buatlah penyangga bingkai foto dengan kardus bekas yang sudah disiapkan.

  5. Potonglah kertas dari majalah bekas dengan ukuran panjang yang bervariasi.

  6. Gulung kertas bekas majalah menjadi kecil-kecil, dan tempelkan pada permukaan figuran dengan lem.

  7. Tata gulungan kertas kecil pada bagian tepi pigura sesuai kreativitas.

2. Vas Bunga

Pembuatan vas bunga sebetulnya tidaklah sulit, kamu bisa memanfaatkan kertas bekas sebagai bahan dasar untuk membuatnya, baik kertas koran maupun majalah.

Selain itu, siapkan botol plastik bekas, tali, kertas hias, lem kertas, gunting, cutter, dan lem tembak.

Berikut langkah-langkah pembuatannya:

  1. Potong bagian tengah botol dengan cutter atau gunting.

  2. Linting kertas bekas dari koran maupun majalah sesuai jumlah yang akan digunakan.

  3. Oleskan lem pada sisi luar botol bekas. Botol akan mengkerut pada proses ini. Jadi, tunggu terlebih dahulu hingga botol sudah tidak mengkerut lagi.

  4. Setelah itu, kamu bisa menempelkan kertas hasil lintingan koran atau majalah pada sisi luar botol.

  5. Setelah setengah bagian dari sebuah botol tertempel kertas lintingan tersebut, potong kertas yang tertempel pada botol sesuai dengan panjang botol.

  6. Tempel kembali kertas lintingan hingga memiliki bentuk seperti vas bunga yang kamu inginkan.

  7. Terakhir, jangan lupa mengoleskan lem pada bagian luar botol dan sematkanlah sebuah tali untuk mempercantik vas bunga.

Baca Juga: 7 Contoh Kerajinan dari Sabun dan Keunikannya sebagai Karya Seni

Teknik Lain dalam Kerajinan Tangan

Teknik Lain dalam Kerajinan Tangan. Foto: Unsplash

Mengutip dari Modul Mata Pelajaran PRAKARYA Aspek Kerajinan Kelas VII oleh Henni Ratnasusanti, M.Pd, berikut beberapa teknik dalam kerajinan tangan yang umum digunakan.

1. Menenun

Teknik menenun atau tenun dapat digunakan untuk pembuatan produk kerajinan tapestri. Menenun menggunakan alat spanram atau bingkai yang direntangkan benangbenang lungsi sebagai jalur jalannya benang tenunan atau pakan.

2. Menjahit

Menjahit adalah pekerjaan menyambung kain dan bahan-bahan lain yang bisa dilewati jarum jahit dan benang. Menjahit dapat dilakukan dengan tangan (manual) atau mesin jahit. Dalam pembuatan kain ikat celup diperlukan teknik menjahit untuk merintang warna.

3. Mengikat

Mengikat adalah teknik menyatukan dua benang/lebih membentuk ikatan yang diinginkan. Mengikat dapat pula diartikan menyatukan helaian kain yang satu dengan lainnya menggunakan alat pengikat untuk membentuk pola tertentu. Ikatan ini dapat berupa simpul ataupun pola warna.

4. Menganyam

Anyaman adalah teknik membuat karya seni rupa yang dilakukan dengan cara menumpang tindihkan (menyilangkan) bahan anyam yang berupa lungsi dan pakan.

Bahan-bahan anyaman dapat dibuat dari tumbuh-tumbuhan yang sudah dikeringkan, seperti lidi, rotan, akar, dan dedaunan untuk dijadikan suatu rumpun yang kuat (tampar)

5. Membatik

Membatik adalah membuat hiasan pada permukaan kain menggunakan motif dan warna tertentu. Tidak semua jenis kain dapat dibuat batik, kain yang biasanya digunakan adalah yang berbahan dasar kapas atau kain katun dan kain sutra.

Membatik menggunakan alat khusus yang disebut canting, dengan bahan perintang warna menggunakan lilin/malam/wax. Warna yang digunakan dalam membatik naptol, indigosol, remasol, dan warna alam.

(DEL)