Konten dari Pengguna

Ciri Ayam Pakhoy: Tulang Leher Rapat hingga Memiliki Pukulan yang Keras

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 4 menit

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penampakan sabung ayam menggunakan ayam laga yang memiliki kemampuan khusus. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Penampakan sabung ayam menggunakan ayam laga yang memiliki kemampuan khusus. Foto: Pixabay

Ayam pakhoy tengah menjadi perbincangan dalam dunia ayam laga. Kehadiran ayam ini dinilai dapat mengungguli keganasan ayam birma yang pernah menjadi penguasa dunia ayam laga. Ayam pakhoy digadang-gadang menjadi generasi penerus pada gelanggang laga.

Sebagai penggemar dan pengoleksi ayam laga, pastinya akan penasaran dengan kekuatan ayam pakhoy saat ditandingkan. Namun, ternyata tidak mudah untuk mendapatkan ayam pakhoy yang bagus, baik secara kualitas maupun kuantitasnya.

Ayam pakhoy adalah ayam aduan yang memiliki kecepatan dan akurasi pukulan yang memadai. Terkadang, ayam ini juga sering merepotkan ayam Bangkok dan ayam aduan lainnya setiap pertandingan sabung ayam berlangsung.

Penasaran dengan ciri-ciri ayam pakhoy yang berkualitas? Agar tidak salah dalam memilihnya, berikut ciri-ciri ayam pakhoy, lengkap dengan teknik pukulan yang dimiliki ayam tersebut.

Ciri-Ciri Ayam Pakhoy

Penampakan ayam pakhoy yang memiliki pukulan keras dan gerakan yang cepat. Foto: Pixabay

Berdasarkan buku Ayam Pakhoe Si Petarung Paling Unggul oleh Didit Gondang dkk (2016: 13), induk menjadi salah satu faktor yang nantinya menentukan kualitas anak ayam pakhoy yang dihasilkan.

Berikut ciri-ciri dasar untuk memilih indukan ayam pakhoy, baik jantan maupun betina.

Ciri Indukan Jantan

  1. Bentuk kepala seperti buah pinang;

  2. Tulang leher rapat;

  3. Kaki dan sisik kering;

  4. Tulang ekor rapat dan keras;

  5. Kepak sayap rapat ke dalam;

  6. Bentuk badan bulat layaknya jantung pohon pisang;

  7. Bulu mengkilap.

Ciri Indukan Betina

  1. Model kepala seperti ular jika dilihat dari depan;

  2. Kaki kering dan jari-jari panjang;

  3. Tulang ekor lebar kira-kira 3-4 jari saja;

  4. Tak pernah sakit dari anakan;

  5. Bulu mengkilap;

  6. Mata menjorok ke dalam;

  7. Paruh tak terlalu tebal dan kokoh.

Ciri-Ciri Teknik Pukulan Ayam Pakhoy

Ilustrasi ayam pakhoy yang menjadi generasi penerus ayam birma. Foto: Pixabay

Setelah memahami ciri fisik ayam pakhoy, kualitas ayam pakhoy yang baik juga dapat dilihat berdasarkan teknik pukulannya. Secara umum, berikut ciri-ciri teknik pukulan ayam pakhoy yang memiliki kualitas super.

  1. Sebelum melepaskan pukulan, ayam pakhoy mempunyai teknik pukul cepat yang sering merapat ke badan lawan.

  2. Ayam pakhoy mempunyai pukulan keras cenderung ke arah badan, dengan terlebih dahulu mematuk sekitar leher. Selain itu, terdapat ayam pakhoy yang menegok secara cepat terlebih dahulu, baru kemudian melepaskan pukulan ke arah leher.

  3. Ayam pakhoy sering melepaskan pukulan berulang-ulang secara habis-habisan/mati-matian, yang terkesan tidak memberikan kesempatan lawan untuk menguasainya.

  4. Mempunyai gerakan cepat hingga mampu mengimbangi teknik yang dipergunakan lawan.

  5. Sering melakukan pukulan badan dan cepat menaklukkan lawan, terutama ayam aduan yang memiliki tulang tipis, seperti ayam birma.

  6. Mempunyai pukulan keras dan mengagetkan lawan.

  7. Sering masuk sela-sela dan menyulitkan pukulan lawan.

  8. Jika terdesak, ayam pakhoy mematuk di semua bagian tubuh, baik bahu, bulu, ataupun leher. Setelah itu, ayam pakhoy akan melepaskan pukulan kerasnya.

Dibandingkan dengan ayam bangkok biasa, ayam pakhoy memiliki beberapa kelebihan, yaitu gerakannya yang begitu cepat, langkah yang lincah, dan sudut tengoknya yang lebih.

Meskipun ayam pakhoy memiliki banyak keunggulan, tidak dapat dipungkiri, ayam rakitan negara Thailand bagian selatan ini memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan ayam pakhoy yang paling terlihat, yaitu pukulannya lebih banyak mengarah ke badan.

Baca Juga: Cara Ternak Ayam Bangkok, Ayam Aduan yang Berasal dari Thailand

Sejarah Ayam Pakhoy

Ilustrasi ayam pakhoy. Foto: Pexels

Ayam pakhoy merupakan singkatan dari "Pama-Khoy" yang diambil dari bahasa Thailand dan memiliki arti "penumpas setan" atau "pembunuh setan". Setan yang dimaksud di sini adalah sebutan untuk ayam Pama atau ayam aduan asli dari Myanmar.

Dikutip dari buku The Illustrated Guide to Chickens oleh Celia Lewis, ayam pakhoy berasal dari generasi persilangan antara jenis ayam Malaysia dengan jenis ayam Bangkok.

Sebagai ayam aduan, ayam Malaysia memiliki teknik permainan untuk memukul lawan dengan sangat cepat tanpa harus menempel dan memeluk, sehingga memungkinkan untuk lebih cepat melukai lawan.

Sementara ayam Bangkok memiliki teknik untuk mematuk kepala lawan kemudian memukul dan mengunci lawan. Kedua teknik dari jenis ayam tersebut dimiliki oleh ayam pakhoy.

Ayam pakhoy mulanya berkembang pesat di sekitar perbatasan antara Thailand dengan Malaysia. Setelah menyebar ke seluruh Thailand, hewan ini kemudian merambah hingga ke Indonesia.

Di Indonesia, ayam pakhoy cukup banyak dibudidayakan sebagai ayam aduan. Ayam ini memiliki teknik permainan yang agresif dalam mengejar lawan, sehingga sangat disukai oleh para pencinta ayam laga.

(VIO & SFR)

Frequently Asked Question Section

Seperti apa teknik pukulan ayam pakhoy?

chevron-down

Ayam pakhoy mempunyai pukulan keras cenderung ke arah badan, dengan terlebih dahulu mematuk sekitar leher.

Dari mana asal ayam pakhoy?

chevron-down

Ayam pakhoy merupakan ayam rakitan negara Thailand bagian selatan.

Bagaimana awal penyebaran ayam pakhoy?

chevron-down

Ayam pakhoy mulanya berkembang pesat di sekitar perbatasan antara Thailand dengan Malaysia. Setelah menyebar ke seluruh Thailand, hewan ini kemudian merambah hingga ke Indonesia.