Konten dari Pengguna

Apa yang Dimaksud Letak Astronomis? Ini Jawabannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Peta Indonesia. Foto: Pixabay.com
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Peta Indonesia. Foto: Pixabay.com

Apa yang dimaksud letak astronomis? Posisi tersebut merujuk pada lokasi suatu tempat yang berdasarkan garis lintang dan garis bujur. Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horizontal melingkari bumi.

Sementara itu, garis bujur merupakan garis abstrak yang melingkari bumi secara vertikal. Lantas, di mana letak astronomis Indonesia? Bagaimana pengaruhnya terhadap Indonesia? Berikut uraiannya.

Mengenal Letak Astronomis

Berdasarkan buku Indonesia Kaya, Ilmu Pengetahuan Sosial oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, apa yang dimaksud letak astronomis disebut juga dengan letak absolut atau letak mutlak suatu daerah.

Letak absolut mengidentifikasi setiap lokasi sebagai titik yang tepat di permukaan bumi melalui ukuran lintang dan bujur yang memiliki satuan derajat (°).

Letak astronomis Indonesia sendiri berada pada koordinat 95º hingga 141º Bujur Timur dan 6º Lintang Utara hingga 11º Lintang Selatan.

Wilayah Indonesia paling utara adalah Pulau We yang berada pada 6° Lintang Utara. Kemudian, wilayah Indonesia paling selatan adalah Pulau Rote yang terletak pada 11° Lintang Selatan.

Selanjutnya, wilayah Indonesia paling barat terletak di Kota Sabang (95° Bujur Timur). Terakhir, wilayah Indonesia paling timur adalah Kota Merauke yang berada pada 141° Bujur Timur.

Jika dilihat dari posisi astronomis, Indonesia terletak di kawasan iklim tropis. Hal ini membuat Indonesia selalu disinari matahari sepanjang tahun.

Indonesia hanya mengalami dua kali pergantian musim dalam setahun, yaitu musim kemarau dan hujan. Negara-negara yang memiliki iklim tropis pada umumnya dilimpahi kekayaan alam yang luar biasa, seperti keragaman flora dan fauna.

Perngaruh Letak Astronomis bagi Indonesia

Ilustrasi Peta Indonesia. Foto: Pixabay.com

1. Memengaruhi iklim

Menurut buku E-Modul Geografi yang disusun oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Indonesia terletak di sepanjang garis khatulistiwa yang berarti memiliki iklim tropis.

Wilayah negara dengan iklim panas akan memperoleh sinar matahari sepanjang waktu. Adapun ciri-ciri iklim yang ada di Indonesia, yaitu:

  1. Memiliki curah hujan tinggi.

  2. Terdapat hutan hujan tropis yang luas dengan nilai ekonomi tinggi.

  3. Menerima sinar matahari sepanjang tahun.

  4. Mempunyai sumber daya alam melimpah dengan flora fauna beragam.

  5. Tanah subur dan penguapan tinggi, sehingga kelembapan udara tinggi.

Hal tersebut akan berbeda bagi negara beriklim subtropis yang memiliki empat musim. Pun begitu dengan daerah beriklim kutub.

2. Mempengaruhi perbedaan waktu

Letak astronomis membuat Indonesia memiliki tiga waktu yang berbeda. Di antaranya, Waktu Indonesia bagian Barat (WIB), Waktu Indonesia bagian Tengah (WITA), dan Waktu Indonesia bagian Timur (WIT).

Pembagian wilayah ini juga tertulis dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1988 tentang Pembagian Wilayah Republik Indonesia menjadi tiga wilayah waktu, yaitu:

  1. WIB dimulai dari 105º garis Bujur Timur dan selisih waktu dengan Greenwich Mean Time (GMT) lebih tujuh jam (GMT +7). Wilayah dengan WIB meliputi seluruh daerah Sumatra, Jawa, Madura, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.

  2. WITA dimulai dari 120º garis Bujur Timur dan selisih waktu dengan GMT lebih delapan jam (GMT +8). Wilayah dengan WITA terdiri dari seluruh daerah Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Sulawesi.

  3. WIT dimulai dari 135º garis Bujur Timur dan selisih waktu dengan GMT lebih sembilan jam (GMT +9). Wilayah dengan WIT meliputi seluruh daerah Maluku dan Irian Jaya.

(FNS)