Konten dari Pengguna

Bacaan Doa Bangun Tidur dan Adabnya sesuai Sunah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 8 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi bacaan doa bangun tidur, Pexels/Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bacaan doa bangun tidur, Pexels/Pixabay

Umat Islam memiliki berbagai adab dan tata cara berdoa yang dilakukan setiap hari. Bacaan doa bangun tidur adalah salah satu adab yang dilakukan oleh kaum muslim.

Bacaan doa bangun tidur banyak dilakukan saat pagi hari. Doa bangun tidur dibaca sebelum melakukan aktivitas sehari-hari.

Daftar isi

Bacaan Doa Bangun Tidur Sesuai Sunnah

Ilustrasi bacaan doa bangun tidur, Pexels/Andrea Piacquadio

Terdapat berbagai bacaan doa bangun tidur yang dapat diamalkan. Inilah bacaan doa bangun tidur dan adabnya sesuai sunah.

1. Mengucapkan ‘Laa Ilaha illa Allah’ 3X

لاإله إلاالله

Artinya: tiada Tuhan yang pantas disembah kecuali Allah.

Salah satu zikir yang paling utama adalah kalimat La ilaha Illallah. Pesan tersebut disampaikan Rasulullah kepada Sayyidina Ali, ketika beliau secara pribadi memohon agar diberikan zikir khusus yang lebih berat dari dunia seisinya.

2. Mengucapkan ‘Alhamdulillah’ 3X

الحمد لله

Artinya: segala puji milik Allah

Ucapan Alhamdulillah arab bisa disebut juga bacaan hamdalah. Bacaan ini adalah salah satu zikir yang Rasulullah ajarkan.

Bacaan ini memiliki berbagai keutamaan atau fadhilah jika diucapkan. Kalimat ini merupakan bentuk pujian kepada Allah dan ungkapan rasa syukur kita kepada-Nya.

3. Mengucapkan Alhamdulillahi alladhi ahyana ba`da ma amatana wa ilayhi an-nushur

الحمد لله الذي أحيانا بعدما أماتنا وإليه النشور

Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mati, dan kepada-Nya-lah tempat kembali.

Bacaan ini sering diucapkan oleh Nabi Muhammad saw setelah bangun tidur. Bacaan ini merupakan wujud rasa syukur karena telah diberi kesempatan untuk bangun tidur dan memulai hari yang baru.

Adab Bangun Tidur Sesuai Sunah

Ilustrasi bacaan doa bangun tidur, Pexels/Andrea Piacquadio

Terdapat berbagai adab bangun tidur yang dapat diamalkan. Inilah adab bangun tidur sesuai sunah yang diamalkan Nabi Muhammad.

1. Mengusap Wajah dan Mata

Adab pertama yang dilakukan setelah bangun tidur adalah mengusap wajah dan mata dengan kedua tangan. Kegiatan ini baik untuk menghilangkan efek tidur agar saat bangun terasa lebih segar.

2. Menggosok Gigi

Adab kedua yang dilakukan setelah bangun tidur adalah menggosok gigi. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan menggunakan siwak.

3. Berwudu dann Menyegerakan Salat

Adab ketiga yang dilakukan setelah bangun tidur adalah berwudu dan menyegerakan salat. Kegiatan ini dilakukan untuk menyucikan diri setelah tidur. Salat yang dilakukan setelah bangun tidur dapat disesuaikan dengan waktu bangun.

Hadis Tentang Tidur

Ilustrasi bacaan doa bangun tidur, Pexels/Ivan Oboleninov

Terdapat berbagai hadis tentang tidur yang bisa diamalkan. Inilah hadis tentang tidur yang dapat dijadikan sebagai reverensi.

1. Hadis tentang Waktu Tidur

Dianjurkan untuk tidak tidur sebelum salat Isya dan tidak begadang setelahnya. Sebaiknya umat Islam harus memanfaatkan waktu setelah salat Isya untuk beristirahat agar memiliki kekuatan melaksanakan salat Subuh.

Aisha melaporkan:

مَا نَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَبْلَ الْعِشَاء dan وَلَا سَمَرَ بَعْدَهَا

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak tidur sebelum shalat Isya dan tidak pula begadang setelah shalat Isya.

