Apakah Perkembangbiakan Cocor Bebek Termasuk Perkembangbiakan Generatif?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tanaman cocor bebek adalah tanaman hias yang dikenal memiliki kecantikan pada bagian daun dan bunganya. Tanaman ini berasal dari Madagaskar dan termasuk tumbuhan sukulen (banyak mengandung air).
Cocor bebek memiliki batang lunak dan beruas. Daunnya tebal berdaging dan memiliki kandungan air yang cukup banyak. Daunnya berwarna hijau, bunganya termasuk bunga majemuk, dan buahnya berbentuk kotak.
Mengutip buku ajar Ilmu Pengetahuan Sekolah Dasar 6A karangan Tim Sains Quadra (2007: 43), tanaman cocor bebek menjadi tanaman hias populer yang ditanam di daerah beriklim tropis, seperti Asia, Australia, India Barat, Selandia Baru, hingga Hawai.
Apakah Perkembangbiakan Cocor Bebek Termasuk Perkembangbiakan Generatif?
Jawabannya adalah tidak, tanaman cocor bebek tidak berkembangbiak dengan cara generatif. Simak penjelasan lengkap berikut yang dikutip berdasarkan buku ajar berjudul Super Complete Siap Ujian SMP oleh Tim Guru Inspiratif (2019: 347).
Tanaman cocor bebek berkembangbiak secara vegetatif alami. Artinya, tanaman ini tidak melakukan perkembangbiakan dengan cara perkawinan atau melalui penyerbukan secara generatif.
Alat perkembangbiakannya berupa tunas adventif. Tunas adventif adalah bentuk reproduksi aseksual dimana organisme baru berupa tunas akan tumbuh dari bagian daun yang letaknya di ujung.
Calon bakal tunas yang terdiri atas calong batang beserta calon daun. Kuncup yang terdapat pada tepi daun disebut dengan kuncup adventif daun atau tunas liar pada tepi daun.
Tunas adventif kemudian dipisahkan dari induknya dan dapat tumbuh membentuk individu baru. Tunas adventif inilah yang disebut dengan bibit.
Tanaman cocor bebek memiliki keistimewaan yang cukup unik. Jika daunnya sobek dan jatuh ke tanah, tunas akan tumbuh dan selanjutnya menjadi tanaman baru.
Pada saat muda, daun cocor bebek berbentuk oval dan berdaging tebal dengan panjang 5-20 cm. Menjelang tua, daun cocor bebek menjadi bergelombang dengan lekukan pinggir yang kasar sekitar 3-5 bagian.
Khasiat Tanaman Cocor Bebek
Selain memiliki kecantikan pada bagian daun dan bunganya, tanaman cocor bebek juga dipercaya sebagai obat dengan khasiat yang luar biasa.
Cocor bebek memang aman untuk dikonsumsi. Bahkan, menelan air yang terkandung pada bagian daun tanaman ini lebih aman daripada menelan obat kumur yang mengandung zat kimia di dalamnya.
Saat sedang dikonsumsi sebagai obat, tanaman cocor memiliki rasa yang khas yaitu cukup asam dan dingin. Ada pun khasiat tanaman cocor bebek yang digunakan sebagai obat, di antaranya yaitu:
Obat penurun panas atau demam
Obat sakit kepala
Penyembuh bekas luka
Memperlancar haid
Obat bisul
Mencegah dan mengatasi perdangan
(VIO)
Frequently Asked Question Section
Dari mana asal tanaman cocor bebek?

Dari mana asal tanaman cocor bebek?
Madagaskar, Afrika.
Daerah dengan iklim apa yang bisa ditanami cocor bebek?

Daerah dengan iklim apa yang bisa ditanami cocor bebek?
Tanaman cocor bebek menjadi tanaman hias populer yang ditanam di daerah beriklim tropis, seperti Asia, Australia, India Barat, Selandia Baru, hingga Hawai.
Penyakit apa saja yang bisa diatasi dengan cocor bebek?

Penyakit apa saja yang bisa diatasi dengan cocor bebek?
Demam, sakit kepala, luka, sakit saat haid, hingga bisul.
