Apa yang Terjadi Jika Produsen dalam Suatu Ekosistem Punah?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
ยทwaktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam sebuah rantai makanan, produsen berperan sebagai makhluk hidup yang mampu membuat makanannya sendiri. Produsen di dalam ekosistem tertentu diwujudkan dalam bentuk tumbuhan hijau.
Produsen tidak memakan makhluk lain, tetapi justru dimakan oleh makhluk lainnya. Produsen juga bisa membuat zat organik dari zat anorganik melalui proses fotosintesis.
Tak hanya itu, produsen turut mendukung kehidupan konsumen dan dekomposer. Hal ini menunjukkan bahwa peran produsen memang sangat penting dalam kelangsungan makhluk hidup lainnya.
Lalu, apa yang terjadi jika produsen dalam suatu ekosistem punah? Bagaimana nasib makhluk hidup yang menjadikannya sebagai sumber makanan? Agar lebih memahaminya, simak penjelasannya berikut ini.
Apa yang Terjadi Jika Produsen dalam Suatu Ekosistem Punah?
Dirangkum melalui buku Sukses USBN Ilmu Pengetahuan Alam Sekolah Dasar terbitan Tim Ganesha Operation (2017: 15), kepunahan produsen dalam suatu rantai makanan akan berdampak terganggunya ekosistem, akibat ketidakseimbangan populasi pada komponen rantai makanan.
Punahnya produsen akan diikuti dengan kepunahan konsumen tingkat I, dan selanjutnya diikuti dengan kepunahan konsumen II, dan seterusnya. Sebaliknya, lonjakan populasi suatu komponen rantai makanan akan dengan cepat menyusutkan populasi makanannya (konsumen tingkat sebelumnya).
Jika makanannya habis, populasi komponen rantai makanan tersebut juga akan berkurang atau bahkan punah (apabila tidak mendapat sumber makanan lain dalam jumlah yang cukup).
Supaya lebih memahami kaitan produsen dengan makhluk lainnya, berikut penjelasan tentang rantai makanan dan masing-masing peran komponen yang terlibat di dalamnya.
Rantai Makanan
Mengutip buku USBN Sekolah Dasar Kupas Tuntas Materi dan Soal karangan Baidha Azra dkk (2018: 308), rantai makanan adalah proses makan memakan antara satu makhluk hidup dengan makhluk hidup lainnya dalam suatu urutan.
Dalam sebuah rantai makanan, terdapat makhluk hidup yang berperan sebagai produsen, konsumen, dan pengurai. Contoh rantai makanan:
Di sawah: Padi -> Tikus -> Ular -> Burung Elang -> Jamur/Bakteri
Di sungai: Alga -> Ikan Seribu -> Ikan Gurame -> Jamur/Bakteri
Peran Masing-Masing Komponen Rantai Makanan
Tumbuhan hijau, berperan sebagai produsen dalam rantai makanan. Tumbuhan dapat membuat makanannya sendiri. Hasil fotosintesis yang disimpan dalam bentuk cadangan makanan, dimanfaatkan oleh konsumen tingkat I sebagai sumber makanan.
Herbivora dan omnivora, berperan sebagai konsumen dalam rantai makanan. Selain mengendalikan populasi makhluk hidup yang menjadi makanannya, konsumen juga berperan sebagai stok makanan bagi konsumen berikutnya, sehingga keseimbangan ekosistem terjaga.
Pengurai, makhluk hidup ini menguraikan kembali zat-zat yang semula terdapat dalam tubuh hewan dan tumbuhan yang telah mati. Pengurai membantu proses penyuburan tanah. Contoh pengurai adalah bakteri dan jamur.
Meski kedudukan pengurai selalu di bagian ujung rantai makanan, perannya mencakup keseluruhan komponen rantai makanan lainnya. Pasalnya, bisa saja rantai makanan putus pada produsen (tumbuhan mati sebelum dimakan konsumen tingkat I) atau pada konsumen tingkat rendah.
(VIO)