2. Salat Witir Sebelum Tidur

Abu Ayyub Al-Anshari meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

الْوِتْرُ حَقٌّ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ فَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِخَمْ سٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِثَلَاثٍ فَلْيَفْعَلْ وَمَنْ أَحَبَّ أَنْ يُوتِرَ بِوَاحِدَةٍ فَلْيَفْعَلْ

Salat witir merupakan hak bagi setiap muslim, maka barangsiapa yang suka salat witir dengan lima ruku’, maka hendaknya salat witir dilakukannya. Barangsiapa yang suka salat witir dengan tiga ruku’, maka hendaknya salat witir dengan satu ruku’, maka hendaknya salat witir dilakukannya.

3. Berwudu Sebelum Tidur

Dianjurkan untuk berwudu sebelum tidur. Kegiatan ini dilakukan untuk mendapatkan perlindungan dari para malaikat dan mendapatkan ampunan dari Allah.

Ibnu Umar meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ بَاتَ طَاهِرًا بَاتَ فِي شِعَارِهِ مَلَكٌ فَلَمْ يَسْتَيْقِظْ إِلا لَ الْمَلَكُ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِعَبْدِكَ فُلانٍ فَإِنَّهُ بَاتَ طَاهِرًا

Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka ia akan dijaga oleh malaikat di atas kepalanya. Ia tidak akan terbangun hingga malaikat itu berkata: Ya Allah, ampunilah hamba-Mu karena ia tidur dalam keadaan berwudhu.

4. Membaca Doa Sebelum Tidur

Dianjurkan untuk membaca doa-doa sebelum tidur. Ada doa khusus yang dapat dibaca sebelum tidur berdasarkan sunah.

Al-Bara bin Azib meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا أَخَذْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ dan لِلصَّلاَةِ ثُمَّ اض ْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الأَيْمَنِ ثُمَّ قُلِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْلَمْتُ dan إِلَيْكَ وَفَوَّضْتُ أَمْرِي إِلَيْكَ وَأَلْ جَأْتُ ظَهْرِي إِلَيْكَ رَغْبَةً وَرَهْبَةً إِلَيْكَ لاَ مَلْجَأَ وَلاَ مَنْجَا مِنْكَ إِلاَّ إِلَيْكَ آمَنْتُ بِكِتَابِكَ الَّذِي أَنْزَلْتَ وَبِنَبِيِّكَ الَّذِي أَرْسَلْتَ

Jika engkau hendak tidur, berwudulah sebagaimana engkau hendak salat, kemudian berbaringlah pada sisi kananmu dan ucapkanlah: Ya Allah, aku serahkan wajahku kepada-Mu, dan aku serahkan urusanku kepada-Mu, dan aku serahkan punggungku kepada-Mu, karena aku berharap dan takut kepada-Mu. Tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman kecuali bersama-Mu. Aku beriman kepada Kitab yang telah Engkau turunkan dan kepada Nabi yang telah Engkau utus.

Nabi bersabda lebih lanjut:

وَاجْعَلْهُنَّ مِنْ آخِرِ كَلاَمِكَ فَإِنْ مُتَّ مِنْ لَيْلَتِكَ مُتَّ و َأَنْتَ عَلَى الْفِطْرَةِ

Jadikanlah ini sebagai kata-kata terakhirmu. Sesungguhnya, siapa pun yang mengucapkan ini dan meninggal di malam hari, maka ia telah meninggal karena naluri alamiah ( al-fitrah ).

5. Membaca Al-Qur'an Sebelum Tidur

Dianjurkan untuk membaca sebagian Al-Qur'an sebelum tidur. Sebagaimana Rasulullah saw menjadikan kebiasaan untuk membaca beberapa surat dan ayat sebelum tidur. Jabir melaporkan:

النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لا يَنَامُ حَتَّى يَقْرَ أَ الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةِ وَ تَبَارَكَ الَّذِي بِيَدِهِ الْمُلْكُ

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak akan tidur hingga ia membaca, “ Turunnya Kitab Suci… ” (32:1) dan, “ Maha Suci Allah yang di tangan-Nya kerajaan… ” (67:1)

Aisha melaporkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَنَامُ عَلَى فِرَاش ِهِ حَتَّى يَقْرَأَ بَنِي إِسْرَائِيلَ وَالزُّمَرَ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak tidur di tempat tidurnya hingga membaca surat Bani Israil ( surat bani israel ) dan surat az-zumar.

Aisha melaporkan:

رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا أَخَذَ مَضْ يَدَيْهِ وَقَرَأَ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَمَسَحَ بِهِمَا جَسَدَهُ

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersiap-siap tidur, meniup kedua telapak tangannya, membaca dua surat al-Falaq dan an-Nas , dan mengusap kedua telapak tangannya ke seluruh tubuhnya.

