Contoh Pantun dengan Tema Menjaga Kesehatan Tubuh

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ada banyak puisi lama yang berkembang di Indonesia, salah satunya pantun. Sama seperti jenis puisi lama lainnya, pantun memiliki aturan-aturan yang mengikat, antara lain bersajak a-b-a-b dan setiap baitnya terdiri atas sampiran dan isi.
Pantun juga dapat diartikan sebagai seni merangkai kata. Kata-kata dalam pantun disusun sedemikian rupa sehingga menarik untuk didengar atau dibaca. Tujuannya agar maksud dari pantun tersebut tersampaikan dengan baik.
Mengutip buku Kamus Lengkap Pantun Indonesia oleh Agus Priyanto S,Pd., pantun memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
Tiap bait terdiri atas empat baris (larik).
Tiap baris terdiri atas 8-12 suku kata.
Rima akhir setiap baris adalah a-b-a-b.
Baris pertama dan kedua merupakan sampiran.
Baris ketiga dan keempat merupakan isi.
Bagian sampiran pada pantun berfungsi untuk mengantarkan rima dan sebagai pengantar menuju isi, sedangkan isi merupakan tujuan atau maksud dari pantun.
Selain berfungsi untuk menghibur, pantun juga dapat digunakan untuk menegur atau menyampaikan pesan kepada pembaca atau pendengar. Karena itu, pantun biasanya dibuat berdasarkan kejadian sehari-hari.
Salah satu tema yang dapat dimuat dalam pantun adalah kesehatan. Pantun bertema kesehatan dapat disampaikan dalam penyuluhan, seminar, maupun acara kesehatan lainnya. Isinya bisa berupa nasihat kepada khalayak agar senantiasa menjaga kesehatan tubuh.
Nah, sebagai referensi, berikut contoh pantun dengan tema menjaga kesehatan tubuh dikutip dari buku Antologi Pantun Nasihat.
Contoh Pantun dengan Tema Menjaga Kesehatan Tubuh
Berolahraga pagi badan sehat
Bersepeda sambil makan roti
Kalau capek perlu istirahat
Sambil tiduran tenangkan hati
Tangan berdarah luka dibalut
Beri betadin tutup kain lebar
Kalau bersin tutuplah mulut
Agar penyakit tidak menyebar
Buah durian tumbuh di hutan
Kumpulan kera menikmati
Jagalah selalu kesehatan
Minum susu, buah, dan roti
Sungguh elok Candi Borobudur
Batu tersusun unik memikat
Bila capek cepatlah tidur
Badan segar hilang penat
Adik bersolek di depan cermin
Tersenyum-senyum sambil berjoget
Tiap hari minum vitamin
Kuman penyakit tidak melekat
Bersih desa itu tradisi
Acaranya sangat bermanfaat
Konsumsilah makanan bernutrisi
Agar badan sehat walafiat
Butiran air namanya embun
Bergelantungan di dedaunan
Kalau mandi harus pakai sabun
Bersihkan badan usir kuman
Pinggir hutan udara segar
Keguguran dedaunan kering
Agar badan tetap bugar
Naik sepeda berkeliling
Sungguh elok nuansa pagi
Semilir angin menerpa badan
Biasakan selalu bergosok gigi
Bau segar bebas kuman
Main badminton alatnya raket
Senarnya putus diikat kencang
Jaga kebersihan di toilet
Kuman penyakit pasti terbang
(ADS)
Frequently Asked Question Section
Apa saja aturan pantun yang mengikat?

Apa saja aturan pantun yang mengikat?
Pantun memiliki aturan-aturan yang mengikat, antara lain bersajak a-b-a-b dan setiap baitnya terdiri atas sampiran dan isi.
Apa fungsi sampiran dalam pantun?

Apa fungsi sampiran dalam pantun?
Bagian sampiran pada pantun berfungsi untuk mengantarkan rima dan sebagai pengantar menuju isi.
Apa fungsi pantun?

Apa fungsi pantun?
Selain berfungsi untuk menghibur, pantun juga dapat digunakan untuk menegur atau menyampaikan pesan kepada pembaca atau pendengar.
