Konten dari Pengguna

Arti Kata Angel dalam Bahasa Jawa

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi kata angel dalam bahasa jawa. Foto: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi kata angel dalam bahasa jawa. Foto: Pexels

Negara Indonesia memiliki bahasa daerah yang sangat beragam. Hal itu disebabkan oleh tersebarnya pulau, provinsi, dan suku dari Sabang sampai Merauke.

Bahasa daerah yang memiliki penutur terbanyak di Indonesia salah satunya adalah bahasa Jawa. Hal tersebut dijelaskan dalam buku Pembelajaran Bahasa Jawa di Sekolah Dasar oleh Endang Sri Maruti.

Menurut Endang, bahasa Jawa adalah bahasa daerah terbesar dari 672 bahasa daerah yang ada di Indonesia. Berdasarkan data sensus Badan Pusat Statistik 2010, bahasa Jawa mempunyai penutur paling banyak, yaitu lebih dari 85 juta jiwa.

Penggunaan bahasa Jawa terbanyak berada di Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Selain itu bahasa Jawa juga digunakan di luar pulau Jawa hingga luar negeri.

Penerapan bahasa Jawa di luar Pulau Jawa antara lain di Nanggroe Aceh Darussalam, Sumatra Selatan, Sumatra Utara, Jambi, Bengkulu, Lampung, Jawa, Nusa Tenggar Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Sedangkan di luar negeri antara lain di Suriname, Singapura, dan Malaysia.

Contoh Kosakata Bahasa Jawa

Walaupun menjadi bahasa yang paling banyak digunakan, terkadang masyarakat yang tidak bertutur bahasa Jawa akan merasa asing dengan beberapa kosakata di dalamnya. Salah satu kata dalam bahasa Jawa, yaitu angel. Artinya sukar, susah, atau sulit.

Cara membacanya tetap angel, bukan seperti angel dalam bahasa Inggris yang dibaca ‘enjel’. Angel atau sulit merupakan salah satu jenis kata sifat.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, kata sifat berarti rupa dan keadaan yang tampak pada suatu benda atau tanda lahiriah. Berikut ini contoh kata sifat dalam bahasa Jawa:

  1. Angel (susah)

  2. Ayu (cantik)

  3. Gedhe (besar)

  4. Cilik (kecil)

  5. Resik (bersih)

  6. Reged (kotor)

  7. Kadhemen (dingin)

  8. Sregep (rajin)

  9. Larang (mahal)

  10. Dhuwur (tinggi)

Fakta-fakta tentang Bahasa Jawa

Melansir laman bawuran-bantul.desa.id, terdapat beberapa fakta tentang bahasa Jawa, berikut di antaranya:

1. Bahasa Jawa Memiliki Banyak Penutur

Bahasa Jawa menjadi bahasa dengan penutur terbanyak di Indonesia. Cakupannya meliputi daerah Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa timur. Sebagian penduduk di daerah Banten dan penduduk di sekitar kawasan Pantai utara, seperti Karawang, Cirebon, Indramayu dan Subang, juga menggunakan bahasa Jawa.

2. Memiliki Dialek atau Logat Berbeda

Bahasa Jawa memiliki logat yang berbeda antara satu daerah dengan daerah lainnya. Logat orang yang tinggal di pesisir pantai utara berbeda dengan penutur di wilayah Solo dan Yogyakarta yang dikenal lembut.

3. Terbagi ke Dalam Beberapa Strata

Dalam masyarakat Jawa, terdapat beberapa tingkatan pilihan dalam penggunaan bahasa Jawa. Jenjang itu mulai dari bahasa yang kasar hingga bahasa yang halus.

Dalam ruang lingkup kehidupan masyarakat Jawa, terdapat tiga ragam bahasa, yaitu ngoko, madya, dan krama. Bahasa krama terbagi lagi menjadi beberapa subbahasa, seperti bahasa Jawa krama inggil, krama desa, bahasa istana atau keraton, dan bahasa kasar.

(ZHR)