Cara Menggunakan Tespek OneMed Agar Hasil Akurat

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara menggunakan tespek OneMed pada dasarnya sama dengan menggunakan test pack merek lainnya. Alat uji kehamilan ini diketahui memiliki tingkat keakuratan mencapai 99 persen bila digunakan dengan benar.
Calon ibu yang sedang menanti kehadiran buah hati dapat melakukan tes kehamilan secara mandiri menggunakan test pack di rumah. Saat ini sudah banyak sekali merek alat uji kehamilan yang beredar di pasaran, salah satunya Ondemed. Kamu bisa membelinya secara langsung maupun di toko daring.
Agar hasilnya akurat, gunakan test pack OneMed sesuai ketentuan pemakaiannya. Lantas, apakah kamu sudah mengetahui cara menggunakan tespek OneMed dengan benar? Jika belum, simak langkah-langkahnya berikut ini, dikutip dari laman resmi Onemed.
Cara Menggunakan Tespek OneMed
Cara Menggunakan Tespek OneMed
Berikut cara menggunakan alat uji kehamilan OneMed:
1. Siapkan wadah penampung urine
Pertama, sediakan wadah bersih untuk menampung urine.
2. Tampung air seni di wadah
Selanjutnya, tampung urine ke dalam wadah tersebut.
3. Celupkan test pack OneMed
Lalu, celupkan test pack OneMed setrip ke dalam wadah yang berisi urine selama 30 detik. Jangan melebihi batas maksimum yang tertera di setrip.
4. Diamkan beberapa saat
Setelah 30 detik, angkat setrip dan diamkan selama 1-3 menit.
5. Baca hasilnya
Kemudian baca hasil yang tertera pada setrip.
6. Selesai
Jika yang muncul adalah satu garis berwarna merah muda hingga merah artinya negatif atau tidak hamil. Sementara itu, jika yang muncul adalah dua garis, hal itu menandakan positif atau hamil.
Itu dia cara menggunakan tespek OneMed dengan benar. Untuk melakukan uji kehamilan dengan test pack OneMed, kamu disarankan memakainya minimal tujuh hari setelah berhubungan intim.
Hal yang Perlu di Perhatikan Saat Menggunakan Test Pack
Bagi wanita yang pertama kali memakai alat tes kehamilan, berikut hal-hal yang perlu diperhatikan, dikutip dari buku 40 Minggu Resep Sehat Hamilmu! karya Astrid Savitri.
Perhatikan tanggal kedaluwarsa test pack. Jika melampaui tanggal biasanya alat tidak memberikan hasil akurat untuk mendeteksi kehamilan.
Pilihlah alat uji kehamilan yang membutuhkan sedikit kadar hCG. Untuk mengetahui hal ini kamu dapat berkonsultasi ke apoteker di tempat membeli test pack.
Beli test pack sesuai kebutuhan. Adua jenis alat uji kehamilan, yaitu kompak atau memiliki penampung urine dan bentuk setrip yang dicelupkan ke wadah berisi urine.
Pastikan kamu telah membaca petunjuk penggunaan test pack. Apalagi jika ini adalah kali pertama kamu menggunakannya.
Disarankan untuk melakukan uji kehamilan pada pagi hari. Hal itu agar hormon hCG lebih mudah terdeteksi.
Sebelum melakukan pengujian, sebaiknya jangan minum terlalu banyak. Urine yang terlalu cair bisa memengaruhi keakuratan hasil uji kehamilan.
Setelah terkena urine, diamkan test pack sesuai petunjuk sampai hasil pengujian benar-benar muncul. Hal itu membutuhkan waktu 1-3 menit sampai hasilnya muncul dengan jelas.
Jika hasil test pack menunjukkan negatif, kamu bisa melakukan pengujian ulang satu minggu setelah pemeriksaan pertama. Jika hasilnya positif, segera periksakan diri ke dokter kandungan guna mempersiapkan kehamilan.
(ZHR)
