Konten dari Pengguna

Contoh LK 2.3 Pembuatan Rencana Aksi dan Panduan Mengisinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Guru Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Guru Foto: Shutter Stock

LK 2.3 Pembuatan Rencana Aksi diperlukan dalam proses seleksi PPG (Pendidikan Profesi Guru). Nantinya, lembar kerja tersebut harus dikerjakan dalam waktu 3 hari lengkap dengan RPP atau modul ajarnya.

Mengutip laman ppg.kemdikbud.go.id, program PPG dalam jabatan diselenggarakan untuk mempersiapkan lulusan S-1 Kependidikan dan S-1/D-IV Non Kependidikan yang memiliki minat bakat menjadi guru.

Tujuan programnya adalah agar mahasiswa dapat menguasai kompetensi guru secara utuh sesuai dengan Standar Pendidikan Guru. Harapannya, mereka dapat menjawab berbagai permasalahan pendidikan dan meminimalisir SDM guru yang kurang kompeten.

Berdasarkan SK yang telah ditetapkan, pengisian LK dan pembuatan modul ajar atau RPP bisa dilakukan pada PPL siklus 1, yakni pada 9-24 Oktober 2023. Simak tata cara pengisian dan contoh LK 2.3 Pembuatan Rencana Aksi selengkapnya dalam artikel berikut.

Cara Mengisi LK 2.3 Pembuatan Rencana Aksi

Ilustrasi guru dan murid. Foto: Shutter Stock

Saat mengisi LK 2.3, ada kolom-kolom yang mesti dilengkapi, yakni:

1. Tujuan

Tujuan diturunkan dari CP atau KD dokumen kurikulum yang dikaitkan dengan permasalahan yang sudah diidentifikasi. Biasanya, aspek ini disesuaikan dengan kurikulum yang digunakan di sekolah untuk jenjang tertentu.

2. Bukti penilaian

Di kolom ini, Anda dapat mengisi bukti penilaian yang harus ada untuk membuktikan bahwa siswa telah mencapai tujuan pembelajaran. Misalnya dengan mencantumkan hasil asesmen dan lainnya.

3. Kegiatan belajar dan asesmen formative

Ini mencakup kegiatan atau aktivitas yang secara bertahap dapar membantu siswa memberikan bukti penilaian atas tercapainya tujuan pembelajaran. Aspek ini juga bisa menilai hambatan siswa dalam mencapai tujuan tersebut.

Contoh LK 2.3 Pembuatan

Ilustrasi guru menyusun LK 2.3 Pembuatan Rencana Aksi. Foto: DimaBerlin/Shutterstock

LK 2.3 ini bisa diterapkan dalam berbagai materi ajar. Mahasiswa dapat membuat simulasinya dengan memerhatikan contoh berikut ini:

Tujuan

  • Melalui demonstrasi guru, peserta didik dapat menyusun definisi getaran menggunakan kata-kata sendiri dengan benar.

  • Melalui percobaan, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara panjang tali dan frekuensi dengan benar.

  • Melalui percobaan, peserta didik dapat menganalisis hubungan antara massa bandul dan frekuensi dengan benar.

  • Melalui diskusi, peserta didik dapat mengidentifikasi penerapan konsep getaran dalam kehidupan sehari-hari.

Bukti Penilaian

  • Asesmen Formatif: Rubrik penilaian LKPD Kuis yang dibahas (feedback).

  • Asesmen Sumatif: Soal pilihan ganda.

Kegiatan Belajar dan Asesmen Formative

  • Demonstrasi peristiwa getaran dengan mengayunkan bandul pada sebuah statif yang dilakukan oleh guru di depan kelas.

  • Guru mengembangkan probing question hingga siswa dapat menyusun sendiri definisi getaran berdasarkan demonstrasi.

  • Peserta didik merancang dan melakukan percobaan getaran, bisa menggunakan phet simulation atau benda nyata untuk melakukan penyelidikan hubungan antara panjang tali dengan frekuensi dan hubungan antara massa beban dengan frekuensi.

(MSD)