Ayat Jurnal Penyesuaian: Pengertian, Tujuan, dan Prosedur Pembuatannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ayat jurnal penyesuaian adalah ayat jurnal yang dibuat untuk menyesuaikan atau memperbaiki saldo dalam sebuah laporan keuangan. Seorang akuntan perusahaan terbiasa menggunakan ayat jurnal penyesuian ini, agar laporan keuangan yang ia susun benar.
Penyesuaian pada umumnya dilakukan pada akhir periode, sebelum laporan keuangan disajikan. Penyesuaian perlu dilakukan terhadap beberapa perkiraan yang masih ada dan digunakan pada periode berikutnya.
Dalam praktiknya, memang terdapat beberapa perkiraan yang tidak habis hanya pada satu periode, melainkan masih ada dan berfungsi pada periode berikutnya.
Perhitungan dan penetapan ini sangat perlu dilakukan, untuk memenuhi syarat validitas laporan keuangan, agar dapat dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Untuk memenuhi semuanya ini, maka diperlukan suatu proses yang disebut dengan penyesuaian. Ayat jurnal penyesuaian diperlukan, jika terjadi kesalahan dalam penyesuaian saldo-saldo dalam laporan keuangan dan diketahui dalam tahun atau periode buku yang sama.
Lantas, apa saja kesalahan-kesalahan yang dimaksud? Bagaimana cara menyusun ayat jurnal penyesuaian yang benar? Agar lebih memahami penggunaannya, simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Penyusunan Ayat Jurnal Penyesuaian
Menurut buku Ajar Dasar-Dasar Akuntansi karya Kartomo, S.Pd dkk (2019: 27) kesalahan dalam laporan keuangan yang memerlukan ayat jurnal penyesuaian di antaranya, yaitu:
Transaksi diakui terlalu kecil;
Pengakuan yang terlalu awal (dini) atau terlalu akhir (di belakang);
Penerapan metode penyusutan aset tetap yang tidak sesuai.
Tujuan Ayat Jurnal Penyesuaian
Meskipun terlihat sepele, proses penyesuaian menggunakan ayat jurnal penting untuk dilakukan, karena memiliki tujuan sebagai berikut:
Agar setiap rekening riil, khususnya rekening-rekening aktiva dan rekening-rekening utang, menunjukkan jumlah yang sebenarnya pada akhir periode.
Agar setiap rekening nominal (rekening-rekening pendapatan dan rekening-rekening biaya), menunjukkan pendapatan dan biaya yang seharusnya diakui dalam suatu periode.
Prosedur Pembuatan Ayat Jurnal Penyesuaian
Jurnal penyesuaian dilakukan sebelum penutupan buku dengan prosedurnya adalah sebagai berikut.
Menyiapkan bukti transaksi yang butuh disesuaikan.
Print out buku besar dan detail transaksi yang mengandung transaksi yang perlu disesuaikan.
Teliti alasan mengapa diperlukan penyesuaian dan kenapa bisa terjadi.
Menentukan besarnya nominal transaksi yang harus terjadi, lalu bandingkan dengan jurnal yang pernah dicatat, sehingga dapat diperoleh selisihnya.
Menyiapkan daftar jurnal penyesuaian yang nantinya akan direkomendasikan.
Melakukan jurnal penyesuaian setelah disetujui oleh financial controller atau atasan yang lain.
Selain itu, penting untuk mengetahui apa saja jenis-jenis saldo di dalam neraca, yang biasanya memerlukan penyesuaian. Menurut buku Pengantar Akuntansi karangan Suhendar, S.E. M.S.Ak. (2020: 44), jenis-jenis saldonya ialah:
Piutang pendapatan, yaitu pendapatan yang sudah menjadi hak perusahaan tetapi belum dicatat.
Utang biaya, yaitu biaya-biaya yang sudah menjadi kewajiban perusahaan tetapi belum dicatat.
Pendapatan diterima di muka, yaitu pendapatan yang sudah diterima, tetapi sebenarnya merupakan pendapatan untuk periode yang akan datang.
Biaya dibayar di muka, yaitu biaya-biaya yang sudah dibayarkan, tetapi sebenarnya harus dibebankan pada periode yang akan datang.
Kerugian piutang, yaitu tagihan kerugian yang timbul karena adanya piutang yang tidak bisa ditagih.
Depresiasi (penyusutan), yaitu penyusutan aktiva tetap yang harus dibebankan pada suatu periode akuntansi.
Biaya pemakaian perlengkapan, yaitu bagian dari harga beli perlengkapan yang telah dikonsumsi selama periode akuntansi.
(VIO)
