Konten dari Pengguna

Bagian Tubuh Manusia yang Termasuk Sel, Jaringan, atau Organ

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagian tubuh manusia yang termasuk sel, jaringan, atau organ. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Bagian tubuh manusia yang termasuk sel, jaringan, atau organ. Foto: Pixabay

Sebagai makhluk hidup, tubuh manusia memiliki beberapa komponen yang dapat menyusun satu kesatuan fungsi tubuh. Selain itu, sebagai organisme, tubuh manusia memiliki organisasi yang di dalamnya terdiri dari beberapa anggota.

Dirangkum dalam Modul 1: Tubuh Manusia yang ditulis oleh Dra. Sukiniarti, M.Pd., organisasi terkecil yang ada sebagai penyusun tubuh manusia adalah sel, yang akan membentuk jaringan pada tubuh manusia.

Kemudian, jaringan yang ada di dalam tubuh akan membentuk organ-organ tubuh yang masing-masing memiliki fungsinya tersendiri. Cara kerja organ disebut dengan sistem organ, yang nantinya membentuk tubuh manusia berjalan dengan sempurna.

Adapun beberapa bagian tubuh manusia yang termasuk sel, jaringan, atau organ, di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Sel: sel yang terdapat di dalam tubuh manusia, seperti telur

  • Jaringan: jaringan ikat, jaringan epitel, dan jaringan saraf

  • Organ: mata, jantung, paru-paru, dan sebagainya.

Untuk mengetahui konsep lebih dalam mengenai sel, jaringan, dan organ, berikut adalah penjelasan ketiganya dikutip dalam modul Struktur Tubuh dan Gerak pada Makhluk Hidup, yang diterbitkan oleh Universitas Pendidikan Indonesia.

Ilustrasi sel dan jaringan manusia. Foto: Pixabay

Sel

Sel adalah organisasi terkecil yang ada di dalam tubuh. Ilmu yang mempelajari sel disebut dengan sitologi, yang semakin berkembang seiring dengan ditemukannya mikroskop elektron.

Dengan mikroskop elektron, para ahli dapat mempelajari lebih dalam mengenai sel sebagai organisasi kehidupan. Secara umum, sel yang kecil tersusun dari beberapa bagian-bagian tertentu, yaitu:

  • Membran plasma

  • Sitoplasma terdiri atas organel dan sitosol

  • Nukleus atau inti sel.

Jaringan

Jaringan merupakan kumpulan sel-sel yang sejenis, baik struktur atau pun fungsinya, termasuk zat interseluler yang menyusunnya. Meskipun sangat kompleks, setidaknya ada empat jaringan yang diketahui dalam makhluk hidup, yaitu:

  • Jaringan epitel

  • Jaringan ikat (jaringan penyambung),

  • Jaringan otot

  • Jaringan saraf.

Keempat jaringan utama tersebut tidaklah terpisah satu sama lain dan membentuk satu kesatuan tersendiri, akan tetapi biasanya saling berhubungan satu sama lain dan dalam perbandingan yang berbeda-beda membentuk berbagai organ dan sistem tubuh.

Sistem organ tubuh manusia. Foto: Pixabay

Organ

Sistem organ merupakan bagian yang menyusun individu dan memiliki fungsinya masing-masing, yang saling tergantung satu sama lain baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam ilmu pengetahuan, ada 11 jenis sistem organ, di antaranya:

  • Sistem pencernaan, komponen utamanya adalah mulut, faring, lambung, usus halus, hati, pankreas, anus. Sementara fungsi utamanya sebagai pengolahan makanan sehingga makanan tersebut dapat dimanfaatkan oleh tubuh

  • Sistem sirkulasi (peredaran), komponen utamanya adalah jantung, pembuluh darah, dan darah. Fungsi utamanya adalah distribusi bahan-bahan internal.

  • Sistem repirasi, organ utamanya yaitu paru-paru, trakea dan saluran pernafasan lainnya. Fungsi utamanya adalah pertukaran gas.

  • Sistem kekebalan dan limfatik, komponen utamanya adalah sumsum tulang, nodus limfa, dan sel darah putih. Fungsi utamanya pertahanan tubuh (perlawanan terhadap infeksi dan kanker).

  • Sistem ekskresi, komponen utamanya adalah ginjal, ureter, kandung kemih, uretra. Fungsi utamanya pembuangan sisa metabolisme, pengaturan keseimbangan osmotik darah.

  • Sistem endokrin, komponen utamanya adalah hipofisis (pituitari), tiroid, pankreas dan kelenjar penghasil hormon lain. Fungsi utamanya koordinasi aktivitas tubuh (misalnya pencernaan, metabolisme).

  • Sistem reproduksi, organ utamanya adalah ovarium, testes dan organ-organ terkait, dengan fungsi utamanya adalah reproduksi.

  • Sistem saraf, organ utamanya adalah otak, sumsum tulang belakang, sel saraf, dan organ sensoris. Fungsi utamanya koordinasi aktivitas tubuh seperti deteksi stimulus dan formulasi atau penentuan respon terhadap stimulus.

  • Sistem integumen, organ utamanya adalah kulit dan organ aksesorisnya (rambut, kuku, dan kelenjar kulit). Fungsi utamanya penyokong tubuh, perlindungan terhadap cidera mekanis, infeksi dan kekeringan.

  • Sistem rangka, organ utama adalah rangka tubuh (rangka aksial, rangka apendikular, tulang dan rawan). Fungsi utamanya penyokong tubuh, dan perlindungan organ-organ dalam.

  • Sistem otot, organ utamanya adalah otot rangka dengan fungsi utamanya pergerakan.

(HDP)