Konten dari Pengguna

Benda-Benda Daur Ulang yang Bisa Dibuat di Rumah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sampah botol plastik yang bisa didaur ulang menjadi berbagai macam benda.  Sumber: Pexels
zoom-in-whitePerbesar
Sampah botol plastik yang bisa didaur ulang menjadi berbagai macam benda. Sumber: Pexels

Daur ulang adalah salah satu kiat untuk memanfaatkan barang bekas menjadi barang bisa pakai lagi. Daur ulang juga adalah bagian dari cara untuk mengurangi sampah yang biasa disebut dengan recycle.

Mengutip dari buku Daur Ulang karya Tony Hare, daur ulang adalah suatu proses untuk mengembalikan limbah-limbah atau bahan-bahan yang sudah tidak berguna menjadi berguna kembali.

Hal ini dapat dilakukan dengan memanfaatkan seluruh bahan atau bahan tertentu saja yang akan diolah kembali. Apabila kita membuang barang bekas begitu saja, kita akan mengotori lingkungan.

Selain itu, hal ini juga pemborosan terhadap persediaan bahan-bahan mentah bumi yang sangat berharga. Daur ulang merupakan suatu penyelesaian yang tepat atas masalah tersebut.

Barang-barang Daur Ulang

Daur ulang juga dapat mengasah kreativitas dan sangat mudah dilakukan di rumah. Simak beberapa benda-benda daur ulang dan cara membuatnya!

1. Celengan

Botol plastik bisa didaur ulang menjadi celengan yang indah dan cantik. Cukup menyediakan botol bekas, cutter, cat dan lem, celengan ini bisa langsung dibuat dengan cara yang mudah.

Cara membuat daur ulang botol plastik menjadi celengan, yaitu dengan cara pertama memotong botol menjadi dua bagian sama panjang. Sambungkan dua bagian dan sayat bagian atas botol menyerupai lubang uang.

Hias celengan dengan cat yang telah disediakan agar menjadi lebih cantik. Langkah terakhir, hiaslah celengan tersebut sesuai kreativitas dan selera masing-masing.

2. Pot Tanaman

Selain bisa didaur ulang menjadi celengan, botol plastik bisa diolah kembali menjadi pot tanaman. Alat dan bahan yang dibutuhkan yaitu botol plastik bekas berukuran 1 liter, cutter, cat dan tali (jika ingin membuat pot gantung).

Cara membuatnya cukup mudah, yaitu potong ¼ bagian bawah botol menggunakan cutter. Setelah itu, ambil bagian bawah botol tersebut. Jika ingin menjadikannya pot gantung, lubangilah dua sisi berlawanan dari botol tersebut.

Terakhir, hiaslah bagian bawah botol tersebut dengan cat yang warnanya bisa disesuaikan dengan selera. Untuk menjadikannya pot gantung, maka ambillah seutas tali, lalu sambungkan antara dua lubang tersebut kemudian diikat.

Ilustrasi kepingan CD bekas. Sumber: Pexels.com

3. Bingkai Foto

Tumpukan CD di rumah yang telah rusak mungkin cukup mengganggu. Dibandingkan dibuang dan menjadi sampah, kepingan CD tersebut bisa dijadikan sebagai bingkai foto yang artistik. Proses ini terbilang mudah dan hanya menggunakan alat dan bahan yang ada di rumah

Alat dan bahan untuk pembuatan bingkai ini, yaitu:

  • Bingkai foto ukuran apa saja atau bisa kardus atau papan kayu yang tidak terpakai

  • Lem atau perekat

  • Beberapa kepingan CD (jumlahnya disesuaikan dengan besar bingkai)

Untuk proses mendaur ulangnya, pertama siapkan CD bekas, kemudian gunting menjadi potongan-potongan kecil. Untuk pola guntingannya, bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Setelah itu, susun potongan kecil CD tersebut di atas papan kayu membentuk persegi. Rekatkan potongan CD tadi menggunakan lem kuat agar menempel dengan kuat.

Agar tak jadi sampah, koran-koran bekas bisa didaur ulang menjadi tas belanja. Sumber: Pexels.com

4. Tas Belanja

Tas belanja merupakan contoh daur ulang barang bekas menjadi kerajinan. Hal yang perlu disediakan adalah koran bekas yang banyak sesuai dengan kebutuhan.

Tak hanya itu, jangan lupa siapkan alat berupa tali, lem, karton bekas dan gunting untuk membantu saat proses pembuatan tas belanja.

Untuk cara pembuatannya, pertama siapkan 2 lembar koran bekas lalu potong berbentuk persegi. Setelah itu lipat bagian bawah tertutup dan gunakan lem sebagai perekat koran.

Agar tas belanja tersebut kuat dan tahan lama, tambahkan karton di bagian dalam sebagai penguat dasar tas belanja tersebut. Jangan lupa menghias dengan cara menyematkan tali dan aksesoris untuk mempercantik tas.

(SAI)