Bagaimana Cara Menghormati dan Mematuhi Guru Sesuai Ajaran Islam?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara menghormati dan mematuhi guru sesuai ajaran Islam? Guru adalah seseorang yang mengajar, mendidik, dan membimbing muridnya sejak pendidikan usia dini hingga SMA/MA.
Guru atau ustadz/ustadzah ibarat mata air yang tak pernah kering bagi orang-orang yang menimba ilmu. Dalam Islam, orang yang terpelajar atau orang-orang berilmu menduduki tempat-tempat terhormat, sebagaimana firman Allah dalam QS. Al Mujahaddah ayat 11 yang artinya berbunyi:
Wahai orang-orang yang beriman! Apabila dikatakan kepadamu, “Berilah kelapangan di dalam majelis-majelis,” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan, “Berdirilah kamu,” maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat (derajat) orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Mahateliti apa yang kamu kerjakan (QS. AL Mujahaddah:11).
Pendidikan di rumah merupakan tanggung jawab orang tua, sedangkan di sekolah adalah tanggung jawab guru. Guru adalah orang tua murid di sekolah. Oleh sebab itu, guru pun harus dihormati sebagaimana seorang anak menghormati orang tuanya.
Allah SWT sangat memuliakan orang yang berilmu di antara hamba-hamba-Nya. Bahkan, Rasulullah SAW memerintahkan kepada umatnya untuk menghormati para guru sebagaimana sabdanya, “Muliakanlah orang-orang yang telah memberikan pelajaran kepadamu.” (HR. Abu Hasan Mawardi).
Cara Menghormati dan Mematuhi Guru
Dikutip dari buku Pendidikan Agama Islam : Akidah Akhlak Untuk Madrasah Tsanawiyah Kelas VIII oleh Drs. H. Masan AF, M.Pd., berikut contoh cara menghormati dan mematuhi guru sesuai dengan ajaran Islam.
Memberi salam terlebih dahulu ketika bertemu dengan guru.
Memperhatikan nasihat-nasihatnya yang baik.
Mematuhi perintahnya selama tidak bertentangan dengan Islam.
Menjauhi larangannya selama tidak bertentangan dengan Islam.
Tidak boleh mengada-ada pertanyaan yang akibatnya merugikan diri sendiri.
Berbicara dengan baik dan menunjukkan sikap merendahkan diri.
Dalam majelis atau pertemuan hendaklah mendahulukan guru untuk menempati tempatnya dan memberikan kesempatan lebih dulu.
Mengerjakan tugas yang diberikannya dengan baik.
Tidak memperolok-olok atau meremehkannya.
Memperhatikan dan tidak berbicara sendiri ketika diberikan pembelajaran.
Peran guru sangatlah penting. Tanpa kehadiran guru, pendidikan tidak akan tercapai dan bangsa ini akan kehilangan generasi penerus yang berkualitas. Oleh sebab itu, murid wajib menghormati dan mematuhi guru sebagai seorang pahlawan tanpa tanda jasa.
Dalil tentang Menuntut Ilmu
Mengapa seseorang dianjurkan untuk menjadi orang yang berilmu? Dalam buku Islam Disiplin Ilmu oleh Amrah Husma (2017: 63), ilmu dalam pandangan Islam adalah suatu kebutuhan yang harus diraih oleh setiap Muslim. Berkat adanya ilmu, manusia dapat mengetahui hakikat kebenaran.
Oleh sebab itu, kedudukan ilmu dalam pandangan Islam menurut ulama berdasarkan Alquran dan hadits adalah wajib. Diriwayatkan dari Anas bin Malik RA, Rasulullah bersabda:
طَلَبُ اْلعِلْمْ فَرِثْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ
Artinya: "Menuntut ilmu adalah kewajiban bagi setiap individu muslim."
(VIO)
