Bubur Tinutuan Makanan Khas Orang Manado, Menu Favorit untuk Sarapan

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bubur Tinutuan merupakan makanan khas salah satu daerah di Indonesia. Tinutuan terbilang menu makanan sehat, karena terbuat dari berbagai macam campuran sayuran dan tidak mengandung daging sama sekali.
Lantas, dari mana asal Bubur Tinutuan sebenarnya? Bubur Tinutuan adalah makanan khas orang Manado. Bubur Tinutuan merupakan menu sarapan favorit orang Manado, sehingga Bubur Tinutuan sering disebut dengan Bubur Manado.
Berdasarkan buku Makanan Tradisional Indonesia karya Murdijati Gardjito dkk (2019: 32), mengenai istilah dalam bahasa Manado, "Tinutuan" berarti semrawut atau campur aduk.
Dikatakan semrawut sebab Bubur Tinutuan terdiri dari berbagai macam sayuran, seperti labu kuning (sambiki), beras, singkong, bayam, kangkung, daun gedi, jagung, dan kemangi.
Penasaran dengan cara penyajian Bubur Tinutuan makanan khas orang Manado? Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.
Cara Penyajian Bubur Tinutuan
Bubur Tinutuan biasanya disajikan untuk sarapan beserta berbagai pelengkap hidangannya. Berbagai macam sayuran direbus dalam sebuah panci, hingga mengental dan berwarna kuning terang.
Kunci kelezatan hidangan ini terletak pada tumisan bawang putih, merica, dan kemangi yang menghasilkan cita rasa gurih alami. Agar hidangan ini semakin lezat, penyajian Bubur Tinutuan dapat ditambahkan dengan ikan cakalang, sambal roa, atau sambal rica-rica.
Pembuatan Bubur Tinutuan tidak begitu sulit, bahkan hidangan ini juga cocok dijadikan sebagai menu makan siang rumahan. Berikut resep Bubur Tinutuan, lengkap dengan bahan-bahan dan cara pembuatannya.
Resep Bubur Tinutuan
Inilah resep Bubur Tinutuan yang dikutip dari buku Sari Resep Asli Bubur Ayam dan Bubur Gurih Indonesia oleh Wahyuni Mulyawati dkk (2005: 54). Resep ini dapat digunakan untuk menyajikan 6-8 porsi Bubur Tinutuan.
Bahan:
200 gram beras
2 liter air
2 batang serai, dimemarkan
4 buah bawang merah, iris tipis
2 buah jagung muda, dipipil
200 gram daun gedi muda
250 gram labu kuning, dipotong-potong persegi
250 gram ubi jalar putih, dikupas dan dipotong-potong persegi
1 ikat daun kemangi
200 gram daun melinjo muda
200 gram daun labu kuning muda
Pelengkap:
Ikan asing goreng
Sambal tomat atau sambal roa
Cara Membuat:
Beras dicuci bersih, kemudian campurkan dengan air, serai, bawang merah, dan garam. Didihkan dan masak hingga setengah matang.
Masukkan jagung, labu, ubi, dan daun kemangi. Teruskan memasak hingga matang.
Lima menit sebelum diangkat, masukkan daun melinjo, daun labu, dan daun gedi. Masak sejenak hingga sayuran layu.
Sajikan dalam keadaan masih panas dengan ditambahkan hidangan pelengkap seperti ikan cakalang dan sambal roa.
(VIO)
