Ciri-Ciri Penyakit Kista dan Beragam Jenisnya

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dikutip dari 100+ Hal yang Wajib Diketahui Bumil oleh Dian Indah Purnama, kista adalah suatu kantung berisi cairan atau sebagian cairan, gas, atau substansi yang agak padat pada bagian tubuh dan normalnya tidak ada di lokasi tersebut.
Kista bisa tumbuh di berbagai bagian tubuh dan merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada banyak orang tanpa kelompok usia tertentu.
Pada umumnya, kebanyakan kista tidak memiliki gejala dan tidak menyebabkan rasa sakit. Bahkan, kista yang berukuran kecil dan terdapat di organ dalam tubuh kemungkinan tidak akan menimbulkan gejala apa pun.
Ciri-ciri penyakit kista dibedakan berdasarkan jenis, ukuran, letak, dan penyebab yang beragam. Untuk mengetahui lebih jelas, simak pembahasan berikut.
Ciri-Ciri Penyakit Kista
Secara umum, ciri-ciri utama penyakit kista adalah munculnya benjolan di bagian tubuh tertentu yang letaknya tergantung pada jenis kista yang dialami.
Kista memiliki ukuran yang berbeda-beda, mulai dari yang sulit dilihat hingga yang berukuran besar dan dapat menekan organ lain. Biasanya, penyakit ini disertai dengan gejala sebagai berikut.
Terjadi peradangan yang memicu nyeri pada area kista.
Kulit di sekitar area kista memerah.
Mengalami mual, muntah, demam, dan pusing.
Benjolan kista bisa mengeluarkan darah atau nanah yang memiliki bau tidak sedap.
Mengalami kaku atau kesemutan, terutama pada bagian tubuh yang ditumbuhi kista.
Perlu diketahui, gejala kista yang muncul juga tergantung pada jenis kista yang dialami penderita. Ada banyak jenis kista yang dapat tumbuh pada bagian tubuh manusia, dan setiap jenisnya memiliki ciri-ciri yang beragam.
Berikut adalah beberapa jenis kista dan ciri-cirinya yang paling umum ditemui.
1. Kista Sebaceous
Dikutip dari Pembelajaran IPA Sekolah Dasar oleh Pariang Sonang Siregar, kista sebaceous adalah pembengkakan kelenjar sebaceous pada kulit yang biasanya berisi cairan berwarna kekuningan seperti nanah.
Penyebab utama kista ini adalah jerawat, pembengkakan sel basal, luka parut yang terinfeksi, luka bekas operasi pembedahan, dan sindrom gardner.
Ciri-ciri dari kista sebaceous antara lain sebagai berikut.
Muncul di wajah, leher, atau batang tubuh.
Memiliki ukuran yang cukup besar.
Dapat menyebabkan nyeri.
Pertumbuhannya lambat.
2. Kista Indung Telur
Kista indung telur adalah kista yang paling sering ditemui. Jenis kista indung telur dibagi menjadi dua, yaitu kista fisiologis (kista bukan penyakit) dan kista patologis (kista penyakit).
a. Kista Fisiologis
Kista fisiologis adalah kista yang terbentuk karena ketidakseimbangan hormonal. Ciri-ciri dari kista ini antara lain:
Ukurannya yang jarang melebihi 5 cm.
Isinya bening.
Tidak ditemukan tanda keganasan lain.
Kista ini tidak perlu penanganan khusus karena biasanya dapat hilang sendiri dalam 3-6 bulan. Kista yang termasuk kategori ini adalah kista lutein, yang biasa ditemukan pada awal kehamilan.
b. Kista Patologis
Kista patologis adalah kista yang umumnya tidak dapat menghilang sendiri tanpa terapi, dan cenderung bertambah besar seiring waktu.
Kista patologis dibagi menjadi menjadi kista jinak dan kista ganas. Secara umum, kista patologis membutuhkan terapi operasi, selain untuk menghilangkannya juga untuk diagnosis dalam menentukan apakah jenis kista tersebut jinak atau ganas.
Salah satu yang termasuk jenis kista patologis adalah kista ovarium. Kista ovarium umumnya bersifat jinak. Akan tetapi, pada beberapa kondisi, kista ovarium jinak bisa berpotensi menjadi kista ovarium ganas atau kanker.
Berikut ciri-ciri dari kista ovarium.
Perut kembung.
Badan terasa lemas.
Perubahan siklus menstruasi dan panggul terasa nyeri selama periode tersebut.
Sering buang air kecil dan nyeri saat buang air besar.
Sakit saat melakukan hubungan seksual.
3. Kista Epidermoid
Kista epidermoid adalah kista yang bersifat jinak dan disebabkan oleh menumpuknya keratin di bawah kulit. Kista jenis ini sering ditemukan di area wajah, kepala, leher, punggung, atau alat kelamin.
Berikut ciri-ciri kista epidermoid.
Benjolan kista berwarna kulit, cokelat, atau kekuningan
Berukuran kecil dan terasa tebal jika disentuh.
Pertumbuhannya lambat.
Jika area kista terinfeksi dapat terjadi pembengkakan, merah, dan terasa nyeri.
4. Kalazion
Kalazion adalah kista berukuran kecil yang terbentuk di area kelopak mata atas atau bawah. Kista ini muncul ketika kelenjar meibom di ujung kelopak mata tersumbat atau meradang.
Ciri-ciri penyakit kista kalazion adalah sebagai berikut.
Muncul di area kelopak mata atas atau bawah.
Benjolan kista berukuran kecil dan berisi cairan.
Jika area kista terinfeksi akan terlihat merah, bengkak, dan terasa nyeri.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa pengertian kista?

Apa pengertian kista?
Kista adalah suatu kantung berisi cairan atau sebagian cairan, gas, atau substansi yang agak padat pada bagian tubuh dan normalnya tidak ada di lokasi tersebut.
Apa penyebab utama kista sebaceous?

Apa penyebab utama kista sebaceous?
Penyebab utama kista ini adalah jerawat, pembengkakan sel basal, luka parut yang terinfeksi, luka bekas operasi pembedahan, dan sindrom gardner.
Apa saja jenis kista indung telur?

Apa saja jenis kista indung telur?
Jenis kista indung telur dibagi menjadi dua, yaitu kista fisiologis (kista bukan penyakit) dan kista patologis (kista penyakit).
