Arti Besar Kepala dan Idiom Lain dalam Bahasa Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bahasa Indonesia memiliki banyak idiom yang kerap digunakan dalam percakapan sehari-hari, salah satunya besar kepala. Makna dan arti besar kepala berkaitan dengan perilaku seseorang yang menjengkelkan.
Idiom atau ungkapan merupakan gabungan kata yang membentuk makna baru. Dijelaskan dalam buku Kamus Ungkapan Bahasa Indonesia tulisan J. S Badudu (2008), ungkapan memiliki makna yang berbeda dengan kata sebenarnya.
Karena idiom merupakan kesatuan, untuk memahami maknanya pun tidak bisa diartikan secara kata demi kata. Lalu, apa makna besar kepala?
Arti Besar Kepala
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), besar kepala mengandung dua pengertian. Besar kepala artinya angkuh atau arogan. Namun, ungkapan ini juga bisa digunakan untuk orang yang sulit diatur atau keras kepala.
Ungkapan besar kepala digunakan untuk memberi julukan negatif kepada seseorang. Biasanya, orang yang dijuluki besar kepala senang menerima pujian dari orang lain dan menganggap dirinya hebat.
Berbeda dengan sikap percaya diri, orang sombong memiliki harga diri yang sangat tinggi. Sayangnya, hal itu justru membuat mereka enggan menerima kritik atau pendapat dari orang lain.
Mengutip laman Psych Mechanics, ada beberapa alasan mengapa seseorang bersikap sombongan. Dalam banyak kasus, seseorang bisa menjadi sombong saat mereka mencapai hal-hal yang tidak bisa dicapai orang lain.
Alasan lain di balik sikap arogan adalah rasa tidak aman dan tidak percaya diri. Beberapa orang bersikap arogan untuk melindungi ego dan harga dirinya. Mereka berperilaku arogan agar merasa dirinya lebih baik dari orang lain.
Contoh Idiom Lain dalam Bahasa Indonesia
Selain besar kepala, ada banyak idiom lain dalam bahasa Indonesia yang menggunakan anggota tubuh sebagai kiasan, seperti kaki, kepala, mulut, tangan, tulang hingga otak. Dirangkum dari buku Bahasa Indonesia 1 Kelas X karya Yohanni Johns, berikut contoh idiom tersebut.
Adu mulut = cekcok, berdebat
Cuci otak = mengubah keyakinan atau perilaku seseorang secara paksa dengan manipulasi
Banting tulang = kerja keras
Tinggi hati = sombong
Gelap mata= sangat marah hingga mengamuk
Kecil hati = penakut, sedih, atau kecewa
Darah daging = anak kandung
Kepala batu= keras kepala atau tidak mau mendengar nasihat orang lain.
Gigit jari= kecewa karena yang diharapkan tidak didapat
Rendah hati = tidak sombong atau tidak merasa lebih baik dari orang lain.
Lapang dada = sabar atau ikhlas
Keras hati= gigih, tidak mudah putus asa dan menyerah.
Ringan tangan = suka menolong, suka memukul
Kaki tangan = anak buah atau orang yang diperalat orang lain untuk membantu
Tangan kanan = orang kepercayaan
Unjuk gigi= menunjukkan keahlian atau kepandaian di depan publik
Makan hati= dongkol, sedih karena perbuatan orang lain
Angkat kaki = pergi, melarikan diri.
Angkat tangan = menyerah
Frequently Asked Question Section
Apa yang dimaksud dengan idom?

Apa yang dimaksud dengan idom?
Gabungan kata yang membentuk makna baru.
Apa arti makan hati?

Apa arti makan hati?
Dongkol atau marah karena perbuatan orang lain.
Apa arti adu mulut?

Apa arti adu mulut?
Cekcok atau berdebat.
(GLW)
