Konten dari Pengguna

Cara Mematikan Windows Defender pada Windows 10 secara Permanen

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tampilan Windows Defender. Foto: microsoft.com
zoom-in-whitePerbesar
Tampilan Windows Defender. Foto: microsoft.com

Menerima notifikasi pada layar laptop terkadang menjadi hal yang menjengkelkan. Salah satu pemberitahuan yang sering muncul ialah Windows Defender. Tak mengherankan jika banyak pengguna mencari tahu bagaimana cara mematikan Windows Defender Windows 10 permanen.

Sistem operasi Windows menyediakan berbagai layanan demi kenyamanan dan keamanan para penggunanya. Salah satunya melalui aplikasi Windows Defender. Namun, aplikasi tersebut tidak banyak dimanfaatkan atau justru dimatikan dengan alasan kenyamanan pemakaian.

Sebelum mencari tahu bagaimana cara menonaktifkan Windows Defender, ada baiknya jika kamu menyimak uraian berikut ini.

Windows Defender

Menurut buku Jurus Ampuh Membasmi Virus Komputer oleh Ahmad Yani, Windows Defender adalah aplikasi anti-spyware yang bisa diunduh secara gratis oleh pengguna Windows. Aplikasi ini dapat diperoleh secara langsung melalui laman Microsoft.

Bagi pengguna Windows Vista, aplikasi Windows Defender bersifat built-in atau merupakan bawaan pabrik. Secara umum, aplikasi ini bertugas memproteksi komputer dari serangan spyware melalui dua cara. Pertama, memindai sistem untuk memeriksa adanya perangkat lunak pengintai. Kedua, memantau kemungkinan aktivitas spyware pada komputer atau laptop.

Manfaat Penggunaan Windows Defender

Menurut Yani melalui sumber yang sama, integrasi antara sistem operasi Windows dengan Windows Defender membawa manfaat sebagai berikut:

1. Proses mengembangkan satu pintu

Hal ini terjadi karena update signature berlangsung dan berintegrasi dengan Windows Update atau Automatic Update.

2. Pemantauan status terintegrasi dengan Security Center

Kondisi ini menjadikan pengguna memiliki single dashboard yang berisi status proteksi PC dan berbagai fitur proteksi lainnya.

3. Pengingat otomatis

Windows Defender juga berfungsi sebagai pengingat otomatis apabila terdapat pemutakhiran yang harus dilakukan. Biasanya Windows Defender akan mengingatkan pengguna untuk memindai komputer atau laptop pada kurun waktu tertentu.

Ilustrasi Cara Mematikan Windows Defender secara Permanen. Foto: Pixabay

Cara Mematikan Windows Defender secara Permanen

Melansir dari laman support.microsoft.com, Windows menyajikan opsi bagi para penggunanya untuk menonaktifkan Windows Defender untuk sementara waktu maupun secara permanen.

Berikut cara mematikan Windows Defender pada Windows 10 secara permanen:

  1. Klik ‘Start’, kemudian ketik ‘gpedit.msc’ pada fitur pencarian untuk membuka ‘Local Group Policy Editor’.

  2. Kemudian pilih ‘Computer Configuration’.

  3. Setelah itu klik ‘Administrative Templates’.

  4. Lalu, pilih ‘Windows Components’.

  5. Selanjutnya pilih ‘Microsoft Defender Antivirus’. Klik dua kali pada menu ‘Turn off Microsoft Defender Antivirus’.

  6. Pindahkan opsi ‘Enable’ menjadi ‘Disable’.

  7. Kemudian klik ‘Apply’ dan ‘OK’.

  8. Selanjutnya lakukan restart pada laptop atau komputer kamu.

Setelah proses restart selesai, Windows Defender akan mati secara permanen. Kamu bisa mengaktifkannya kembali dengan mengubah opsi ‘Disable’ menjadi ‘Enable pada menu ‘Turn off Microsoft Defender Antivirus’.

Itulah cara mematikan Windows Defender pada Windows 10 secara permanen. Perlu diingat bahwa menonaktifkan proteksi antivirus termasuk Windows Defender, komputer atau laptop akan rentan mengalami berbagai ancaman. Selamat mencoba!

(ANM)