Biaya Tetap: Definisi dan Rumus Menghitungnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengutip buku Akuntansi Biaya yang ditulis oleh Sofia Prima Dewi, biaya tetap adalah biaya yang secara total tidak berubah saat aktivitas bisnis meningkat atau menurun. Biaya tetap juga dikenal sebagai biaya yang terus menerus dikeluarkan oleh suatu perusahaan.
Meskipun beberapa jenis biaya tampak sebagai biaya tetap, semua biaya sebenarnya bersifat variabel dalam jangka panjang. Sebuah perusahaan sebaiknya dapat mengklasifikasikan biaya tetap dalam rentang aktivitas yang terbatas.
Rentang aktivitas ini juga sering disebut sebagai rentang yang relevan (relevant range). Total biaya tetap akan berubah di luar rentang aktivitas yang relevan.
Beberapa pengeluaran bersifat tetap karena kebijakan maupun ketentuan manajemen. Misalnya, tingkat iklan dan jumlah sumbangan sosial. Hal tersebut tidak terkait langsung dengan aktivitas penjualan atau produksi.
Pengeluaran yang demikian kadang-kadang disebut sebagai beban tetap diskresioner (discretionary fixed costs) atau biaya tetap terprogram (programmed fixed cost).
Biaya yang membutuhkan suatu seri pembayaran selama jangka waktu yang lama disebut biaya tetap terkait (committed fixed cost). Contohnya adalah beban bunga atas utang jangka panjang dan sewa jangka panjang.
Rumus Menentukan Biaya Tetap dan Biaya Variabel
Sementara itu, biaya variabel atau biaya tidak tetap didefinisikan sebagai biaya yang secara total meningkat dan menurun secara proporsional dalam aktivitas bisnis.
Berdasarkan buku Akuntansi Biaya yang ditulis oleh Sofia Prima Dewi, untuk menghitung biaya tetap dan biaya variabel dapat memakai dua metode, antara lain:
Metode titik tertinggi dan terendah (high and low points)
Dalam metode ini, penghitungan biaya tetap dan biaya variabel menggunakan dua titik. Contohnya, titik tertinggi dan titik terendah karena keduanya mewakili kondisi dari dua tingkat aktivitas yang paling berjauhan.
Langkah-langkah menghitung biaya variabel dan biaya tetap dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
1. Menentukan titik terendah dan titik tertinggi untuk masing-masing variabel.
2. Menentukan biaya variabel per unit dengan rumus
Biaya variabel per unit = y2 – y1 / x2 – x1
(y2 adalah total biaya tertinggi; y1 adalah total biaya terendah; x2 adalah ukuran keluaran tertinggi; dan x1 adalah ukuran keluaran terendah).
3. Menentukan biaya tetap
Biaya tetap = y2 – biaya variabel per unit dikali 2
Biaya tetap = y1 – biaya variabel per unit dikali 1
Metode Scattergraph
Dalam metode ini, biaya yang dianalisis disebut variabel dependen dan diplot di garis vertikal atau sumbu Y. Sedangkan variabel independen diplot sepanjang garis horizontal yang disebut sumbu X.
Unsur variabel diperoleh dari tren yang diperlihatkan pada kebanyakan titik data. Sedangkan unsur tetap digambarkan sejajar dengan garis dasar dari titik perpotongan pada sumbu Y.
Langkah-langkah menghitung biaya variabel dan biaya tetap dengan menggunakan metode ini adalah sebagai berikut:
Menentukan titik-titik aktivitas dengan biaya yang dikeluarkan.
Mengambil dua titik yang dapat membelah antara titik yang tinggi dengan titik yang rendah.
Menghitung biaya tetap dan biaya variabel per unit.
Metode ini juga memungkinkan inspeksi data secara visual untuk melihat apakah hubungan antara biaya dengan aktivitas bersifat linear dan dapat mendeteksi adanya data abnormal.
(FNS)
