Cara Menghitung Nilai Rapor untuk Masuk SMA bagi Peserta Didik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Nilai rata-rata rapor menjadi salah satu syarat pendaftaran SMA/SMK. Maka, cara menghitung nilai rapor untuk masuk SMA penting untuk diketahui peserta didik SMP yang baru lulus.
Dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini, nilai gabungan rapor menjadi salah satu syarat utama masuk SMA pilihan. Nilai gabungan dapat dihitung menggunakan Excel agar lebih mudah bagi siswa.
Bagaimana Cara Menghitung Nilai Rapor untuk Masuk SMA?
Mengutip laman SMAN 1 Sedayu, nilai gabungan rapor adalah jumlah rata-rata hasil perhitungan nilai mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Nilai ini dihitung dari rerata rapor semester pertama hingga semester lima.
Rerata nilai rapor diberikan bobot 40 persen. Kemudian, hasil nilai ditambahkan dengan jumlah nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) yang diberikan bobot 55 persen.
Setelah itu, ditambahkan lagi dengan nilai akreditasi sekolah yang dikalikan empat dan diberikan bobot lima persen. Menghitung nilai rapor bisa dilakukan dengan rumus "Nilai Gabungan = (Jumlah Rerata Nilai Rapor x 40%) + (Jumlah Nilai ASPD x 55%) + (Nilai Akreditasi Sekolah x 4 x 5%)."
Baca Juga: Pengertian dan Fungsi Surat Keterangan Nilai Rapor
Rerata nilai rapor sendiri bisa dihitung dengan cara menjumlahkan rerata setiap semester dengan rumus "JNM (Jumlah Nilai Mata Pelajaran) = Nilai Bahasa Indonesia + nilai Bahasa Inggris + nilai Matematika + nilai Ilmu Pengetahuan Alam."
Jika sudah mendapatkan hasil nilai per semester, siswa baru bisa menghitung nilai rerata rapor. Rumus nilai rerata rapor adalah "Nilai Rerata Rapor = (JNM semester 1 + JNM semester 2 + JNM semester 3 + JNM semester 4 + JNM semester 5) dibagi (:) 5 (lima semester)."
Contoh Cara Menghitung Nilai Rapor Gabungan
Diketahui, berikut ini penjabaran nilai keempat pelajaran utama seorang siswa SMP/MTs.
Semester 1: Matematika 50 + Bahasa Indonesia 80 + Bahasa Inggris 90 + IPA 78 = 298.
Semester 2: Matematika 30 + Bahasa Indonesia 82 + Bahasa Inggris 88 + IPA 76 = 276.
Semester 3: Matematika 70 + Bahasa Indonesia 34 + Bahasa Inggris 98 + IPA 98 = 300.
Semester 4: Matematika 100 + Bahasa Indonesia 35 + Bahasa Inggris 67 + IPA 87 = 289.
Semester 5: Matematika 90 + Bahasa Indonesia 70 + Bahasa Inggris 90 + IPA 50 = 300.
Jumlah seluruh nilai rapor yang dibagi lima (5) semester adalah 292,5. Kemudian, hasil nilai rerata rapor tersebut yang dikalikan bobot 40 persen adalah 117,04.
Diketahui, jumlah nilai Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) adalah 280. Hasil nilai ASPD yang dikalikan bobot 55 persen adalah 154.
Baca Juga: Cara Mencari Nilai Rata-rata Rapor dengan Rumus Matematika
Diketahui, jumlah nilai Akreditasi Sekolah Asal adalah 91. Hasil nilai Akreditasi Sekolah Asal yang dikalikan empat (4) dan dikalikan bobot lima (5) persen adalah 18,2.
Kemudian, hitung Nilai Gabungan = (117,04 + 154 + 18,2) + Nilai Prestasi (10). Dari hitungan tersebut, diketahui nilai rapor gabungan seorang siswa SMP/MTs adalah 299,24.
(ALS)
Frequently Asked Question Section
Apa itu nilai gabungan?

Apa itu nilai gabungan?
Nilai gabungan adalah jumlah rata-rata nilai hasil perhitungan rapor mata pelajaran Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).
Apa rumus menghitung nilai gabungan rapor?

Apa rumus menghitung nilai gabungan rapor?
Nilai gabungan = (Jumlah Rerata Nilai Rapor x 40%) + (Jumlah Nilai ASPD x 55%) + (Nilai Akreditasi Sekolah x 4 x 5%)
Apa rumus nilai rerata rapor SMP?

Apa rumus nilai rerata rapor SMP?
Nilai Rerata Rapor = (JNM semester 1 + JNM semester 2 + JNM semester 3 + JNM semester 4 + JNM semester 5) dibagi (:) 5 (lima semester).
