Bahan Lunak Apa Saja yang Sudah Kamu Ketahui?

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seni kerajinan memiliki bentuk yang estetik dan memiliki daya jual yang cukup menggiurkan. Apalagi jika kerajinan tersebut masih dibuat dengan tangan dan bantuan alat-alat tradisional, sudah pasti harga yang dipatok bisa sangat fantastis.
Selain itu, kerajinan juga dapat dibuat dengan menggunakan cetakan mesin-mesin pabrik yang tidak kalah canggih. Bahkan, dari segi kuantitas kerajinan buatan pabrik juga dapat memproduksi sekaligus dalam jumlah yang sangat banyak.
Baik kerajinan tangan maupun buatan pabrik sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal yang terpenting dalam pembuatan sebuah kerajinan adalah bahan atau material yang dipergunakan selama proses pembuatannya.
Bahan atau material kerajinan dibagi menjadi beberapa jenis dan memiliki karakteristik tertentu. Berdasarkan jenisnya, bahan kerajinan dibagi menjadi tiga macam, yaitu bahan lunak, bahan sedang, dan bahan kertas.
Lantas, bahan lunak apa saja yang sudah kamu ketahui? Agar lebih memahaminya dan tidak salah saat memilihnya, berikut jenis dan karakteristik bahan-bahan lunak yang dapat mudah ditemukan di pasaran.
Bahan Lunak Apa Saja yang Sudah Kamu Ketahui?
Mengutip Buku Saku Prakarya Kerajinan karya Retno Murti Setyorini (2019: 101), bahan lunak adalah bahan yang memiliki sifat mudah dibentuk serta teksturnya empuk ketika diraba. Beberapa bahan lunak yang digunakan dalam pembuatan kerajinan terbagi menjadi dua jenis, yaitu:
1. Bahan Lunak Alam
Bahan lunak alam adalah bahan alami yang berasal dari tumbuhan dan hewan atau lapisan bumi yang bersifat lunak. Bahan lunak alam perolehannya berasal dari alam sekitar.
Cara pengolahan bahan lunak alam juga secara alami, tidak dicampur maupun dikombinasi dengan bahan buatan. Contoh bahan lunak alam adalah tanah liat, kulit, getah nyatu, bubur tisu, dan flour clay.
Salah satu contoh bahan kerajinan terbuat dari tanah liat. Tanah liat memiliki karakteristik, yaitu:
Teksturnya tanahnya cenderung lengket bila dalam keadaan basah dan antara butiran tanah yang satu dengan lainnya sangat kuat menyatu.
Dalam keadaan kering, butiran tanahnya terpecah-pecah secara halus.
Tanah liat merupakan bahan baku pembuatan tembikar yang dalam pembuatannya harus dibakar dengan suhu di atas 1000 derajat celcius.
2. Bahan Lunak Buatan
Berdasarkan buku Pembelajaran Seni Rupa SD karangan Yunisrul (2020: 129), nahan lunak buatan adalah bahan untuk karya kerajinan yang diolah manusia atau dicampur dengan zat kimia tertentu sehingga menjadi lunak, lembut, empuk, dan mudah dibentuk.
Beragam karya kerajinan dari bahan lunak buatan dapat dibuat berdasarkan bahan yang digunakan. Bahan-bahan yang digunakan bisa berupa polymer clay, gips, fiberglass, lilin, sabun, dan paraffin.
Salah satu contoh bahan yang digunakan sebagai material kerajinan adalah fiberglass. Fiberglass memiliki ciri-ciri di antaranya yaitu:
Struktur cair, dan akan mengeras jika dalam keadaan mongering
Fiberglass dapat dibentuk dalam keadaan setengah mengeras
Kerajinan fiberglass dibuat dengan cara dicetak atau dicor
Wujudnya bening sebening kaca atau air, sehingga dapat dibentuk kerajinan yang menyerupai air.
Fiberglass memiliki ketahanan yang cukup lama dan kuat.
Setelah mengetahui macam-macam bahan lunak, kerajinan dapat dibentuk sesuai dengan keinginan dengan memakan proses yang cukup rumit dan tidak ketinggalan dibutuhkan keterampilan khusus selama proses pembuatannya.
(VIO)
