Bagaimana dengan Tubuh Manusia Jika Sering Makan Ikan yang Beracun?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tubuh manusia tentunya membutuhkan asupan nutrisi dari makanan. Makanan mengandung sejumlah nutrisi, seperti karbohidrat, protein dan lemak.
Salah satu bahan makanan yang memiliki sejumlah nutrisi adalah ikan. Ikan mengandung sejumlah nutrisi dan zat-zat yang penting bagi tubuh manusia.
Namun, tidak semua makanan jenis ikan memiliki manfaat yang baik bagi manusia. Jenis ikan tersebut adalah ikan yang telah terkontaminasi dengan racun.
Mengkonsumsi ikan beracun tentunya memiliki dampak terhadap tubuh manusia. Bagaimana kondisi tubuh manusia jika sering mengkonsumsi ikan beracun?
Untuk dapat menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
Faktor-Faktor yang Membuat Ikan Menjadi Beracun
Menurut Triyoni Purbonegoro dalam penelitiannya yang berjudul Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Toksisitas Bahan Pencemar terhadap Organisme Perairan, ada sejumlah faktor yang mempengaruhi toksisitas dari hewan-hewan yang ada di laut, termasuk ikan.
Faktor-faktor tersebut biasanya dikelompokkan menjadi faktor fisik, kimia dan juga faktor biotik (faktor dari hewan tersebut).
Berikut faktor-faktor yang mempengaruhi toksisitas hewan laut, yakni:
Konsentrasi bahan pencemar, yakni faktor yang paling memberikan pengaruh terhadap toksisitas hewan laut.
Perubahan suhu memberikan dapat memberikan pengaruh besar terhadap proses pencemaran.
Kadar keasaman (pH), untuk sebagai hewan yang hidup di laut, pH rendah dapat meningkatkan toksisitas logam pada tubuh hewan tersebut.
Salinitas berpengaruh pada toksisitas bermacam bahan pencemar, terutama logam terhadap organisme estuari dan laut.
Kesadahan berpengaruh terhadap toksisitas logam.
Intensitas interaksi terhadap bahan pencemar.
Faktor biotik atau faktor biologis yang dimiliki hewan laut.
Bagaimana dengan Tubuh Manusia Jika Sering Makan Ikan yang Beracun?
Berdasarkan pembahasan yang telah dijelaskan sebelumnya, ada beberapa ikan yang beracun akibat adanya proses pencemaran dan ada juga ikan-ikan yang memiliki kadar toksisitas tersendiri di dalam tubuhnya.
Contoh ikan-ikan yang memiliki kadar toksisitas tersebut ialah, seperti ikan buntal yang memiliki racun yang sangat tinggi dibagian kulit dan organ dalamnya.
Selain ikan buntal, ikan bibir tebal juga merupakan salah satu ikan yang beracun pada kulitnya sebagai bentuk pertahanan diri.
Di samping itu, terdapat juga ikan-ikan yang beracun akibat adanya pencemaran. Biasanya ikan-ikan tersebut terkontaminasi racun dari bahan berbahaya dan beracun (B3) pada limbah-limbah pabrik.
Ikan-ikan tersebut tentunya memiliki sejumlah dampak terhadap tubuh manusia apabila dikonsumsi secara terus-menerus.
Berikut kondisi tubuh manusia apabila terlalu banyak mengkonsumsi ikan beracun, yakni:
Kemampuan berpikir manusia akan menurun
Sistem dan fungsi pada otak manusia akan rusak.
Dapat mengganggu saraf-saraf yang ada dalam tubuh manusia.
Koordinasi antar organ dalam tubuh akan berkurang.
Otot-otot akan cenderung lemas.
Kemampuan indera perasa manusia akan berkurang.
Kram perut, mual, dan diare.
Tubuh akan mengalami demam tinggi.
Sistem kekebalan tubuh manusia akan menurun.
Stroke atau lumpuh.
(SAI)
