Konten dari Pengguna

Cara Membuat Personal Statement Beasiswa beserta Contohnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara membuat personal statement beasiswa. Foto: Unsplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara membuat personal statement beasiswa. Foto: Unsplash.

Menulis personal statement beasiswa merupakan salah satu tahap yang harus dilewati para pelajar atau mahasiswa saat mendaftar bantuan biaya pendidikan. Personal statement atau pernyataan pribadi kerap digunakan dalam proses seleksi beasiswa.

Menurut Erny Murniasih dalam Buku Pintar Beasiswa, personal statement adalah esai singkat yang berisi latar belakang, motivasi, tujuan, dan alasan mengapa peserta layak untuk mendapatkan beasiswa.

Umumnya personal statement ditulis dalam 500 - 1400 kata dengan gaya penulisan yang santai namun tetap sesuai dengan kaidah bahasa baku. Selain itu, personal statement harus meyakinkan dan mampu membuat pemberi beasiswa tertarik tertarik untuk membaca hingga akhir.

Cara Membuat Personal Statement Beasiswa

Ilustrasi cara membuat personal statement beasiswa. Foto: Unsplash.

Bagi yang hendak mendaftar beasiswa, berikut beberapa tips membuat personal statement yang dapat dijadikan panduan.

1.Tulis secara singkat dan jelas

Buat esai yang singkat dan jelas. Meskipun personal statement dapat menjadi media untuk memperkenalkan diri, bukan berarti pelamar bisa curhat tentang hal-hal pribadi.

2. Buat judul dan pembuka yang relevan

Judul esai yang relevan dapat membuat pemberi beasiswa fokus membaca esai hingga akhir. Gunakan kalimat yang ringkas dan permainan kata pada judul untuk membuatnya lebih menarik.

Dengan mencantumkan judul esai yang relevan, peserta akan lebih mudah menulis paragraf pembuka yang menarik sekaligus persuasif, sehingga meningkatkan peluang memenangkan beasiswa.

3. Ceritakan pengalaman yang relevan

Personal statement yang kuat harus bisa menunjukkan bahwa peserta beasiswa telah belajar dari pengalaman dan pencapaian mereka di masa lalu. Idealnya, penulis harus mampu menunjukkan pandangan dan tujuannya di masa depan.

4. Koreksi ejaan

Periksa kembali personal statement yang telah dibuat. Baca esai beberapa kali dari awal hingga akhir, berikan perhatian ekstra pada ejaan, tata bahasa, tanda baca, huruf kapital, dan struktur kalimat.

Sebelum dikirim, minta orang lain membacanya untuk mendapatkan perspektif baru dan membantu menangkap hal-hal yang terlewat selama proses membaca.

Contoh Personal Statement untuk Beasiswa

Ilustrasi cara membuat personal statemaent beasiswa. Foto: Unsplash.

Dikutip dari laman College Essay Guy, berikut adalah contoh personal statement yang diterjemahkan dan dimodifikasi.

Millennium Gates Last Dollar Scholarship oleh Famyrah Lafortune

Petunjuk penulisan: “Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang dapat Anda gunakan untuk mengubah dunia.” - Nelson Mandela. Jelaskan perubahan yang ingin Anda lakukan di dunia. Ceritakan kepada kami rencana Anda untuk melakukan perubahan tersebut, dan hambatan apa saja yang mungkin Anda hadapi selama proses tersebut. * (Tidak lebih dari 400 kata).

Tidak ada yang lebih penting bagi saya selain mengakhiri ketidaksetaraan dan diskriminasi rasial di Amerika. Saya tidak ingin adik-adik saya menghadapi diskriminasi yang terus dihadapi oleh orang kulit hitam di masyarakat kita saat ini.

Setelah memenangkan perjuangan kita menuju kebebasan dan memprovokasi pengesahan Undang-Undang Hak Sipil tahun 1964, mengapa remaja kulit hitam menghadapi tingkat kemiskinan yang lebih tinggi dibandingkan remaja kulit putih dan masih empat kali lebih besar kemungkinannya untuk dipenjara?

“Itu sudah lama sekali. Anda benar-benar harus mengatasinya,” kata rekan-rekan kulit putih saya ketika mengacu pada kesenjangan ras. Saat saya duduk di kelas 7, setelah memenangkan kompetisi Spelling Bee di Akademi Nazareth, teman sekelas kulit putih saya menyatakan dengan sangat terkejut, “Kamu tahu… ketika aku pertama kali melihatmu, aku tidak mengira kamu akan menjadi pemenang. "

Saya berharap dapat berkontribusi untuk mengakhiri diskriminasi rasial dengan memanfaatkan interkonektivitas kita saat ini dan menjalankan kampanye media sosial bertajuk #It'sNotOver. #It'sNotOver bertujuan untuk menentang kesalahpahaman yang tersebar luas bahwa, karena ketidaksetaraan rasial dilarang secara hukum, secara de facto ketidaksetaraan rasial tidak lagi terjadi di masyarakat kita.

Pemilihan presiden baru-baru ini mungkin telah menghidupkan 'Amerika yang Terpecah', namun hal ini juga mengungkap betapa berpengaruhnya media sosial. Dengan meningkatkan kesadaran akan kesenjangan ras yang terjadi di mana-mana, saya mungkin akan mendorong gelombang perubahan baru di negara kita seperti yang terjadi pada gerakan Time's Up saat ini. Selain itu, jika saya dapat mengakses pengaruh selebritas dalam kampanye #It'sNotOver saya, seperti Time's Up, saya mungkin juga dapat menarik perhatian jutaan orang dan menginspirasi tindakan melawan masalah ini di seluruh dunia.

Saya tahu bahwa media sosial hanya bisa berbuat banyak dalam mengatasi masalah ini karena tidak semua orang mampu mendapatkan kemewahan akses internet. Namun, saya berharap kampanye saya dapat menginspirasi semua orang yang memiliki akses untuk melakukan perubahan dengan terinspirasi oleh fakta bahwa kita bersatu secara global dalam isu ini.

Meskipun saya mengharapkan tanggapan negatif dan kritik dari orang-orang yang tidak percaya bahwa masalah ini ada atau tidak percaya pada tujuan kita, saya bersedia menghadapinya jika itu berarti masyarakat kita secara keseluruhan dapat tumbuh untuk menerima perbedaan satu sama lain.

Itulah tips membuat personal statement beasiswa beserta contohnya yang dapat menjadi referensi. Semoga informasinya bermanfaat.

(GLW)