Konten dari Pengguna

Bolehkah Ibu Hamil Melayat Orang Meninggal? Ini Hukumnya dalam Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi ibu hamil melayat orang meninggal. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi ibu hamil melayat orang meninggal. Foto: Unsplash.

Ada banyak kepercayaan seputar kehamilan yang berkembang di masyarakat, salah satunya larangan melayat atau bertakziah. Namun, bagaimana hukum sebenarnya dalam Islam, bolehkan ibu hamil melayat orang meninggal?

Melayat atau takziah merupakan wujud dari sikap saling tolong menolong dalam Islam. Takziah sendiri berasal dari kata azza yu’azi yang artinya menyabarkan, menenangkan, atau menghibur.

Secara istilah, takziyah dapat dimaknai sebagai tindakan untuk menenangkan dan menghibur keluarga orang yang meninggal dunia. Hukum melayat atau takziah dalam Islam adalah sunnah, bahkan kepada orang non-Muslim sekalipun.

Bolehkah Ibu Hamil Melayat Orang Meninggal?

Ilustrasi ibu hamil melayat orang meninggal. Foto: Unsplash.

Agus Arifin dalam buku Ensiklopedia Fikih Wanita menuliskan, tidak ada perbedaan pendapat di antara para ulama tentang hukum bertakziah kepada orang yang tertimpa musibah. Artinya, hukum bertakziah adalah sunnah atau dianjurkan, baik bagi laki-laki maupun perempuan dalam kondisi apa pun.

Pendapat ini juga didukung oleh pernyataan ulama Indonesia Buya Yahya. Dalam video di YouTube Buya Yahya yang diunggah pada 29 Januari 2023, tidak ada larangan bagi ibu hamil untuk bertakziah, asalkan waktunya sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan syariat.

Melayat dapat dilakukan sebelum orang yang meninggal dunia dimakamkan sampai 3 hari setelahnya. Umat Muslim dilarang untuk bertakziah jika sudah lewat tiga hari karena akan membuat keluarga yang ditinggalkan kembali berduka.

Dalil bertakziah bagi setiap Muslim tercantum dalam hadits yang diriwayatkan Amr bin Hazm. Rasulullah bersabda, “Tidaklah seorang Mukmin bertakziah kepada saudaranya yang terkena musibah kecuali Allah akan memakaikan pakaian kemuliaan kepadanya di hari kiamat.” (HR Ibnu Majah dan Baihaqi).

Selain mendapatkan pahala dan kemuliaan dari Allah, bertakziah juga akan membuat seseorang mengingat kematian. Hal itu diharapkan dapat menambah motivasi seseorang untuk meningkatkan keimanan agar menjadi bekal di akhirat.

Baca Juga: Bacaan Doa Melayat Orang Meninggal Agar Almarhum Diberikan Ketenangan

Adab Melayat dalam Islam

Ilustrasi ibu hamil melayat orang meninggal. Foto: Hedi/Kumparan.

Melayat orang meninggal atau takziyah tidak hanya datang dan menyampaikan ucapan belasungkawa saja, namun juga harus mendoakan dan membacakan ayat-ayat Alquran. Selain itu, seorang Muslim juga dianjurkan untuk mengikuti adab-adab takziyah sesuai syariat.

Dirangkum dari Buku Pegangan Guru Akidah Akhlak Kelas XI untuk Madrasah Aliyah Semester Genap yang ditulis Marliah, berikut ini adab melayat yang perlu diperhatikan setiap Muslim:

  • Memberikan dukungan kepada keluarga almarhum dengan kalimat yang menenangkan dan menghibur.

  • Menggunakan pakaian yang sopan dan tidak berdandan secara berlebihan.

  • Berbicara dengan suara pelan, tidak bercanda, atau marah-marah selama berada di rumah duka.

  • Membaca Surat Yasin dan mendoakan orang yang telah meninggal agar dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima Allah SWT.

  • Meringankan beban keluarga orang yang meninggal dengan menyumbang sejumlah uang jika memiliki cukup rezeki.

  • Disunnahkan untuk datang melayat sebelum orang yang meninggal dikuburkan. Jika sudah lewat tiga hari, umat Muslim dilarang untuk bertakziyah agar keluarga yang ditinggalkan tidak sedih berlarut-larut.

Frequently Asked Question Section

Apa arti takziah?

chevron-down

Takziah berasal dari kata azza yu’azi yang artinya menyabarkan, menenangkan, atau menghibur orang yang terkena musibah.

Apa hukum melayat atau takziah dalam Islam?

chevron-down

Hukum takziah adalah sunnah.

Kapan waktu yang tepat untuk bertakziah?

chevron-down

Sebelum orang yang meninggal dimakamkan sampai 3 hari setelah dikebumikan.

(GLW)