Cara Kerja Panel Listrik Tenaga Surya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Listrik adalah kebutuhan yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Energi listrik menjalankan peralatan rumah tangga, peralatan perkantoran, mesin industri, hingga transportasi.
Energi listrik dapat dihasilkan dari berbagai sumber. Ada sumber yang tidak bisa diperbarui seperti batu bara. Ada pula yang bersumber dari alam, seperti air, angin, dan matahari (surya).
Pembangkit listrik yang memanfaatkan energi surya disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Energi surya sendiri termasuk jenis energi yang terbarukan karena sumbernya yang tak terbatas dan dapat diperbarui dengan proses berkelanjutan.
Sumber energi terbarukan tersebut dianggap sebagai sumber energi ramah lingkungan yang tidak mencemari lingkungan dan tidak memberikan pengaruh terhadap perubahan iklim maupun pemanasan global.
Pembangkit listrik tenaga surya memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan dengan pembangkit listrik yang lain. Berikut beberapa di antaranya dikutip dari buku Energi Surya sebagai Energi Alternatif yang Terbarukan oleh Dr. Eng. Meita Rumbayan, S.T., M.Eng.
Radiasi matahari merupakan sumber energi yang sangat melimpah dan tak terbatas.
Perawatannya mudah.
Tidak menimbulkan polusi udara.
Dirancang bekerja secara otomatis sehingga dapat menjangkau hingga daerah terpencil.
Relatif aman.
Mudah untuk diinstalasi.
Komponen paling utama yang digunakan pada PLTS adalah panel surya, yaitu kumpulan sel surya yang ditata sedemikian rupa supaya efektif dalam menyerap sinar matahari. Lalu, bagaimana cara kerja panel listrik tenaga surya?
Cara Kerja Panel Listrik Tenaga Surya
Panel surya berbentuk lembaran yang terbuat lempengan tembaga hitam yang dilapisi kaca. Panel surya inilah yang berfungsi menyerap energi panas cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi listrik melalui sebuah proses yang dinamakan fotovoltaik.
Cara kerja panel listrik tenaga surya sebenarnya cukup sederhana, yakni dengan memanfaatkan teori cahaya sebagai partikel yang disebut dengan foton.
Berikut cara kerja panel listrik tenaga surya dikutip dari buku Kamu Tahu Energi oleh Okky Ardaya W. dan Yuliandi Kusuma.
Sinar matahari ditangkap lewat sel penangkap sinar surya (solar cell) yang terbuat dari silikon tipis.
Sel terdiri atas dua panel berbentuk bulat yang dileburkan ke dalam larutan kimia.
Ketika cahaya menyinari panel, maka sel akan menghasilkan elektron.
Elektron kemudian mengalir ke larutan kimia di permukaan sel dan menghasilkan arus listrik.
Arus listrik tersebut kemudian dialirkan menggunakan kabel ke berbagai peralatan elektronik.
Panel listrik tenaga surya ini menjadi salah satu solusi terbaik untuk menjaga agar listrik tetap ada dan bisa dimanfaatkan semua orang. Selama matahari masih bersinar, panel surya dapat digunakan kapan saja dan tak terbatas.
Saat ini mulai banyak negara maju yang memanfaatkan panel surya untuk pembangkit tenaga listriknya. Sejumlah panel besar dipasang di suatu tempat dan dirancang agar secara otomatis mengikuti arah sinar matahari.
(ADS)
