Konten dari Pengguna

Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan dan Contoh Suratnya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagaimana cara mengundurkan diri dari pekerjaan? Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Bagaimana cara mengundurkan diri dari pekerjaan? Foto: Unsplash

Mengundurkan diri dari suatu pekerjaan terkadang jadi kegiatan yang cukup sulit untuk dilakukan. Hal tersebut karena kondisi ini bisa menyebabkan beberapa pihak merasa kecewa. Itu sebabnya, penting untuk mengetahui bagaimana cara mengundurkan diri dari pekerjaan dengan baik dan tepat.

Jika dilihat secara sederhana, cara tepat mengundurkan diri dari pekerjaan adalah memberikan surat pengunduran diri. Namun sebelum itu, calon pegawai yang mengundurkan diri perlu untuk berkonsultasi dengan HRD atau atasan, lalu memberi tahu poin-poin yang membuatnya mengundurkan diri.

Untuk memahami lebih jelas tentang bagaimana cara mengundurkan diri dari pekerjaan dan cara membuat surat pengunduran diri yang tepat, simak informasinya pada ulasan artikel di bawah ini.

Bagaimana Cara Mengundurkan Diri dari Pekerjaan?

Seseorang yang mengundurkan diri dari pekerjaannya perlu mengingat bahwa dirinya diterima dengan baik oleh seluruh pihak ketika masuk ke perusahaan tersebut. Oleh karena itu, ada baiknya untuk mengajukan pengunduran diri dengan cara yang baik.

Tujuannya untuk tetap menjaga komunikasi yang baik antara individu dengan perusahaan, meski sudah tidak bekerja sama lagi. Menyadur dari laman Indeed, berikut beberapa cara mengundurkan diri dari pekerjaan, mulai dari buat perjanjian, berkonsultasi, dan lainnya.

1. Membuat perjanjian meeting secara personal

Pegawai yang ingin mengundurkan diri dari pekerjaannya perlu untuk membuat perjanjian meeting secara personal dengan HRD atau atasan. Hal ini dilakukan untuk mendiskusikan hal-hal apa saja yang membuat dirinya ingin mengundurkan diri.

Apabila ada beberapa poin yang mungkin bisa diperbaiki, HRD atau atasan pun akan berusaha sebisa mungkin untuk mengkomunikasikannya. Adanya komunikasi ini juga jadi cara untuk menghindari pengunduran diri secara mendadak.

2. Ceritakan alasan mengenai pengunduran diri

Ada banyak alasan yang membuat seseorang memilih untuk mengundurkan diri dari pekerjaannya. Mulai dari menikah, mendapatkan pekerjaan yang lebih baik, pindah keluar kota, lingkungan kerja yang tidak baik, dan lain sebagainya.

Namun, perlu diingat ketika menyampaikan wacana untuk mengundurkan diri, jangan sampai menyinggung atasan. Sebaliknya, coba untuk kembali melakukan introspeksi diri, apakah hal ini disebabkan karena lingkungan pekerjaan yang tidak mendukung atau ada kendala dari dalam diri.

Salah satu cara mengundurkan diri dari pekerjaan adalah mengajukan surat pengunduran diri. Foto: Unsplash

3. Usahakan untuk tidak mendadak

Menyampaikan wacana pengunduran diri jangan sampai mendadak. Pasalnya hal ini bisa membuat perusahaan tidak diberikan waktu untuk mencari pengganti.

Pasa umumnya, beberapa perusahaan menerapkan sistem one month notice. Istilah one month notice ini menandakan bahwa perusahaan memiliki waktu minimal yang ditentukan oleh perusahaan sebelum seseorang mengajukan pengunduran diri.

5. Membuat surat pengunduran diri

Setelah menyampaikan wacana untuk mengundurkan diri kepada HRD atau atasan dan mendapatkan persetujuan, pekerja bisa segera membuat surat pengunduran diri.

Beberapa pertanyaan yang muncul ketika menyusun surat pengunduran diri, yakni apakah surat resign kerja harus pakai materai, apakah surat resign pengunduran diri boleh ditulis tangan, dan lain sebagainya.

Menurut The Muse, surat pengunduran diri yang baik dan benar, yakni menggunakan materai di kolom tanda tangan, serta ditulis dengan ketikan atau boleh menggunakan tulisan tangan. Setelah itu, surat pengunduran diri dapat diserahkan langsung kepada HRD atau atasan.

