Konten dari Pengguna

Contoh 2 Amanat Pembina Upacara tentang Akhlak yang Singkat

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi 2 amanat pembina upacara tentang akhlak. Sumber: Pixabay/Rosyid
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi 2 amanat pembina upacara tentang akhlak. Sumber: Pixabay/Rosyid

Akhlak merupakan salah satu tema yang dapat disampaikan dalam amanat pembina upacara yang rutin dilakukan di sekolah setiap hari Senin. Akhlak penting untuk dibahas kepada siswa, terlebih melihat perkembangan globalisasi yang begitu cepat dan luas. Untuk menyampaikannya, dibutuhkan contoh 2 amanat pembina upacara tentang akhlak sebagai referensi.

Dikutip dari buku Mengenal Keprotokolan Nasional, Ipik Permana (2019:52), definisi tata upacara adalah aturan untuk melaksanakan upacara dalam acara kenegaraan atau acara resmi.

Contoh 2 Amanat Pembina Upacara Tentang Akhlak Sebagai Referensi

Ilustrasi 2 amanat pembina upacara tentang akhlak. Sumber: Pixabay/Reynard

Penyampaian amanat pembina upacara menjadi salah satu poin penting dalam upacara bendera. Amanat upacara umumnya berisi nasihat atau wejangan yang disampaikan oleh pembina upacara.

Berikut ini contoh 2 amanat pembina upacara tentang akhlak yang dapat dijadikan referensi.

1. Contoh Amanat 1

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Segala puji bagi Allah Swt tuhan semesta alam, atas nikmat dan izin-Nyalah kita bisa bertemu di kesempatan yang berbahagia ini. Tak lupa, mari kita haturkan shalawat dan salam atas jujungan kita, Nabi Muhammad saw. Berkat jasa beliaulah kita semua bisa merasakan nikmat iman, islam, dan ihsan.

Untuk anak-anakku semuanya, khususnya siswa-siswi (nama sekolah) yang sangat bapak cintai dan sayangi. Dalam kesempatan kali ini, saya sebagai pembina upacara akan menyampaikan sebuah amanat yang bertema tentang akhlak atau lebih khususnya tentang "Sopan Santun".

Sopan santun merupakan sikap yang sudah seharusnya dibiasakan semenjak kecil. Yang mana kita ketahui bersama bahwa sopan santun termasuk akhlak terpuji. Tidak hanya itu, pertama kali bertemu dengan seseorang pasti yang dinilai adalah akhlaknya atau sopan santun, bukan lulusannya, pangkat, jabatan atau yang lainnya.

Karena itu, sikap sopan dan santun ini sangat perlu dimiliki oleh setiap orang, mengingat banyak manfaat dan kebaikannya ketika kita menunjukan sikap yang demikian. Seperti misalnya, kita akan disenangi oleh banyak orang, dihargai, dihormati dan masih banyak lagi manfaat yang akan kita dapatkan.

Karena itu, sikap sopan dan santun ini sangat perlu dimiliki oleh setiap orang, mengingat banyak manfaat dan kebaikannya ketika kita menunjukan sikap yang demikian. Seperti misalnya, kita akan disenangi oleh banyak orang, dihargai, dihormati dan masih banyak lagi manfaat yang akan kita dapatkan.

Mungkin itulah amanat yang bisa saya sampaikan kepada kalian sekarang selaku pembina upacara. Mudah-mudahan kita semua paham terhadap amanat ini yang telah saya sampaikan dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.

Sekian dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf yang sebesar-besarnya.

2. Contoh Amanat 2

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada kita semua dapat berkumpul di sini untuk menyelenggarakan Upacara Bendera Hari Senin tanpa halangan suatu apapun. Izinkan saya berdiri di sini sebagai pembina upacara yang bertugas untuk menyampaikan amanat tentang akhlak dan karakter.

Akhlak dan karakter adalah dua istilah yang tidak asing bagi kita. Mungkin sebagian di antara peserta dengan telah mengetahui pengertian dari kedua.

Akan tetapi, apakah murid-murid sudah dapat menerapkan akhlak dan karakter yang baik dalam diri masing-masing? Tentu ini adalah permasalahan kita semua untuk mencari solusinya. Baik peserta didik, guru, dan segala komponen di dalam sekolah harus bahu membahu untuk membentuk akhlak dan karakter yang baik bagi siswa maupun siswi.

Pertama, kemampuan kognitif maupun psikomotorik akan percuma apabila tidak diimbangi tingkah laku yang baik. Sederhananya, di samping para siswa menuntut ilmu, mereka juga harus didik sehingga mampu berlaku secara baik.

Kedua, peserta didik dituntut untuk memiliki karakter yang baik. Karakter dapat dimaknai dengan watak, tabiat, pembawaan, dan kebiasaan.

Melalui pendidikan karakter seorang peserta didik tidak hanya menjadi cerdas otaknya namun juga secara emosional.

Marilah seluruh komponen dalam lingkungan sekolah baik guru, siswa, staf, dan sebagainya untuk saling bahu membahu menciptakan akhlak dan karakter yang baik peserta didik.

Sekian amanat yang dapat saya sampaikan. Semoga memberikan kebermanfaatan bagi diri kita terlebih kepada orang lain.

Contoh 2 amanat pembina upacara tentang akhlak dapat dipergunakan sebagai referensi, untuk menanamkan nilai-nilai moral, sosial, dan kebangsaan, serta akhlak yang mulia. (EA)

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 10 Halaman 42