Apakah yang Dimaksud Batik Jumputan? Ini Dia Jawabannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Batik merupakan jenis kain khas asal Indonesia yang kini telah mendunia hingga diminati oleh pasar internasional.
Kain Indonesia jenis ini tentu memiliki beragam motif yang disesuaikan dengan daerah asalnya, seperti jenis batik mega mendung yang berasal dari daerah Cirebon.
Selain jenis batik mega mendung, terdapat pula jenis batik lainnya, yaitu batik jumputan. Untuk mengenali jenis batik jumputan, simak penjelasan di bawah ini.
Pengertian Batik Jumputan
Menurut Joko Dwi Handoyo dalam buku Batik dan Jumputan, nama dari batik jumputan berasal dari kata jumput yang berasal dari Bahasa Jawa yang memiliki arti sebagai sesuatu yang berhubungan dengan cara pembuatan kain yang dicomot (ditarik) atau dijumput.
Melihat dari definisi secara etimologi, batik jumputan adalah jenis kain tradisional yang menggunakan teknik dijumput untuk membentuk motif atau polanya.
Hal ini membuat jenis batik ini berbeda dengan jenis batik lainnya jika dilihat dari sisi teknik pembuatannya. Jenis batik lainnya biasanya ditulis atau digambar atau dicap, sedangkan batik jumputan menggunakan metode pengikatan kain dengan tali.
Alat dan Bahan yang Digunakan dalam Batik Jumputan
Alat dan bahan untuk membuat batik jumputan sangat mudah ditemui di lingkungan sekitar. Hal ini disebabkan oleh proses pembuatan batik jumputan relatif sederhana dan mudah.
Berikut beberapa alat dan bahan utama yang perlu dipersiapkan untuk membuat batik jumputan, yakni:
1. Kain
Ada banyak jenis kain yang bisa digunakan untuk membuat batik jumputan. Biasanya, para pembuat batik jumputan menggunakan kain berbahan prima, primisima, dolbi, mori katun paris dan sutra.
Jenis-jenis kain tersebut digunakan karena memiliki tekstur yang lembut dan memiliki daya serap yang tinggi sehingga memudahkan proses pengikatan dan pencelupan.
2. Bahan Isi Ikatan
Bahan kedua yang dibutuhkan adalah isian kain ketika kain akan diikatkan. Isian ini berfungsi untuk membentuk pola dan motif yang diinginkan oleh pembuat.
Untuk mengisi motif yang akan diikat dapat digunakan biji-bijian, misalnya kacang hijau, jagung, kedelai putih, kelereng, dan dapat pula memakai kerikil.
3. Pewarna Kain
Pewarna kain tentunya diperlukan dalam proses pembuatan batik jumputan. Pewarna kain yang bisa digunakan dalam proses pembuatan batik adalah pewarna alami dan pewarna sintetis yang tidak mudah luntur.
4. Pengikat
Pembuatan batik jumputan tentunya membutuhkan pengikat untuk mengikat bagian-bagian tertentu dari kain untuk membuat motif.
Tali, karet, benang biasa digunakan sebagai pengikat dalam proses pembuatan batik jumputan.
Selain itu ada beberapa alat dan bahan tambahan lainnya yang juga diperlukan, yakni jarum, pensil, ember, gunting, kuas, panci, dan meja.
Cara Pembuatan Batik Jumputan
Seperti yang dijelaskan sebelumnya, pembuatan batik jumputan hanya menggunakan cara dan metode yang sangat sederhana dan mudah dilakukan.
Mengutip dari buku Kupas Tuntas Teknik Proses Membatik Dilengkapi Teknik Menyablon, berikut beberapa cara pembuatan batik jumputan yaitu:
Proses persiapan, yaitu menyiapkan kain dan tali untuk mengikat seperti benang jeans, tali rafia, benang nylon atau karet.
Jumput kain lalu ikat bagian tengahnya, dengan rapat dan kencang.
Bila ujung jumputan ingin terlihat rapi masukan kelereng dalam jumputan sebelum diikat.
Setelah di ikat kain bisa langsung diberikan pewarna dengan cara dicelupkan ke dalam wadah.
Melepaskan tali pengikat untuk mendapatkan hasil batikan yang telah dibuat.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa saja bahan utama dalam pembuatan batik jumputan?

Apa saja bahan utama dalam pembuatan batik jumputan?
Kain, bahan isi ikatan, pewarna kain, dan pengikat.
Apa saja alat dan bahan tambahan dalam pembuatan batik jumputan?

Apa saja alat dan bahan tambahan dalam pembuatan batik jumputan?
Ada beberapa alat dan bahan tambahan lainnya yang juga diperlukan, yakni jarum, pensil, ember, gunting, kuas, panci, dan meja.
Apa fungsi bahan isi ikatan dalam pembuatan batik jumputan?

Apa fungsi bahan isi ikatan dalam pembuatan batik jumputan?
Isian ini berfungsi untuk membentuk pola dan motif yang diinginkan oleh pembuat.
