Cara Menggunakan Tensi Digital yang Benar dan Akurat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menggunakan tensi digital untuk mengukur tekanan darah sangat mudah dilakukan, bahkan untuk orang awam sekalipun. Tensi digital merupakan salah satu jenis alat ukur tekanan darah yang biasanya digunakan.
Tekanan darah umumnya diukur menggunakan alat ukur tensi atau tekanan darah yang disebut tensimeter. Ada dua jenis tensimeter yang digunakan untuk mengukur tekanan darah, yaitu tensimeter air raksa dan tensimeter digital.
Mengutip Sehat Tanpa Dokter oleh Romy Aditya (2016: 46), tekanan darah adalah tenaga yang dikeluarkan oleh darah untuk dapat mengalir melalui pembuluh darah. Satuan yang digunakan dalam pengukuran tekanan darah dinyatakan dengan mmHg.
Tekanan darah merupakan salah satu tanda vital penting pada tubuh selain denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh. Tanda vital ini umumnya mencerminkan kesehatan seseorang.
Tekanan darah setiap orang bervariasi secara alami dan dipengaruhi oleh aktivitas fisik. Tekanan darah akan menjadi lebih tinggi saat melakukan aktivitas dan lebih rendah ketika beristirahat.
Ada dua parameter fisika dalam pengukuran tekanan darah, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan darah dalam pembuluh saat jantung memompa darah ke pembuluh nadi, sedangkan diastolik adalah tekanan darah saat jantung menarik darah dari pembuluh arteri atau vena menuju jantung.
Saat ini, pengukuran tekanan darah dapat dilakukan secara mudah tanpa perlu pelatihan khusus dengan tensimeter digital di rumah masing-masing. Untuk mengetahui cara menggunakan tensimeter digital, simak selengkapnya di bawah ini.
Cara Menggunakan Alat Tensi Darah Digital
Tensimeter digital merupakan alat pengukuran tekanan darah yang modern dan akurat. Penggunaan alat ini dianjurkan untuk memantau tekanan darah sehari-hari secara praktis dari rumah.
Salah satu alasan pentingnya pengecekan tekanan darah di rumah adalah membantu menghindari risiko terjadi hipertensi dan hipotensi. Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah penyakit di mana tekanan darah meningkat melebihi batas normal, yaitu di atas 140/90 mmHg.
Sementara itu, hipotensi atau tekanan darah rendah adalah penyakit ketika tekanan darah di bawah batas normal. Seseorang dapat dikatakan hipotensi apabila memiliki tekanan darah di bawah 100/80 mmHg.
Sebelum melakukan pengukuran tekanan darah dengan tensimeter digital, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:
Gunakan tensimeter digital yang memenuhi standar nasional/internasional, misalnya lolos validasi dari British Hypertension Society (BHS) dan Badan Standardisasi Nasional (BSN).
Hindari aktivitas fisik, seperti olahraga, merokok, dan makan, minimal 30 menit sebelum pengukuran tekanan darah.
Duduk beristirahat setidaknya 5-15 menit sebelum pengukuran.
Hindari melakukan pengukuran dalam kondisi stres. Pengukuran sebaiknya dilakukan dalam ruangan yang tenang dan dengan posisi duduk.
Adapun cara menggunakan tensi meter digital adalah sebagai berikut.
Siapkan tensimeter digital dan manset.
Pastikan duduk dengan posisi kaki tidak menyilang dan kedua telapak kaki menapak pada lantai.
Singsingkan pakaian yang menutupi lengan kanan hingga sekitar 2 sentimeter di atas garis siku.
Pastikan lengan tidak terjerat oleh lengan pakaian yang telah disingsingkan sebelumnya.
Gunakan manset pada lengan atas. Acuan posisinya adalah bagian bawah manset berada 2 sentimeter di atas siku dan ujung selang manset berada di tengah lengan.
Pastikan selang antara manset dan alat tensimeter tidak tertindih atau terjepit.
Kencangkan maset dengan tekanan sedang, yakni tidak terlalu longgar dan juga tidak terlalu erat.