Abu Mas'ud meriwayatkan: Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ قَرَأَ بِالْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فِي لَيْلَةٍ كَ فَتَاهُ

Barangsiapa yang membaca pada malam hari dua ayat terakhir dari surat al -Baqarah , maka ia akan dicukupi amalnya.

6. Adab Sebelum Tidur

Dianjurkan untuk membersihkan tempat tidur, berbaring di sisi kanan, dan membaca doa tambahan.Abu Hurairah meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Jika salah seorang dari kalian pergi ke tempat tidurnya, hendaknya ia memegang pakaian bawahnya dan membersihkan tempat tidurnya dengan pakaian itu. Kemudian, ia hendaknya menyebut nama Allah karena ia tidak tahu apa yang telah ditinggalkannya di tempat tidurnya. Jika ia hendak berbaring, hendaknya ia berbaring ke sisi kanannya dan berdoa: Maha Suci Allah, Tuhanku. Bersama-Mu aku meletakkan rusukku dan bersama-Mu aku bangkit. Jika Engkau mencabut nyawaku, maka ampunilah aku. Jika Engkau mengembalikan nyawaku, maka lindungilah aku dengan perlindungan yang diberikan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh.

7. Adab Ketika Mimpi Buruk

Jika mengalami mimpi buruk atau mimpi buruk saat tidur, hendaknya berlindung kepada Allah melalui permohonan dan beralih ke sisi yang lain.Jabir meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ

Jika salah seorang di antara kalian bermimpi sesuatu yang tidak disukainya, maka hendaklah ia meniup ke arah kiri tiga kali, meminta perlindungan kepada Allah dari setan tiga kali, dan hendaklah ia memalingkan mukanya dari tempat tidurnya.

8. Dianjurkan Salat Malam

Disarankan untuk melaksanakan salat malam (tahajud) pada sepertiga malam terakhir jika memungkinkan. Abu Hurairah meriwayatkan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُ ّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِي فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِي فَأُعْطِيَهُ مَنْ ي َسْتَغْفِرُنِي فَأَغْفِرَ لَهُ

Tuhan kita turun ke surga pada sepertiga terakhir setiap malam dan berkata: Siapakah yang berdoa kepada-Ku agar Aku mengabulkannya? Siapakah yang meminta kepada-Ku agar Aku memberinya? Siapakah yang memohon ampunan-Ku agar Aku mengampuninya?

9. Salat Malam untuk Suami dan Istri

Disunahkan bagi seorang suami untuk membangunkan istrinya dan melakukan salat malam bersama-sama jika hal itu tidak menyusahkan istrinya. Para istri yang melakukannya secara rutin akan dicatat sebagai orang-orang yang selalu mengingat Allah.

Abu Sa'id Al-Khudri meriwayatkan: Rasulullah saw bersabda:

مَنْ اسْتَيْقَظَ مِنْ اللَّيْلِ وَأَيْقَظَ امْرَأَتَهُ فَصَلَّيَا رَكْعَت َيْنِ جَمِيعًا كُتِبَا مِنْ الذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا dan الذَّاكِرَاتِ

Apabila seorang laki-laki bangun di malam hari, kemudian ia membangunkan istrinya, kemudian keduanya shalat dua rakaat, maka dicatatlah mereka berdua sebagai orang-orang laki-laki dan orang-orang perempuan yang banyak mengingat Allah.

10. Salat Sunah Sebelum Subuh

Dianjurkan untuk bangun cukup pagi untuk melaksanakan dua rakaat salat sunnah sebelum salat subuh berjamaah. Aisyah meriwayatkan: Rasulullah saw bersabda:

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنْ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا

Dua kali ruku' sebelum salat subuh lebih baik dari dunia dan seisinya.

11. Membaca Bacaan Setelah Bangun Tidur

Dianjurkan untuk memuji Allah, mengingat akhirat, dan berdoa setelah bangun tidur. Abu Dzar meriwayatkan: Ketika Rasulullah saw bangun tidur, beliau mengucapkan:

الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّش ُورُ

Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kematian kami dan kepada-Nya-lah kami dibangkitkan.

Baca juga: Doa Naik Kendaraan Laut, Darat, dan Udara

Itulah beberapa bacaan doa bangun tidur dan adabnya sesuai sunah. Bacaan doa bangun tidur dan adabnya sesuai sunah dapat diamalkan agar meraih keberkahan di pagi hari. (Fia)