Ciri-Ciri Simetri Lipat pada Bangun Datar

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bangun datar dalam ilmu pengetahuan matematika adalah sebuah bangun geometri yang berbentuk datar (rata). Bangun datar dapat berbentuk lengkung, atau memiliki sisi yang lurus, misalnya seperti bujur sangkar dan persegi.
Bangun datar mempunyai ciri tertentu, salah satunya adalah memiliki simetri lipat, yaitu jumlah lipatan dalam suatu bidang datar menjadi dua bagian yang sama besar.
Namun, tidak semua bangun datar memiliki simetri lipat. Untuk dapat mempunyai simetri lipat, sebuah bangun datar harus ada sumbu simetri, yaitu garis yang membagi suatu bangun datar menjadi dua bagian.
Secara umum, sebuah bangun datar dapat dikatakan simetri apabila mempunyai ciri-ciri tertentu. Ciri-ciri simetri lipat yang terdapat dalam bangun datar, antara lain:
Jika dilipat, lipatan yang satu dengan lipatan lainnya akan saling menutupi dengan sempurna
Mempunyai sebuah sumbu simetri
Membagi bangun datar menjadi dua bagian yang sama, baik bentuk maupun ukurannya.
Simetri lipat juga dapat ditemukan di alam, yang menyerupai bentuk-bentuk seperti hewan kupu-kupu dan laba-laba, bagian tumbuhan seperti bunga dan daunnya, atau pada huruf-huruf kapital seperti huruf A, H, I, dan M.
Penjelasan di bawah ini akan memaparkan contoh simetri lipat pada beberapa bangun datar, yang dikutip dari modul pembelajaran milik Hadi Lie, yang berjudul Simetri Lipat, Simetri Putar, dan Pencerminan.
a. Simetri Lipat pada Bujur Sangkar
Bujur sangkar mempunyai 4 simetri lipat, yang dapat ditekuk pada setiap ujung bangun datarnya, pembagiannya yaitu sebagai berikut.
Simetri lipat pertama membagi titik AD bertemu dengan titik CB
Simetri lipat kedua membagi titik AB bertemu dengan titik CD
Simetri lipat ketiga membagi titik A bertemu dengan titik C, yang dibantu oleh sumbu simetri BD
Simetri lipat keempat adalah pembagian titik B bertemu dengan titik D, yang dibantu oleh sumbu simetri AC.
b. Simetri Lipat pada Persegi Panjang
Persegi panjang mempunyai dua simetri lipat utama, yang membagi bangun datar tersebut sama rata, yaitu:
Simetri lipat pertama mempertemukan titik AD dan titik BC
Simetri lipat kedua mempertemukan titik AB dan titik CD.
c. Simetri Lipat pada Segitiga Sama Kaki
Segitiga sama kaki adalah jenis bangun datar segitiga yang mempunyai satu simetri lipat saja, yang mana merupakan pertemuan antara titik A dan B, dengan C sebagai sumbu simetrinya.
d. Simetri Lipat pada Segitiga Sama Sisi
Berbeda dengan segitiga sama kaki, segitiga sama sisi justru mempunyai simetri lipat yang berjumlah tiga, yaitu:
Simetri lipat pertama merupakan titik C sebagai sumbu simetri, yang mempertemukan antara titik A dan B
Simetri lipat kedua merupakan titik A yang berperan sebagai sumbu simetri, yang mempertemukan titik B dan C
Simetri lipat ketiga merupakan pertemuan antara titik A dan C, yang dibantu dengan titik B sebagai sumbu simetri.
(HDP)
