Konten dari Pengguna

Cara Mengobati Bisul dengan Bahan Alami agar Cepat Kempes

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi pemeriksaan kulit. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi pemeriksaan kulit. Foto: Shutterstock

Bebagai bahan alami bisa digunakan sebagai cara mengobati bisul agar cepat kempes. Bisul adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada kulit. Umumnya, barah ditandai dengan munculnya benjolan berwarna kemerahan pada kulit. Bagian yang bengkak tersebut akan membesar bahkan mengeluarkan bintik nanah.

Penyakit Bisul pada Kulit

Menurut Jurnal Farmasi Sandi Karsa Volume 5 Nomor 2 yang ditulis Sainal Edi Kamal dkk., bisul (furunkel) adalah infeksi kulit yang disebabkan bakteri jamur atau bakteri Staphylococcus aureus. Bisul juga dapat diartikan sebagai infeksi lokal pada kulit dalam.

Penyakit ini bisa menyerang siapa saja, baik bayi, anak-anak, sampai orang dewasa. Barah dapat menyerang hampir semua bagian tubuh, terutama pada bagian lipatan seperti ketiak dan bokong yang memungkinkan sering terjadi gesekan.

Penyebab Bisul

Dalam jurnal yang ditulis Sainal Edi Kamal dkk., makanan dan minuman adalah faktor utama dari penyakit bisul. Penyakit ini terjadi akibat bakteri yang masuk pada tubuh melalui makanan dan menimbulkan darah menjadi kotor, sehingga terjadilah infeksi.

Bisul juga dikategorikan sebagai penyakit menular, yaitu melalui kuman yang menempel pada tangan setelah menggaruk bagian kulit yang terkena bisul.

Ilustrasi bisul pada kulit. Foto: Pixabay

Cara Mengobati Bisul agar Cepat Kempes

Berikut empat bahan alami yang dipercaya untuk digunakan sebagai cara mengobati bisul agar cepat kempes, menyadur dari Jurnal Penelitian Humaniora Volume 21 Nomor 2 yang ditulis Hesti Mulyani.

1. Daun Asam Jawa

Daun asam jawa atau Tamarindus indica bisa bermanfaat sebagai obat bisul, koreng, campak, demam, asma, batuk kering, sakit panas, sakit perut, dan bengkak disengat lipan atau lebah. Daun ini mengandung stexin, iovitexin, dan isoorietin.

Selain itu, daun asam jawa juga dapat digunakan sebagai antiseptik, penghilang mual, penambah nafsu makan, dan penghilang rasa sakit.

2. Daun Waru

Daun waru juga mengandung saponin, lavonoid, dan fenol. Daun tersebut berkhasiat untuk mengobati bisul dan amandel, mengurangi radang dan diare, sebagai anti-toksik, mengeluarkan dahak, sebagai obat diare atau mencret, menyuburkan rambut, dan mendorong pengeluaran air seni.

3. Buah Klabet

Buah klabet dapat digunakan sebagai obat bisul (obat luar), obat asma, batuk, haid tidak teratur, pencernaan tidak baik, radang lambung, sakit kerongkongan, wasir, rambut rontok (obat luar), reumatik atau nyeri otot (obat luar), dan pelembut kulit.

4. Kedaung

Kedaung atau Parkia timoriana berfungsi sebagai bahan pengobatan tradisional. Bagian bijinya dimanfaatkan karena memiliki kandungan saponin dan lavonoid. Khasiat dari biji kedaung adalah sebagai anti-bakteri dan dimanfaatkan sebagai obat untuk sakit disentri.

Biji kedaung juga berguna untuk mengobati infeksi kulit, cacingan, bisul, dan sakit perut (kembung, mulas, atau nyeri perut). Jika bijinya direndam, dapat berkhasiat untuk pengobatan sakit telinga.

(AMP)