Contoh Surat Pengunduran Diri Kerja

Berikut contoh surat pengunduran diri kerja. Foto: Unsplash

Sebagai bahan referensi, berikut beberapa contoh surat pengunduran diri kerja yang dikutip dari buku Panduan Lengkap Memasuki Dunia Kerja karya Djoko Purwanto dan Kumpulan Lengkap Surat Penting karya Robert Angga Yuda, di antaranya:

Contoh 1

Surakarta, 10 Januari 2007

Yth. Jimmy Lauren, M.B.A

Direktur PT Maju Bersama

Jalan Yosodipuro 55

Surakarta

Dengan hormat,

Saya berterima kasih atas posisi Marketing Manager yang bapak tawarkan. Namun, setelah melakukan pengkajian secara mendalam terhadap prospek bisnis di masa depan, dengan berat hati saya menolak tawaran bapak.

Sekali lagi saya menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas waktu yang telah bapak sediakan dalam proses rekrutmen.

Hormat saya,

Rifa’i Budiyanto

Contoh 2

Jakarta, 14 Maret 2022

Kepada YTH,

Siti Nur, M.Si, S.Si.

Direktur PT Bunga Mekar

Bersama ini saya yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama: Alvonso Alberto

Jabatan: Staff HRD

Kode Wiraniaga: 123654

Dengan hormat,

Dengan ini saya mengajukan pengunduran diri sebagai karyawan dari PT Bunga Mekar dikarenakan kurang memberikan kontribusi yang baik untuk perusahaan. dengan kata lain tidak mencapai target penjualan yang maksimal atau sesuai dengan standar dan prosedur yang berlaku di perusahaan.

Dengan demikian surat pengunduran diri ini saya buat, atas bantuan dan dukungan telah diberikan, saya ucapkan terima kasih.

Hormat saya,

Alvonso Alberto

Contoh 3

Yogyakarta, 11 Januari 2019

Bapak Jonathan Christie

Pimpinan PT Kairos

Jalan Kaliurang, Yogyakarta

Salam hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini,

Nama : Kidung Arunika

Alamat : Jalan Colombo No.78A, Yogyakarta

Jabatan : Account Officer

Melalui surat ini, saya bermaksud untuk mengajukan permohonan pengunduran diri dari jabatan Account Officer di PT Kairos terhitung sejak tanggal 14 Februari 2019.

Pengunduran diri ini saya lakukan dengan penuh kesadaran dan tidak ada tekanan dari pihak mana pun. Adapun alasan saya mengundurkan diri karena saya akan fokus untuk menjalankan bisnis crafting yang selama ini saya kelola.

Sebelum saya meninggalkan kantor, saya berjanji akan menyelesaikan seluruh tugas dan kewajiban saya di kantor ini. Saya juga bersedia untuk membantu proses peralihan pekerjaan dan pendelegasian tugas kepada rekan-rekan yang lain terkait pengunduran diri saya.

Pada kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnyaa kepada perusahaan atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya untuk berkarier di tempat ini. Selama saya bekerja, ada begitu banyak pembelajaran serta pengalaman baru yang saya peroleh dan itu akan sangat berguna untuk kehidupan saya di masa mendatang. Saya juga minta maaf jika selama bekerja ada salah kata maupun tindakan yang saya perbuat.

Meski kelak saya sudah tidak menjadi bagian dari keluarga besar perusahaan ini, semoga hubungan kekeluargaan tetap berjalan dengan baik. Saya juga berharap semoga perusahaan yang Bapak pimpin semakin sukses dan berkembang.

Demikian surat pengunduran diri ini saya buat. Terima kasih atas perhatiannya.

Hormat saya,

Kidung Arunika.

(JA)

Frequently Asked Question Section

Apa alasan resign yang baik?
chevron-down

Perlu diingat ketika menyampaikan wacana untuk mengundurkan diri, jangan sampai menyinggung atasan. Sebaliknya, coba untuk kembali melakukan introspeksi diri, apakah hal ini disebabkan karena lingkungan pekerjaan yang tidak mendukung atau ada kendala dari dalam diri.

Apakah bisa resign mendadak?
chevron-down

Menyampaikan wacana pengunduran diri jangan sampai mendadak. Pasalnya hal ini bisa membuat perusahaan tidak diberikan waktu untuk mencari pengganti.

Bagaimana cara membuat surat resign kerja?
chevron-down

Surat pengunduran diri yang baik dan benar, yakni menggunakan materai di kolom tanda tangan, serta ditulis dengan ketikan atau boleh menggunakan tulisan tangan. Setelah itu, surat pengunduran diri dapat diserahkan langsung kepada HRD atau atasan.