Konten dari Pengguna

Bolehkah Membaca Alquran Sambil Tiduran? Ini Hukumnya dalam Islam

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Al-quran. Foto: Din Mohd Yaman/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Al-quran. Foto: Din Mohd Yaman/Shutterstock

Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam untuk membaca Alquran sesering mungkin, terutama selepas menjalankan sholat fardu. Namun dalam kondisi sakit, bolehkah membaca Alquran sambil tiduran?

Pertanyaan tersebut sering membuat dilema sebagian orang. Pasalnya, tidak ada dalil khusus yang mengatakan bahwa tindakan tersebut dilarang dalam Islam.

Rasulullah SAW dan para ulama pun hanya membahas beberapa adab seperti anjuran berwudhu sebelum membaca Alquran, menghadap kiblat, dan membaca dengan tartil. Sementara untuk posisi ketika membaca Alquran, tidak dijelaskan secara detail.

Namun, salah satu hadits Nabi pernah membahasnya secara tersirat. Seperti apa perintahnya? Simaklah penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut ini.

Hukum Membaca Alquran Sambil Tiduran

Ilustrasi Al-quran. Foto: G.Tbov/Shutterstock

Mengutip buku Kumpulan Tanya Jawab Keagamaan karya Pustaka Ilmu Sunni Salafiyah (2015), membaca Alquran sambil tiduran hukumnya boleh atau jawaz. Hal ini dijelaskan secara tersirat dalam hadits Nabi yang artinya:

Dari Aisyah ra, ia berkata: “Dulu Rasulullah SAW berbaring di pangkuanku, sedangkan aku dalam keadaan haid. Kemudian, beliau membaca Alquran.” (HR. Bukhari Muslim)

Hadits tersebut tergolong shahih, sehingga bisa dijadikan dasar hukum yang pasti. Jadi tidak mengapa jika seorang Muslim membaca Alquran sambil tiduran. Hal ini tidak membatalkan amal salih dan mengurangi pahalanya sama sekali.

Posisi tiduran ini bisa dilakukan ketika seseorang sedang sakit atau tak mampu bangkit dari tempat tidurnya. Apabila tidak ada alasan syar’i yang mendasari, dianjurkan untuk membaca Alquran sambil duduk tegak.

Kemudian, perhatikan juga adab-adab yang telah ditentukan agar nilai pahalanya semakin tinggi di mata Allah SWT. Adab tersebut juga bisa menjadi bentuk penghormatan dan keagungan terhadap Alquran.

Baca juga: Bolehkah Membaca Alquran di HP Tanpa Wudhu? Ini Hukumnya

Adab Membaca Alquran

Ilustrasi Al-quran. Foto: FS Stock/Shutterstock

Dirangkum dari buku Tuntunan Tahsin Alquran karya Suwarno (2016), berikut adab membaca Alquran yang mesti dipahami oleh umat Muslim:

  • Disunnahkan membaca Alquran dalam kondisi suci dari hadas besar maupun kecil. Orang yang ingin membacanya harus berwudhu terlebih dahulu.

  • Mengambil Alquran dengan tangan kanan.

  • Disunnahkan membaca Alquran di tempat yang bersih.

  • Disunnahkan membaca Alquran menghadap kiblat, membaca dengan khusyu dan tenang. Dianjurkan pula menggunakan pakaian yang sopan dan menutup aurat.

  • Ketika membaca Alquran, mulut harus dalam kondisi bersih dan tidak ada sisa makanan.

  • Sebelum membaca disunnahkan mengucapkan kalimat taawudz.

  • Baca Alquran dengan tartil.

  • Baca ayat-ayat Alquran dengan penuh perhatian dan penghayatan.

  • Meresapi tiap ayatnya dan berusaha menerapkannya dalam kehidupan.

  • Membaca Alquran dengan suara bagus dan merdu.

  • Jangan sela pembacaan Alquran dengan mengobrol ataupun bergurau.

Baca juga: Keutamaan dan Besarnya Pahala Membaca Al-quran Setiap Hari

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa keutamaan membaca Alquran?

chevron-down

Mendapatkan pahala, meningkatkan derajat, dan melancarkan rezeki.

Kenapa membaca Alquran perlu wudhu terlebih dahulu?

chevron-down

Agar suci dari hadas kecil dan najis.

Kenapa harus membaca taawudz ketika membaca Alquran?

chevron-down

Agar terhindar dari godaan jin dan setan.