Konten dari Pengguna

Bagaimana Letak Indonesia Dipandang dari Posisi Ekonominya? Ini Penjelasannya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Letak Ekonomis Indonesia. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Letak Ekonomis Indonesia. Foto: Pixabay

Berbicara tentang geografi, tentu tidak terlepas dari letak suatu wilayah. Posisi geografis memiliki dampak di berbagai aspek bagi sebuah wilayah, baik aspek sosial, ekonomi, maupun budaya. Selain letak geografis, letak ekonomis juga berpengaruh terhadap kondisi sebuah wilayah.

Menurut buku Geografi 1 oleh Iwan Gatot Sulistyanto, letak ekonomis adalah letak suatu wilayah atau negara berdasarkan jalur dan kehidupan ekonomi terhadap negara lain.

Aktivitas ekonomi merupakan hal yang tidak bisa terlepaskan dari aspek kehidupan. Inilah mengapa lokasi ekonomi memiliki peran penting untuk menunjang perekonomian sebuah negara.

Lantas, bagaimana letak Indonesia dipandang dari letak ekonomisnya? Simak uraian selengkapnya berikut ini.

Wilayah Geografis Indonesia

Dalam buku BPSC Modul Ilmu Pengetahuan Sosial oleh Nur Hasanah, Indonesia memiliki luas wilayah sebesar 9,8 juta kilometer persegi. Adapun ⅔ wilayahnya merupakan lautan. Kondisi itu menunjukkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan terbesar di dunia.

Menurut Sulistyanto dalam buku Geografi 1, wilayah Indonesia mencakup lebih dari 18 ribu pulau. Dari jumlah tersebut, lebih dari 6 ribu pulau di antaranya telah memiliki nama dan 931 pulau telah berpenghuni.

Sulistyanto menambahkan jika semakin besar luas suatu wilayah, semakin besar kesempatan untuk memperoleh keuntungan. Peluang untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk juga bertambah.

Letak Ekonomis Indonesia

Mengutip buku Geografi 1, letak ekonomis Indonesia berada pada persimpangan jalur perdagangan. Ini karena Indonesia terletak di antara Benua Asia dan Benua Australia.

Kondisi di atas menunjukkan bahwa Indonesia memiliki letak ekonomis yang tergolong strategis. Lokasi Indonesia yang berada pada posisi silang antara dua benua dan dua samudra, menjadikan Indonesia sebagai salah satu jalur perdagangan dunia.

Selain itu, Indonesia juga dekat dengan Singapura dan Malaysia. Kedua negara tersebut membutuhkan suplai hasil pertanian maupun pertambangan dari Indonesia. Kondisi ini berpotensi memperbesar peluang Indonesia untuk menjadi pusat pasar dunia.

Ilustrasi Pelabuhan. Foto: Pixabay

Keuntungan Letak Ekonomis Indonesia

Menurut buku Geografi: Jilid 2 oleh Sri Haryati, letak ekonomis Indonesia yang strategis mendatangkan berbagai keuntungan bagi Indonesia, di antaranya:

  1. Indonesia berpotensi menjadi pusat pasar dunia. Hal tersebut dapat mengundang negara industri untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

  2. Kedekatan letak geografis dengan negara tetangga dapat membentuk interaksi ekonomi. Hal tersebut karena masing-masing negara akan saling memenuhi komoditas negara lain.

  3. Letak geografis Indonesia yang berada di antara Australia dan Asia, serta letaknya yang berdekatan dengan Singapura maupun Malaysia dapat menguntungkan jalur pelayaran Indonesia. Hal ini karena lalu lintas perdagangan laut akan melintasi perairan Indonesia, sehingga jalur pelayaran menjadi ramai.

Itulah uraian tentang letak ekonomis Indonesia dan berbagai keuntungan yang didapat. Semoga bermanfaat!

(ANM)