Konten dari Pengguna

Cara Memisahkan Campuran: Filtrasi hingga Sentrifugasi

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Zat campuran adalah zat yang terdiri dari dua zat atau lebih. Sumber: Unsplash.com
zoom-in-whitePerbesar
Zat campuran adalah zat yang terdiri dari dua zat atau lebih. Sumber: Unsplash.com

Dalam ilmu kimia, terdapat istilah zat campuran yang memiliki artian sebagai suatu materi yang tersusun atas dua atau lebih zat dengan komposisi tidak tetap dan memiliki sifat-sifat zat awalnya.

Untuk dapat memisahkan zat-zat yang telah tercampur, dibutuhkan sebuah teknik yang dikenal dengan sebutan teknik pemisahan campuran.

Dalam teknik pemisahan campuran, terdapat beragam metode atau cara untuk memisahkan zat. Teknik ini bisa dimanfaatkan oleh manusia untuk dapat memenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Lantas, apa saja cara memisahkan campuran zat tersebut? Berikut penjelasan lengkapnya.

Prinsip Dasar Pemisahan Campuran

Melansir dari buku Ilmu Pengetahuan Alam: Kimia yang disusun oleh Tim GTK DIKDAS, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan yang menjadi prinsip-prinsip dasar dalam proses pemisahan campuran, di antaranya:

1. Ukuran Partikel

Ukuran dari sebuah partikel dapat menentukan metode apa yang akan digunakan untuk proses pemisahan zat campuran.

Apabila ukuran partikel zat yang akan dipisahkan berbeda dengan zat pencampur, maka campuran dapat dipisahkan dengan metode filtrasi (penyaringan).

Dalam memisahkan zat kimia campuran, ada hal-hal yang harus diperhatikan, yaitu ukuran partikel penyusun, titik diidih, dan pengendapan. Sumber: Unsplash.com

2. Titik Didih

Titik didih yang dimiliki sebuah zat juga perlu diperhatikan agar dapat memilih metode yang pas untuk memisahkan zat tersebut dari campurannya.

Contohnya, bila antara zat yang ingin dipisahkan dari zat pencampur memiliki titik didih yang jauh berbeda, zat tersebut dipisahkan dengan metode destilasi.

3. Pengendapan

Suatu zat akan memiliki kecepatan mengendap yang berbeda dalam suatu campuran atau larutan tertentu. Zat-zat dengan berat jenis yang lebih besar daripada pelarutnya akan segera mengendap.

Cara Memisahkan Campuran

Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada berbagai metode atau cara yang dapat memisahkan suatu zat dari campurannya. Metode tersebut bisa digunakan manusia untuk kebutuhan sehari-hari, seperti penyaringan yang berfungsi untuk pengolahan air bersih.

Berikut cara-cara memisahkan zat campuran, yakni:

Teknik pemisahan zat campuran dapat dimanfaatkan oleh manusia. Contohnya proses filtrasi air. Sumber: Unsplash.com
  • Filtrasi atau penyaringan merupakan metode pemisahan untuk memisahkan zat padat dari cairannya dengan menggunakan alat berupa penyaring.

  • Sublimasi merupakan metode pemisahan campuran yang didasarkan pada campuran, yang mana adalah satu komponen dapat menyublim, sedangkan komponen yang lain tidak dapat menyublim.

  • Kristalisasi merupakan metode pemisahan untuk memperoleh zat padat yang terlarut dalam suatu larutan.

  • Destilasi merupakan metode pemisahan campuran berdasarkan perbedaan titik didih komponen-komponen dalam campuran tersebut.

  • Ekstraksi merupakan metode pemisahan dengan melarutkan bahan campuran dalam pelarut yang sesuai.

  • Kromatografi merupakan suatu metode pemisahan berdasarkan perbedaan pola pergerakan antara fase gerak dan fase diam untuk memisahkan komponen (berupa molekul) yang berada pada larutan.

  • Sentrifugasi adalah teknik pemisahan yang memanfaatkan gaya sentrifugal yang diberikan pada partikel-partikel dalam campuran sehingga lama kelamaan partikel yang massa jenisnya lebih besar akan mengendap.

(SAI)