Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2024 © PT Dynamo Media Network
Version 1.89.1
Konten dari Pengguna
Cara Menurunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Seledri
20 Januari 2022 6:50 WIB
·
waktu baca 2 menitDiperbarui 8 Agustus 2022 15:05 WIB
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Bagi siapa pun yang tengah mengalami masalah tekanan darah tinggi atau hipertensi, cara menurunkan darah tinggi dengan seledri berikut ini dapat menjadi referensi pengobatan secara alami.
ADVERTISEMENT
Mengutip dari buku Patofisiologi oleh Jan Tambayong, hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistol. Umumnya, tekanan darah tersebut bergantung pada usia individu yang mengalaminya. Tekanan darah juga berfluktuasi dalam batas-batas tertentu, seperti posisi tubuh, dan tingkat stres seseorang.
Tekanan darah tinggi tanpa disertai peningkatan tekanan diastol kerap dialami oleh lansia. Itulah sebabnya, penyakit ini sering kali menyerang individu berusia lanjut. Namun, bukan berarti individu berusia muda terhindar dari tekanan darah tinggi.
Terdapat berbagai metode pengobatan untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Mulai dari pengobatan medis hingga pengobatan herbal menggunakan bahan alami.
Salah satu bahan alami yang kerap dimanfaatkan untuk pengobatan darah tinggi ialah seledri . Lalu, apa saja manfaat seledri? Bagaimana cara menurunkan darah tinggi dengan seledri? Simak uraiannya berikut ini.
ADVERTISEMENT
Kandungan dan Manfaat Seledri
Seledri atau Apium graveolens merupakan jenis sayuran yang kerap ditemukan pada bahan masakan. Meski demikian, seledri tak tergolong ke dalam sayur utama untuk dikonsumsi.
Mengutip dari buku Cerdas Memilih Sayuran: Plus Minus 54 Jenis Sayuran yang disusun oleh Lanny Lingga, seledri mengandung komponen gizi yang unggul, seperti kalium, mangan, vitamin B6, dan vitamin B9.
Selain itu, komponen tambahan dalam tanaman berbau khas ini juga terdiri dari gizi lainnya yang mencakup fosfor, kalsium, magnesium, zat besi, vitamin B1, dan vitamin B2.
Dengan berbagai kandungan gizi tersebut, tak mengherankan jika seledri membawa berbagai manfaat bagi kesehatan, termasuk menurunkan tekanan darah tinggi.
Menurut sumber yang sama di atas, kandungan berbagai mineral pada seledri baik untuk mencegah tekanan darah tinggi. Kandungan kalium dan magnesium pada sayuran hijau ini dapat mengurangi garam natrium yang menyebabkan naiknya tekanan darah.
Cara Menurunkan Darah Tinggi dengan Seledri
Seledri juga dapat dikonsumsi sebagai campuran berbagai masakan, kecuali mentimun dan peterseli. Tak hanya itu, tanaman beruas ini tergolong aman untuk dikonsumsi dalam keadaan mentah maupun matang. Dengan demikian, kamu dapat dengan bebas berkreasi menggunakan bahan berkhasiat yang satu ini.
ADVERTISEMENT
Idealnya, konsumsi seledri untuk menurunkan tekanan darah tinggi sebanyak empat batang atau setara dengan satu cangkir minuman seledri setiap hari.
Itulah cara menurunkan darah tinggi dengan seledri. Mengonsumsi seledri sebagai penangkal tekanan darah tinggi tak dapat dirasakan secara optimal tanpa diiringi gaya hidup sehat. Oleh karena itu, terapkan pola hidup sehat, ya! Semoga bermanfaat!
(ANM)