Cara Cek Ijazah Dikti secara Online, Ini Langkah Mudahnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Saat ini, cara cek ijazah Dikti bisa dilakukan secara online melalui situs web SIVIL yang dikembangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIVIL adalah singkatan dari Sistem Verifikasi Ijazah secara Elektronik.
Melalui situs web tersebut, setiap orang bisa melakukan pengecekan ijazah untuk mengetahui apakah miliknya benar-benar asli atau tidak.
Mengutip dari laman situs ijazah.kemdikbud.go.id, pendataan PD-Dikti secara resmi dilakukan mulai 2002/2003. Artinya, ijazah yang terdata pada SIVIL hanyalah yang diterbitkan di atas tahun 2002/2003.
Ketika mengecek ijazah yang terbit di bawah tahun tersebut, kemungkinan tidak akan muncul di SIVIL. Apabila begitu, pengecekan perlu dilakukan secara manual dengan menghubungi perguruan tinggi terkait.
Apa Itu Ijazah?
Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia, ijazah adalah surat tanda tamat belajar. Ijazah juga diartikan sebagai izin yang diberikan oleh guru kepada muridnya untuk mengajarkan ilmu yang diperoleh si murid dari gurunya.
Dengan kata lain, ijazah atau sijil adalah tanda bahwa seseorang telah menyelesaikan studi dan dapat mengamalkan ilmu yang didapatnya selama masa studi.
Sijil biasanya dicetak secara fisik dan berisi data kelulusan disertai tanda tangan pemimpin perguruan tinggi. Sekarang, berkas ini tak hanya berbentuk fisik, melainkan diterbitkan juga secara daring dengan format dokumen digital.
Cara Cek Ijazah Dikti secara Online
Bagi kamu ingin mengetahui cara cek ijazah Dikti secara online melalui laman situs SIVIL, langsung simak langkah-langkahnya berikut ini.
Pertama, buka peramban yang terdapat di perangkat komputer atau ponsel pintar kamu.
Lalu kunjungi laman situs SIVIL. Caranya dengan mengetikkan https://ijazah.kemdikbud.go.id/ di kolom pencarian dan tekan Enter.
Apabila sudah masuk ke laman SIVIL, langsung masukkan data pada kolom isian yang terpampang di layar.
Data yang perlu diisi antara lain nama perguruan tinggi, nomor ijazah, dan angka pengaman.
Saat mengisi kolom nama perguruan tinggi, pastikan untuk mengetiknya dengan benar, lengkap, dan tidak disingkat. Misalnya, apabila mencari ijazah yang diterbitkan Unpad, ketik “Universitas Padjadjaran” pada kolom isian.
Kemudian, ketika mengisi nomor ijazah pastikan untuk mengisinya dengan Nomor Ijazah Nasional, bukan Nomor Seri Ijazah.
Setelah itu isi angka pengaman. Tuliskan jawaban dari pertanyaan yang terdapat pada kolom isian tersebut. Misalnya apabila tertulis pertanyaan “1 + 11 =”, kamu tinggal mengisi 12 pada kolom isiannya.
Jika semua kolom telah diisi dengan data yang benar, selanjutnya tinggal tekan tombol “Verifikasi”.
Apabila ijazah yang dicari terdaftar pada SIVIL, data dari pemilik ijazah tersebut akan terlihat secara lengkap. Informasi yang muncul antara lain nama perguruan tinggi, nama lulusan, nomor mahasiswa lulusan, jenjang pendidikan, program studi, nomor ijazah, dan tanggal lulusnya.
Namun, jika ijazah yang ingin dicari tidak terdaftar di SIVIL, halaman situs akan kembali seperti awal dengan kolom isian yang kosong. Hal ini juga akan terjadi bila kamu salah mengisi data pada kolom isian.
Jadi, pastikan untuk mengecek kembali data yang kamu isi sebelum menekan tombol verifikasi. Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.
(AMP)
