Konten dari Pengguna

Bisnis Event Organizer: Pengertian dan Strategi yang Dapat Dilakukan

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi konser musik yang dikonsep oleh Event Organizer. Sumber: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konser musik yang dikonsep oleh Event Organizer. Sumber: Pixabay

Event Organizer adalah salah satu bisnis dalam dunia hiburan, terkhusus yang berkaitan dengan acara-acara tertentu. Usaha Event Organizer atau EO umumnya terdiri dari sumber daya manusia yang terbagi dalam berbagai divisi yang kompeten di bidangnya masing-masing.

Berdasarkan Jurnal Komunika Volume 8 Nomor 1 yang ditulis Innaka Dwi Hasanti, bisnis jasa pelaksana acara dan profesi penyelenggara acara atau yang biasa disebut dengan Event Organizer adalah jenis pekerjaan yang tergolong baru di Indonesia.

Pengertian Event Organizer

Menurut pakar manajemen Rhenald Kasali merujuk dari Modul Event Organizer yang ditulis Jeaneta Josefin Rumerung, Event Organizer adalah bisnis yang menerapkan konsep manajemen secara kesinambungan dan konsisten dalam mengeksplorasi dunia hiburan sedalam-dalamnya.

Bisnis jasa dibangun dari tim yang mencatat setiap detail proses. Mulai dari memilih dan mengemas acara, memenuhi pembayaran, mengurus perizinan, meyakinkan keamanan pelaksanaan, merekam gejolak keinginan pasar, serta menyiapkan teknologi dan pemasaran sampai pada laporan pertanggungjawaban (event report) atau evaluasi.

Ilustrasi Event Organizer. Sumber: Pixabay

Strategi Komunikasi Event Organizer

Dalam buku karya Hafied Cangara, merujuk dari e-Journal Ilmu Komunikasi Volume 4 Nomor 3 yang ditulis Santo Medy Wibisono, strategi komunikasi termasuk bisnis Event Organizer meliputi hal-hal berikut ini.

1. Strategi Komunikator

Dalam berbagai kajian komunikasi, komunikator menjadi sumber dan kendali semua aktivitas komunikasi. Maka dari itu, seorang komunikator harus:

  • Memahami penyusunan pesan.

  • Memilih media yang tepat.

  • Mendekati khalayak yang menjadi sasaran.

  • Harus terampil berkomunikasi, kaya ide, dan penuh daya kreativitas.

2. Strategi Menetapkan Target Sasaran

Di dunia bisnis, masyarakat diistilahkan dengan sebutan pasar. Namun, dalam studi komunikasi, mereka disebut khalayak (audience). Adapun strategi yang dapat dilakukan untuk menetapkan target sasaran, yaitu:

  • Memahami masyarakat karena semua aktivitas komunikasi diarahkan kepada mereka.

  • Menghitung perkiraan besarnya biaya, waktu, dan tenaga yang dikeluarkan untuk memengaruhi mereka.

3. Strategi Penyusunan Pesan

Pesan sangat tergantung pada program yang ingin disampaikan, misalnya:

  • Jika suatu program bersifat komersial untuk mengajak orang agar membeli barang yang dipasarkan, pesannya bersifat persuasif dan provokatif.

  • Jika suatu produk berupa program penyuluhan untuk penyadaran masyarakat, sifat pesannya harus persuasif dan edukatif.

  • Jika program yang ingin disampaikan sekadar ingin diketahui oleh masyarakat, sifat pesannya harus informatif.

4. Strategi Memilih Media

Memilih media komunikasi harus mempertimbangkan tiga hal berikut ini:

  • Karakteristik isi dan tujuan pesan yang ingin disampaikan.

  • Jenis media yang dimiliki oleh khalayak.

  • Pengetahuan tentang kepemilikan media di kalangan masyarakat harus diketahui lebih dahulu berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan.

5. Strategi Efek Pengaruh

Strategi ini bertujuan untuk mengetahui berhasil tidaknya kegiatan komunikasi yang dilakukan. Pengaruh bisa terjadi dalam beberapa bentuk seperti perubahan pengetahuan, sikap, dan perilaku.

(AMP)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan Event Organizer?

chevron-down

Bisnis yang menerapkan konsep manajemen secara kesinambungan dan konsisten dalam mengeksplorasi dunia hiburan sedalam-dalamnya.

Apa saja kegiatan Event Organizer?

chevron-down

Memilih dan mengemas acara, memenuhi pembayaran, mengurus perizinan, meyakinkan keamanan pelaksanaan, merekam gejolak keinginan pasar, serta menyiapkan teknologi dan pemasaran sampai pada laporan pertanggungjawaban.

Sebutkan startegi komunikasi Event Organizer!

chevron-down

Strategi Komunikator, Strategi Menetapkan Target Sasaran, Strategi Penyusunan Pesan, Strategi Memilih Media, dan Strategi Efek Pengaruh.