Contoh Bahan Tambang Organik dan Penyebarannya di Indonesia

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Indonesia adalah negara yang kaya akan bahan tambang, yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Hasil bahan tambang tersebar di seluruh Indonesia, dengan jenis yang berbeda-beda.
Bahan tambang termasuk ke dalam sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui, yaitu sumber daya yang akan habis jika digunakan secara terus menerus. Sumber daya jenis ini juga harus melalui proses yang panjang untuk menyediakannya kembali.
Bahan tambang berasal dari perut bumi, yang untuk mendapatkannya diperlukan waktu lama dan cara pengelolaan yang panjang. Oleh sebab itu, jenis sumber daya ini jumlahnya terbatas.
Menurut Sudrajat Nandang dalam bukunya yang berjudul Teori dan Praktik Pertambangan Indonesia, penggolongan bahan galian diatur berdasarkan pada kelompok usaha pertambangan, yaitu:
1. Usaha pertambangan dikelompokkan atas:
Pertambangan mineral
Pertambangan batu bara.
2. Pertambangan mineral sebagaimana dimaksud digolongkan atas:
Pertambangan mineral radioaktif
Pertambangan mineral logam
Pertambangan mineral bukan logam
Pertambangan batuan.
Dalam buku Kayanya Negeriku yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui digolongkan ke dalam tiga jenis, yaitu bukan logam/organik, logam, dan industri.
Simak penjelasan berikut yang akan memaparkan tentang contoh bahan tambang organik dan persebarannya di Indonesia.
Contoh Bahan Tambang Organik dan Persebarannya
Bahan tambang organik adalah bahan tambang yang bukan logam bentuknya, didapatkan dari fosil makhluk hidup yang telah mati dan tertimbun di dalam bumi lebih dari jutaan tahun lamanya.
Bahan tambang organik juga dapat dijadikan sebagai sebuah energi, yang salah satunya dimanfaatkan untuk membentuk energi listrik. Contoh bahan tambang organik beberapa di antaranya adalah batu bara dan minyak bumi.
Mengutip dalam buku Cara Mudah Menghadapi Ujian Nasional yang dikarang oleh Tim Matrix Media Literata, berikut adalah penjelasan tentang batu bara dan minyak bumi sebagai contoh bahan tambang organik.
1. Batu bara
Batu bara adalah jenis sumber daya alam yang kegunaannya sangat penting bagi aktivitas manusia, meliputi kegiatan industri dan rumah tangga.
Batu bara saat ini dimanfaatkan untuk membangun pembangkit listrik dan bahan bakar memasak. Wilayah penghasil batu bara tertinggi di Indonesia adalah:
Ombilin di Sumatera Barat
Bukit Asam di Muara Enim Sumatera Selatan
Kab. Pasir, Berau, Bulungan, dan Kodya Samarinda di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan.
2. Minyak bumi
Minyak bumi adalah bahan tambang organik yang dimanfaatkan sebagai bahan bakar untuk keperluan industri, rumah tangga, dan kendaraan. Selain itu, hasil olahan minyak bumi dapat membantu membangun prasarana transportasi.
Daerah penghasil minyak bumi yang ada di Indonesia, antara lain:
Riau, yaitu daerah penghasil minyak bumi terbesar di Indonesia, ada dua lokasi penambangan, yaitu di Kabupaten Bengkalis dan Dumai.
Kalimantan Timur, merupakan daerah penghasil minyak bumi terbesar kedua setelah di Riau. Lokasi penambangan berada di lepas pantai Tenggara Samarinda dan Bekapai di sebelah timur Balikpapan.
Sumatera Utara, yang lokasinya berada di Pangkalan Brandan dan Selat Malaka.
Jawa Barat, lokasi penambangan dan penyulingan terletak di Jatibarang, Kabupaten Indramayu.
(HDP)
