Ciri-Ciri Keluarga yang Hidup Rukun: Suasana Ramah hingga Minim Konflik

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Keluarga merupakan sekelompok orang yang menjadi lingkungan terdekat bagi seorang individu. Keluarga memiliki fungsi untuk menjadi tempat pendidikan pertama bagi seorang anak.
Untuk dapat menjadi tempat pendidikan sekaligus sosialisasi pertama untuk seorang anak, keluarga harus menciptakan lingkungan yang kondusif serta hidup dengan rukun dan tentram.
Kerukunan juga penting untuk mewujudkan keluarga yang hidup bahagia dan harmonis. Lantas, bagaimana ciri-ciri keluarga yang hidup rukun? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan di bawah ini.
Pengertian Keluarga dan Hidup Rukun
Berikut ini adalah pengertian dari keluarga, rukun, dan hidup rukun:
Melansir dari situs Departemen Kesehatan RI, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, rukun adalah sesuatu yang damai, baik, dan tidak bertengkar.
Hidup rukun memiliki pengertian yang tidak jauh berbeda dengan rukun. Melansir dari buku Pengantar Komunikasi karya Nuruddin, hidup rukun adalah hidup saling menghormati, menghargai, dan tidak saling bertengkar.
Pentingnya Hidup Rukun dalam Keluarga
Hidup rukun akan memberikan sejumlah manfaat bagi seorang individu. Jika dalam konteks keluarga, hidup rukun memiliki manfaat untuk mewujudkan keluarga harmonis.
Dengan menerapkan cara hidup rukun, seorang individu juga akan terhindar dari perseteruan antar anggota keluarga dan juga tak akan menjadi musuh bagi anggota lainnya.
Sebuah keluarga memerlukan kerukunan untuk menciptakan kedamaian dalam rumah tangga, sehingga setiap anggotanya dapat hidup tenang dan tentram.
Dikutip dari buku Al Quran: Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa yang ditulis oleh Dadang Hawari, kerukunan dalam sebuah keluarga akan tercapai apabila setiap anggota keluarga berperan sebagaimana mestinya.
Misalnya, orang tua menjalankan tugasnya untuk mengajarkan anak-anaknya, sedangkan anak-anak menghormati dan menghargai orang tua.
Hal ini diperlukan agar interaksi sosial yang harmonis antar unsur dalam keluarga itu dapat diciptakan. Keharmonisan keluarga bersumber dari kerukunan hidup di dalam keluarga.
Ciri-Ciri Keluarga yang Hidup Rukun
Mengutip dari buku Kesehatan Mental yang ditulis oleh Siti Meichiati, salah satu ciri dari keluarga yang hidup rukun dan harmonis adalah keluarga yang memiliki suasana ramah.
Apabila suasana rumah yang tegang dan kaku, hal tersebut menggambarkan bahwa situasi atau kondisi keluarga tersebut sedang tidak baik-baik saja.
Selain itu, ada beberapa ciri-ciri keluarga yang hidup rukun dan harmonis lainnya, yaitu:
Memiliki kehidupan beragama dalam keluarga.
Mempunyai waktu bersama keluarga.
Mempunyai interaksi yang baik antar anggota keluarga
Saling menghargai antar sesama anggota keluarga.
Kualitas dan kuantitas konflik yang rendah atau minim.
Adanya hubungan atau ikatan yang erat antar anggota keluarga.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian keluarga?

Apa pengertian keluarga?
Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
Apa yang dimaksud dengan hidup rukun?

Apa yang dimaksud dengan hidup rukun?
Hidup rukun adalah hidup saling menghormati, menghargai, dan tidak saling bertengkar.
Apa manfaat hidup rukum dalam keluarga?

Apa manfaat hidup rukum dalam keluarga?
Hidup rukun memiliki manfaat untuk mewujudkan keluarga harmonis.