Posisikan alat pengukur tekanan darah sebisa mungkin sejajar dengan dada kiri (posisi jantung).
Selama proses pengukuran tekanan darah dianjurkan untuk tetap tenang.
Pastikan lengan telah diposisikan dengan benar dan telapak tangan dalam keadaan terbuka secara rileks (tidak menggenggam).
Pastikan selang yang terdapat pada alat pengukur tekanan darah dalam keadaan lurus, bebas dari tekanan maupun lekukan.
Tekan tombol "Start/Stop" untuk mengaktifkan alat pengukur tekanan darah.
Biarkan alat pengukur tekanan darah melakukan proses pengukuran tekanan darah hingga seluruh parameter yang ingin diukur (tekanan darah sistolik dan diastolik) terbaca pada monitor.
Pastikan untuk tetap rileks dan tidak bicara selama proses pengukuran tekanan darah.
Hasil akan terlihat di layar monitor tensimeter digital.
Lakukan pengukuran 2 kali dengan jeda 1-2 menit.
Apabila hasil pengukuran satu dan kedua terdapat selisih lebih dari 10 mmHg, ulangi pengukuran ketiga setelah istirahat selama 10 menit dengan melepaskan manset pada lengan.
Setelah pengukuran selesai, manset akan mengempis kembali.
Tekan "Start/Stop" untuk mematikan alat. Jika lupa mematikan alat, biasanya alat akan mati dengan sendirinya dalam 5 menit.
Untuk membandingkan hasil tekanan darah yang sudah diukur, berikut penilaian hasil pengukuran tekanan darah sesuai klasifikasinya.
120/80 mmHg: Normal
120-139/80-90 mmHg: Prehipertensi
140-150/90-99 mmHg: Hipertensi derajat 1
160/100 mmHg: Hipertensi derajat 2
Jika hasil tensi terlalu rendah atau tinggi melebihi batas normal, segera konsultasi ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Cara Menggunakan Tensi Digital Pergelangan Tangan
Selain tensimeter digital yang dililitkan di lengan atas, ada pula alat tensi digital yang digunakan di pergelangan tangan. Alat ini umumnya berfungsi untuk mengetahui detak jantung dan tekanan darah.
Sebagai catatan, pengukuran tekanan darah yang baik dilakukan dengan mengukur tekanan darah pada lengan atas di atas siku. Hal ini karena baik dalam posisi berbaring maupun duduk, lengan atas berada kurang lebih satu tingkat atau setinggi jantung.
Menurut American Heart Association, pengukuran tekanan darah dengan tensimeter digital pada pergelangan tangan dapat menghasilkan tekanan darah yang kurang akurat karena letak pergelangan tangan yang tidak sama tinggi dengan jantung.
Meskipun demikian, sebagian orang memilih untuk menggunakan tensimeter digital jenis ini karena penggunaannya lebih praktis.
Cara menggunakan alat tensi digital ini sangat mudah. Cukup pasangkan alat di pergelangan tangan dan nyalakan alatnya. Tunggu dalam beberapa saat hingga hasilnya keluar.
Adapun cara kerja alat ini pada pergelangan tangan adalah dengan membaca tekanan darah secara perlahan hingga muncul hasil akhir pada layar monitor.
Jangan lupa untuk melakukan pengukuran tekanan darah setidaknya 2-3 kali untuk memastikan hasil pengukuran lebih akurat.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apakah akurat tensi digital?

Apakah akurat tensi digital?
Tensimeter digital merupakan alat pengukuran tekanan darah yang modern dan akurat.
Tensi digital mengukur apa saja?

Tensi digital mengukur apa saja?
Ada dua parameter fisika dalam pengukuran tekanan darah, yaitu tekanan sistolik dan diastolik. Sistolik adalah tekanan darah dalam pembuluh saat jantung memompa darah ke pembuluh nadi, sedangkan diastolik adalah tekanan darah saat jantung menarik darah dari pembuluh arteri atau vena menuju jantung.
Langkah-langkah menggunakan alat tensimeter?

Langkah-langkah menggunakan alat tensimeter?
Cara menggunakan alat tensi digital pergelangan tangan sangat mudah. Cukup pasangkan alat di pergelangan tangan dan nyalakan alatnya. Tunggu dalam beberapa saat hingga hasilnya keluar.
