Cara Membuat Topi Kerucut dari Karton untuk Tugas MPLS

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara membuat topi kerucut dari karton wajib diketahui siswa baru yang mengikuti MPLS. Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS adalah kegiatan orientasi siswa yang bertujuan untuk memperkenalkan semua hal yang berhubungan dengan sekolah pada siswa baru.
Topi kerucut sendiri biasanya menjadi salah satu atribut yang dikenakan siswa baru selama MPLS. Topi kerucut yang juga dikenal dengan sebutan topi badut merupakan penutup kepala yang terbuat dari macam-macam kertas.
Bagaimana Cara Membuat Topi Kerucut dari Karton?
Membuat topi kerucut dari karton tidaklah sulit. Mengutip buku Membuat Kerajinan Tangan Sendiri karya Ahmad Said, dalam pembuatan topi kerucut, bahan yang dibutuhkan hanya kertas karton baik baru maupun bekas, gunting, lem, alat tulis, dan beberapa kertas warna untuk dekorasi. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat topi kerucut dari karton.
Ambil selembar kertas karton dengan pilihan warna sesuai keinginan.
Kemudian, buat gambar setengah lingkaran pada kertas tersebut sesuai dengan ukuran kepala.
Setelah gambar setengah lingkaran selesai, potong kertas mengikuti garis setengah lingkaran dengan menggunakan gunting.
Gulung potongan kertas tersebut hingga membentuk kerucut. Setelah itu rekatkan kedua sisi kertas karton menggunakan lem.
Kini, siapkan kertas warna yang dipotong seperti rumbai-rumbai sebagai dekorasi. Tempelkan kertas tersebut di bagian bawah topi kerucut untuk mempercantik tampilannya.
Pita berwarna juga bisa dipasangkan untuk dililitkan ke topi kerucut. Caranya, buat bolongan di sisi kanan dan kiri topi kerucut.
Kemudian, masukkan pita berwarna sesuai ukuran wajah agar topi tidak sempit ataupun terlalu besar. Ketika ukuran sudah dirasa pas, ikat ujung kedua pita tersebut di setiap lubang topi kerucut.
Baca Juga: Cara Membuat Name Tag MPLS yang Kreatif
Manfaat Kerajinan Tangan bagi Siswa
Tugas kerajinan tangan dalam kegiatan MPLS ini memiliki manfaat bagi perkembangan siswa. Pada dasarnya, kerajinan tangan sendiri dapat membantu kreativitas hingga perkembangan otak seseorang. Mengutip laman Fiesta Crafts, berikut ini manfaat kerajinan tangan bagi anak-anak dan remaja.
1. Melatih kemampuan motorik
Kerajinan tangan dapat membantu siswa mengembangkan keterampilan motorik mereka dengan memanfaatkan otot-otot kecil pada tangan dan jari. Pengembangan motorik sangat penting bagi anak dan remaja karena dapat mendukung kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari seperti membaca dan menulis dengan koordinasi tangan dan mata yang seimbang.
2. Menumbuhkan rasa percaya diri
Kerajinan tangan dapat membantu siswa mengekspresikan diri dan kreativitas mereka. Hal itu menumbuhkan kepercayaan diri karena siswa diberikan kesempatan untuk menciptakan sebuah karya dari hasil pemikirannya sendiri.
Baca Juga: Pengertian dan Ide Ice Breaking dalam MPLS
3. Melatih cara memecahkan masalah
Kerajinan tangan membantu siswa belajar cara memecahkan masalah karena kegiatan ini menuntut siswa untuk berpikir di luar zona nyaman dan menemukan cara baru untuk menyelesaikan tugas. Kerajinan tangan adalah cara belajar memecahkan masalah yang efektif dan menyenangkan.
4. Membangun imajinasi
Kerajinan tangan memberikan kesempatan siswa untuk berkreasi menggunakan imajinasi mereka. Kegiatan kesenian ini melatih siswa berimajinasi dan memunculkan ide serta solusi baru yang kreatif untuk menyelesaikan masalah sehari-hari.
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu MPLS?

Apa itu MPLS?
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah atau MPLS adalah kegiatan orientasi siswa yang bertujuan untuk memperkenalkan semua hal yang berhubungan dengan sekolah pada siswa baru.
Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat topi kerucut?

Bahan apa saja yang dibutuhkan untuk membuat topi kerucut?
Bahan yang dibutuhkan untuk membuat topi kerucut adalah kertas karton baik baru maupun bekas, gunting, lem, alat tulis, dan beberapa kertas warna untuk dekorasi.
Mengapa pengembangan motorik penting bagi anak?

Mengapa pengembangan motorik penting bagi anak?
Pengembangan motorik sangat penting bagi anak dan remaja karena dapat mendukung kemampuan melakukan aktivitas sehari-hari seperti membaca dan menulis dengan koordinasi tangan dan mata yang seimbang.
