Ciri-Ciri Bahasa Iklan Elektronik, Mulai dari Iklan Radio hingga Internet

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Setiap hari, orang-orang akan menemui berbagai jenis iklan. Iklan dapat ditemukan dalam media elektronik, cetak, hingga media sosial. Bahkan, secara tidak sadar, seseorang pasti pernah mengiklankan sesuatu kepada khalayak.
Selain itu, terkadang seseorang melakukan suatu kegiatan atau terbujuk untuk membeli barang berkat iklan yang dilihatnya. Iklan memang memiliki pengaruh yang besar dalam memengaruhi khalayak.
Mengutip Big Book Bahasa Indonesia karya Idhoofiyatul Fatin (2016: 51), iklan adalah pemberitahuan mengenai barang atau jasa dengan tujuan untuk membujuk khalayak agar tertarik pada barang atau jasa yang ditawarkan.
Agar dapat dikatakan sebagai iklan yang baik, iklan memiliki syarat sebagai berikut:
• Objektif dan jujur;
• Jelas dan mudah dipahami;
• Tidak menyinggung pihak lain;
• Menarik perhatian orang banyak.
Berdasarkan media yang digunakan, iklan dapat digolongkan menjadi beberapa jenis, yaitu iklan cetak, iklan advertorial, iklan display, dan iklan elektronik.
Ulasan berikut ini, akan dijelaskan apa itu iklan elektronik beserta ciri-ciri bahasa iklan eletronik. Berikut penjelasan lengkapnya yang dirangkum dalam beberapa sumber.
Pengertian Iklan Elektronik
Iklan eletronik adalah iklan yang menggunakan media berbasis perangkat elektronik atau iklan yang penyebarannya menggunakan media elektronik.
Mengutip buku Analisis Wacan Iklan karangan Eti Setiawati dkk (2019: 71), iklan elektronik dapat digolongkan menjadi beberapa macam, yaitu:
• Iklan Radio
Iklan yang dipublikasikan melalui radio berupa kombinasi dari bunyi kata-kata (voice) dan efek suara (sound effect). Iklan ini hanya dapat didengar.
• Iklan Televisi
Iklan yang dipublikasikan melalui televisi berupa kombinasi antara suara, gambar, dan gerak. Iklan ini dapat dilihat serta didengar.
• Iklan Internet
Iklan yang dipublikasikan melalui internet. Ada yang hanya dapat dilihat, dan ada pula yang dapat dilihat serta didengar.
Masing-masing iklan tersebut memiliki ciri-ciri penggunaan bahasa yang berbeda-beda. Agar lebih memahaminya, simak penjelasan berikut yang dirangkum dalam buku ajar Arif Cerdas Untuk Sekolah Dasar karya Christina Umi (2020: 323).
Ciri-Ciri Bahasa Iklan Eletronik
1. Iklan Radio
Radio merupakan media auditif yang bersifat atraktif dan mengandalkan pendengaran untuk menyapa pendengarnya.
Suara yang diperdengarkan melalui iklan radio dapat berupa voice (suara atau kata-kata manusia yang teratur), musik (perpaduan bunyi-bunyian yang teratur dengan ritme tertentu dan harmonis), dan efek suara (suara-suara yang tidak beraturan).
Ciri bahasa iklan radio adalah pilihan kata yang digunakan menonjolkan informasi yang dipentingkan. Karena iklan radio hanya dapat didengarkan, kata-kata yang digunakan harus langsung menunjukkan sasaran dan tetap harus bisa memberikan sugesti kepada khalayak.
2. Iklan Televisi
Iklan televisi sangat menarik dan mengesankan sebab terdapat kombinasi antara suara, gambar, dan gerak. Suara dalam iklan televisi dapat berupa suara manusia, suara hewan, suara tumbuhan, suara musik, atau sekadar efek suara.
Ciri penggunaan bahasa dalam iklan televisi adalah penggunaan kata-kata atau tulisan yang singkat dan mudah terlihat sebagai penjelasan suatu produk. Kata-kata yang digunakan juga harus menarik, tepat, logis dan sopan.
3. Iklan Internet
Iklan internet muncul sesuai dengan perkembangan teknologi informasi. Iklan internet mampu meningkatkan kapasitas dan kecepatan perputaran informasi. Melalui internet, informasi dapat disampaikan secara interaktif dan adaptif.
Tidak jauh berbeda dengan iklan radio dan iklan televisi, penggunaan bahasa iklan internet memiliki ciri tulisan dan kata-kata yang dipergunakan pada penjelasan produk harus singkat dan mudah terlihat oleh sasaran yang dituju.
(VIO)
