Apakah Nabi Mempunyai Sifat Sebagaimana Manusia? Ini Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Meneladani sifat-sifat nabi dan rasul merupakan implementasi dari keimanan seseorang terhadap nabi maupun rasul Allah SWT. Dengan berpedoman pada sifat-sifat tersebut, kita bisa belajar untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi sebagai manusia.
Selain itu, keuntungan meneladani sifat nabi dan rasul ini ialah kita akan menjadi pribadi yang disukai dan disayangi oleh orang lain. Hal tersebut karena Nabi Muhammad memiliki sifat yang menyenangkan dan bermanfaat untuk orang lain.
Sifat-sifat Nabi
Berikut ini adalah sifat-sifat Nabi Muhammad yang wajib diketahui, menurut buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti yang disusun oleh Kementerian Agama.
1. Sidiq
Sidiq memiliki arti benar, dalam artian rasul akan selalu berkata benar untuk menyampaikan wahyu dari Allah kepada umat manusia. Rasul juga mengatakan kebenaran dalam kehidupan sehari-harinya.
2. Amanah
Amanah berarti tepercaya yang berarti nabi senantiasa menjalankan tugas kenabiannya sesuai yang diberikan oleh Allah SWT. Demi terlaksananya tugas itu, ia akan selalu menjaga jiwa dan raganya dari perbuatan dosa. Dengan begitu, kepercayaan umat manusia terhadap dirinya juga senantiasa terjaga.
3. Tablig
Tablig memiliki arti menyampaikan, dalam artian rasul senantiasa menyampaikan semua wahyu yang diberikan oleh Allah SWT kepada umat manusia. Wahyu tersebut dapat berupa ilmu pengetahuan, pedoman hidup, syariat, dan risalah mengenai kenabian lainnya.
Nabi dan rasul akan menyampaikan semua wahyu yang menjadi tugas serta tanggung jawabnya.
4. Fatanah
Sifat nabi dan rasul yang keempat adalah fatanah yang berarti cerdas. Nabi dan rasul utusan Allah memiliki kecerdasan dalam menjalankan amanah, tugas, dan tanggung jawab sebagai seorang rasul yang telah diberikan Allah.
Mereka mampu memahami persoalan umat, sekaligus memberikan jalan keluarnya. Selain itu, mereka juga mampu berargumentasi (hujjah) bagi orang-orang yang menentangnya.
Kemudian, mereka juga mampu menanamkan kebenaran dalam hati orang-orang yang masih ragu kepadanya.
5. Jaiz
Selain sifat-sifat khusus tersebut, nabi dan rasul juga memiliki sifat jaiz yang berarti sifat-sifat manusia yang ada pada diri rasul. Misalnya sakit, lelah, makan, minum, mengantuk, tidur, memiliki pasangan, dan sebagainya.
Sifat jaiz bagi para nabi ini memiliki beberapa hikmah sebagai berikut:
Melipatgandakan dan mengagungkan pahala atas keimanan dan amal saleh mereka.
Memberi pelajaran agar umatnya mengetahui boleh atau tidak boleh dilakukannya suatu perbuatan.
Memberi keteladanan terhadap masalah keduniaan pada para pengikutnya, seperti bekerja, berumah tangga, dan bermasyarakat.
Cara Meneladani Nabi dalam Kehidupan Sehari-hari
Setelah mengetahui sifat-sifat nabi, kamu juga perlu meneladaninya dalam kehidupan sehari-hari. Menurut jurnal berjudul Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Kehidupan Sehari-hari oleh Marzuki, berikut cara-cara yang dapat dilakukan untuk meneladani sifat nabi dan rasul.
Selalu bertobat kepada Allah SWT. atas segala dosa dan kesalahan yang dilakukan setiap hari.
Menjaga amanat yang diberikan oleh Allah kepada kita sebagai manusia maupun yang diberikan kepada kita oleh manusia lainnya.
Memelihara sifat jujur kepada semua manusia dalam kehidupan sehari-hari.
Maka untuk menjawab pertanyaan, seperti:
Apakah nabi mempunyai sifat sebagaimana manusia?
Jawabannya adalah ya, nabi memiliki sifat-sifat manusia yang disebut sebagai sifat jaiz.
(FNS)
