Bagaimana Urutan Kabel Straight yang Benar? Berikut Susunannya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
Konten dari Pengguna
18 November 2021 14:48
·
waktu baca 3 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Ilustrasi Kabel straight. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kabel straight. Foto: Pixabay
Menentukan urutan kabel straight yang benar adalah hal yang perlu diperhatikan dalam transmisi jaringan komputer. Dalam buku Mengenal Wifi, Hotspot, LAN & Sharing Internet oleh M. Agus J. Alam, kabel straight umumnya dapat ditemui pada koneksi antarperangkat LAN.
Kabel straight merupakan salah satu tipe pengkabelan yang memakai kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) dalam proses transmisi jaringan komputer.
Lantas apa yang dimaksud dengan kabel straight? Bagaimana urutan kabel straight yang benar? Simak penjelasannya berikut ini.

Pengertian Kabel Straight

Dalam buku Media Transmisi Telekomunikasi oleh Sugeng Purbawanto, kabel straight adalah sebuah sistem pengkabelan yang urutan warna konektornya bersatu dengan konektor serupa lainnya.
Terdapat dua standar khusus dalam pemasangan kabel straight, yakni TIA/EIA-568A dan TIA/EIA-568B. Namun, standar pemasangan kabel yang paling umum digunakan, yaitu TIA/EIA-568B.
Standar pengkabelan menurut buku Manajemen Jaringan Komputer oleh Adimas Ketut Nalendra adalah sebagai berikut:
  • TIA/EIA-568A: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
  • TIA/EIA-568B: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
Kabel straight umumnya digunakan untuk menghubungkan antar-perangkat yang berbeda. Misalnya, komputer dengan hub, komputer dengan switch, switch dengan router, atau router dengan hub.
Ilustrasi Urutan kabel straight. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Urutan kabel straight. Foto: Unsplash

Urutan Kabel Straight

Dalam buku Media Transmisi Telekomunikasi oleh Sugeng Purbawanto, urutan kabel straight yang benar adalah sebagai berikut:
Pada standar TIA/EIA-568A
  • Ujung konektor 1: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
  • Ujung konektor 2: Putih hijau, Hijau, Putih oranye, Biru, Putih biru, Oranye, Putih cokelat, Cokelat.
Pada standar TIA/EIA-568B
  • Ujung konektor 1: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
  • Ujung konektor 2: Putih oranye, Oranye, Putih hijau, Biru, Putih biru, Hijau, Putih cokelat, Cokelat.
Dari penjelasan tersebut dapat dilihat bahwa antara ujung konektor 1 dan ujung konektor 2 pada kabel straight memiliki urutan warna yang sama.

Kelebihan dan Kekurangan Kabel UTP

Sebagai jenis sambungan yang digunakan dalam sistem pengkabelan straight, kabel UTP memiliki beragam karakteristik. Dalam buku Media Transmisi Telekomunikasi, kelebihan dan kekurangan kabel UTP ialah sebagai berikut:
Kelebihan:
  1. Harga lebih terjangkau dibandingkan jenis kabel lainnya.
  2. Pemasangan dan pemeliharaan kabel lebih mudah.
  3. Pembuatan saluran kabel menjadi fleksibel dan mudah karena ukuran konektor dan kabel UTP relatif kecil.
  4. Apabila terjadi kerusakan pada salah satu kabel, tidak memengaruhi jaringan secara keseluruhan.
Kekurangan:
  1. Rentan mengalami efek interferensi elektromagnetik yang dihasilkan oleh perangkat lain.
  2. Jangkauan terbatas karena kabel UTP hanya 100 meter.
  3. Rentan mengalami penyadapan.
  4. Transmisi jaringan menggunakan kabel UTP cenderung lambat.
  5. Memerlukan perangkat tambahan seperti alumunium atau pipa plastik saat pemasangan. Hal tersebut ditujukan agar kabel UTP dapat berfungsi secara maksimal.
(ANM)
Apa yang dimaksud dengan kabel straight?
chevron-down
Sebutkan dua standar khusus dalam pemasangan kabel straight!
chevron-down
Apa fungsi dari kabel straight?
chevron-down