Konten dari Pengguna

Cara Menyimpan Jamur Kancing agar Tidak Cepat Busuk

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi cara menyimpan jamur kancing yang benar agar tidak mudah busuk. Foto: Usnplash.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi cara menyimpan jamur kancing yang benar agar tidak mudah busuk. Foto: Usnplash.

Jamur kancing merupakan bahan makanan yang paling sering diolah, namun memiliki umur simpan yang singkat. Karena itu, mengetahui teknik dan cara menyimpan jamur kancing yang benar sangat penting agar rasa dan teksturnya tidak berubah.

Sebaiknya jamur kancing langsung dimasak setelah dibeli. Pasalnya tumbuhan ini memiliki kandungan air yang tinggi sehingga mudah busuk.

Tapi jika tidak sempat, jamur harus disimpan dengan baik agar tahan lama. Penyimpanan yang salah dapat membuat tekstur jamur rusak, berubah rasa, dan memicu pertumbuhan bakteri.

Lantas bagaimana cara menyimpan jamur kancing yang benar? Simak tipsnya berikut ini.

Kandungan Gizi Jamur Kancing

Ilustrasi cara menyimpan jamur kancing yang benar agar tidak mudah busuk. Foto: Unsplash.

Jamur kancing atau champignon menjadi spesies jamur yang paling banyak dibudidayakan di dunia. Jamur ini berbentuk bundar, berwarna putih kecokelatan, dan memiliki batang kecil.

Teksturnya legit dan rasanya ringan sehingga cocok diolah menjadi berbagai makanan lezat, seperti tumisan, sup, atau topping pasta dan pizza.

Sebagaimana sayuran pada umumnya, jamur memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan. Mengutip laman Mushroom Council, jamur kancing mengandung vitamin B, kalium, dan ergothioneine.

Vitamin B dalam jamur, termasuk riboflavin, membantu menyediakan energi dengan memecah protein, lemak, dan karbohidrat. Selain itu, perannya juga sangat penting dalam kesehatan sistem saraf.

Sedangkan kalium membantu mengontrol tekanan darah memastikan saraf dan otot, termasuk jantung, berfungsi dengan baik. Selain itu kaya vitamin dan mineral, jamur juga bebas lemak dan rendah kalori sehingga kerap dimasukkan dalam menu diet.

Cara Menyimpan Jamur

Ilustrasi cara menyimpan jamur kancing agar tidak cepat busuk. Foto: Unsplash.

Jamur kancing dapat disimpan di lemari es atau di tempat kering. Jamur bisa bertahan selama satu minggu jika disimpan dalam lemari es. Sementara di luar ruangan, hanya mampu bertahan dua hari.

Dirangkum dari buku Tips Memilih dan Menyimpan Sayur Mayur tulisan Catur Andrianto, berikut cara mudah menyimpan jamur agar awet dan tidak cepat busuk.

1. Bersihkan dengan tisu

Jamur kancing biasanya tumbuh di tanah kompos di sela-sela bakteri dan mikroorganisme lain. Karena itu, jamur perlu dibersihkan sebelum disimpan.

Sebaiknya jamur tidak dibersihkan dengan air karena akan membuat teksturnya lembek dan warnanya berubah kehitaman.

Cukup usap permukaan jamur dengan kain basah hingga kotorannya hilang. Setelah itu, keringkan dan tekan perlahan dengan tisu untuk mengeluarkan air dalam jamur.

2. Bungkus dengan koran

Bungkus jamur dengan kertas koran lalu masukkan dalam plastik kedap udara. Kertas berfungsi sebagai media penyerap air sehingga cendawan lebih awet disimpan. Kadar air dan udara yang sedikit, dapat meminimalisir pertumbuhan kuman dan bakteri.

3. Bekukan Jamur

Menyimpan jamur dalam freezer dapat mempertahankan rasa dan tekstur jamur. Namun sebelum disimpan, sayuran ini perlu dimasak lebih dulu.

Dalam memasaknya pun tidak sembarangan, yakni dengan metode blanching. Jamur direbus dengan air panas selama beberapa 30 detik sampai satu menit.

Mengutip laman Mushroom Council, proses memasak cepat ini memungkinkan jamur mempertahankan warna, rasa, dan teksturnya.

Selain itu, teknik ini juga bisa membuat masa simpan jamur lebih panjang. Jamur yang disimpan dalam freezer dapat bertahan hingga sebulan.

(GLW)