Contoh Hak dan Kewajiban Ketika di Rumah bagi Anak-Anak

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Hak dan kewajiban adalah kesatuan yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan setiap individu dalam menjalani kehidupan bermasyarakat, tak terkecuali anak-anak.
Hak dan kewajiban harus dipenuhi secara seimbang agar dapat menciptakan kehidupan yang rukun dan harmonis.
Hak dimaknai sebagai sesuatu yang harus didapatkan atau diterima seseorang. Untuk mendapatkan haknya, seseorang harus menjalani kewajiban terlebih dahulu. Kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab.
Sebagai contoh, seorang anak berhak mendapatkan pendidikan. Namun, ia juga harus menyeimbangkannya dengan menjalani kewajiban-kewajiban, seperti rajin belajar dan mengerjakan PR.
Hak dan kewajiban setiap warga negara sendiri telah diatur dalam Undang-Undang Dasar 1945. Oleh karena itu, kedua hal tersebut hendaknya ditanamkan dan diterapkan sejak kecil.
Penerapan hak dan kewajiban anak bisa dimulai dari lingkup terkecil, yakni keluarga. Berikut contoh hak dan kewajiban ketika di rumah bagi anak-anak.
Contoh Hak dan Kewajiban di Rumah bagi Anak
Mengutip buku Hak dan Kewajiban Anak oleh D.C. Tyas, anak-anak yang terpenuhi dengan seimbang antara hak dan kewajibannya akan terdidik menjadi seseorang yang berbudi baik dan disiplin di kemudian hari.
Apalagi, anak-anak adalah kunci masa depan dari sebuah peradaban. Tanpa adanya anak-anak, peradaban tersebut terancam hilang di kemudian hari karena tidak ada yang merawat dan meneruskan jalannya.
Mengingat hal tersebut, Indonesia telah mengatur hak-hak anak secara khusus dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Landangan hukum itu mengatur beberapa hal, seperti hak untuk hidup, kelangsungan hidup, dan perkembangan anak.
Contoh Hak Anak di Rumah
Berikut contoh hak anak ketika di rumah:
Berhak mendapatkan kasih sayang penuh dari orangtua maupun anggota keluarga yang lain.
Berhak mendapatkan pendidikan.
Berhak mendapatkan bimbingan saat belajar.
Berhak mendapatkan perlindungan dan keamanan dari orangtua.
Berhak mendapatkan kesejahteraan hidup.
Berhak mendapatkan makanan dan minuman.
Berhak mendapat kesehatan.
Berhak untuk bermain.
Kewajiban Anak di Rumah
Di sisi lain, seorang anak juga harus memenuhi kewajibannya terhadap orangtua maupun anggota keluarga lain. Berikut beberapa contohnya:
Wajib menghormati anggota keluarga lainnya, terutama kedua orangtua.
Wajib belajar dengan rajin dan mengerjakan PR di rumah sebagai bentuk tanggung jawab terhadap orangtua.
Wajib membantu orangtua mengerjakan pekerjaan rumah.
Wajib mematuhi segala peraturan yang telah disepakati bersama.
Wajib menghargai setiap anggota keluarga.
Wajib menjaga ketentraman rumah.
Wajib ikut memelihara kebersihan, kenyamanan, dan keamanan dalam keluarga.
Wajib menjaga nama baik keluarga.
Wajib menjaga keharmonisan keluarga dengan saling menyayangi, menghormati, dan menghargai.
(ADS)
