Konten dari Pengguna

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari dan Artinya

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari. Unsplash/Mimi Thian.
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari. Unsplash/Mimi Thian.

Bahasa Inggris adalah bahasa internasional yang digunakan dalam berbagai keperluan. Untuk dapat berkomunikasi dengan lancar menggunakan bahasa internasional, perlu memahami bagaimana contoh percakapan bahasa Inggris sehari-hari.

Mengutip dari laman journal.um-surabaya.ac.id, bahasa Inggris merupakan pembelajaran yang bertujuan untuk dapat berkomunikasi antara orang dan bangsa. Materi conversation atau percakapan ini dapat meningkatkan rasa percaya diri berkomunikasi para pelajar.

Selain itu, mempelajari percakapan dalam bahasa Inggris sehari-hari adalah hal yang menyenangkan, mulai dari percakapan ringan dengan teman tentang hobi hingga percakapan formal atau serius dalam lingkungan kerja.

Daftar isi

Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari

Ilustrasi Contoh Percakapan Bahasa Inggris Sehari-hari. Unsplash/Brooke Cagle.

Mengutip dari laman dansrealenglish.com dan helenadailyenglish.com, Inilah beberapa contoh percakapan bahasa Inggris sehari-hari dan artinya.

Contoh 1: Tentang Hobi

Aldo: Hi Toni, it's nice to see you again. How's your weekend been? (Hai Toni, senang bertemu kamu lagi. Bagaimana akhir pekanmu?)

Toni: It was quite pleasant, Aldo. What about you? Did you do anything interesting? (Cukup menyenangkan, Aldo. Bagaimana denganmu? Apakah kamu melakukan sesuatu yang menarik?)

Aldo: Yes, I wanted to share something exciting with you. (Iya, aku ingin berbagi sesuatu yang menyenangkan denganmu.)

Toni: Oh, sure Aldo, what is it? (Oh, tentu saja Aldo, apa itu?)

Aldo: Well, I've recently started baking bread. It's been a really fun hobby. I've been experimenting with different recipes and I've actually made some pretty good loaves. (Nah, aku baru-baru ini mulai membuat roti. Itu hobi yang sangat menyenangkan. Aku sudah mencoba berbagai resep dan sebenarnya sudah membuat beberapa roti yang cukup bagus.)

Toni: That's fantastic, Aldo! I've always wanted to try baking bread but I'm a bit intimidated by the process. Any tips for a beginner? (Hebat sekali, Aldo! Aku selalu ingin mencoba membuat roti tapi aku sedikit takut dengan prosesnya. Ada tips untuk pemula?)

Aldo: Absolutely! The most important thing is to be patient. It takes time for the dough to rise. And don't be afraid to experiment with different flavors and ingredients. (Tentu saja! Hal terpenting adalah bersabar. Perlu waktu untuk adonan mengembang. Dan jangan takut untuk bereksperimen dengan berbagai rasa dan bahan.)

Toni: Thanks for the advice, Aldo. Maybe we could bake together sometime. (Terima kasih atas sarannya, Aldo. Mungkin kita bisa memanggang bersama suatu saat.)

Aldo: Of course, Toni (Tentu saja, Toni)

Contoh 2: Tentang Liburan

Sean: Are you going away anywhere this summer, Kay? (Apakah kamu akan pergi ke suatu tempat musim panas ini, Kay?)

Kay: Well, we’re planning to go up to Scotland for a few days. (Jadi, kami berencana pergi ke Skotlandia selama beberapa hari.)

Sean: Oh, lovely! Whereabouts? (Oh, bagus sekali! Di mana?)

Kay: Inverness. I’ve spent the last couple of days looking for accommodation and flights and stuff. (Inverness. Saya menghabiskan beberapa hari terakhir mencari akomodasi, penerbangan, dan sebagainya.)

Sean: And..? (Dan..?)

Kay: Well, it was a struggle, I have managed to find a place for us to stay. (Jadi, itu perjuangan yang berat, aku berhasil menemukan tempat bagi kami untuk tinggal.)

Sean: Oh great! You mean a hotel? (Wah, hebat! Maksudmu hotel?)

Kay: No, we’re self-catering. It’s a little cottage near Loch Ness. (Tidak, kami menyediakan makanan sendiri. Ini pondok kecil dekat Loch Ness.)

Sean: Nice! And what about the flights? (Bagus! Bagaimana dengan penerbangannya?)

Kay: Well that’s the problem, actually. They’re just so pricey at the moment, I’m struggling to find any flights at all. I wish I hadn’t left it so late! (Nah, itu masalahnya. Saat ini harganya sangat mahal, saya kesulitan mencari tiket pesawat. Andai saja saya tidak menundanya terlalu lama!)

Sean: Yeah, I know. It’s always expensive when you book last-minute, isn’t it? Have you thought about taking the train instead? (Ya, saya tahu. Harga tiketnya selalu mahal jika kamu memesan tiket di menit-menit terakhir, bukan? Sudahkah kamu berpikir untuk naik kereta api saja?)

Kay: Yeah, but we’ve got so much stuff, and I think we’ll struggle to carry it all. (Ya, tapi barang bawaan kami begitu banyak, dan saya rasa kami akan kesulitan membawa semuanya.)

Sean: Couldn’t you just drive up there? (Tidak bisakah kau langsung berkendara ke sana?)

Kay: Yeah, I guess so, but it’s just such a long way, you know? I’ll probably have another check for flights tonight, and if I can’t find anything, then, yeah, you’re right, we’ll just have to take the car, I guess. (Ya, kurasa begitu, tapi jaraknya sangat jauh, tahu? Aku mungkin akan mengecek tiket pesawat lagi malam ini, dan kalau aku tidak menemukan apa pun, ya, kau benar, kurasa kita harus naik mobil saja)

Contoh 3: Tentang Ibu dan Anak

Ibu: Honey, how was your day at school? (Sayang, bagaimana harimu di sekolah?)

Anak: It was okay, Mom. We had a quiz in math today. (Baik-baik saja, Bu. Kami ada kuis matematika hari ini.)

Ibu: Oh, I hope you did well. You know, your father and I were talking about planning a family trip this summer. What do you think about that? (Oh, semoga kamu berhasil. Tahu, ayahmu dan aku sedang membicarakan tentang merencanakan liburan keluarga musim panas ini. Bagaimana menurutmu?)

Anak: That sounds amazing, Mom! Where were you thinking of going? (Kedengarannya menyenangkan, Bu! Ke mana kita akan pergi?)

Ibu: We were thinking of going to Bali. We could visit the beaches, try new foods, and explore the culture. (Kami berpikir untuk pergi ke Bali. Kita bisa mengunjungi pantai, mencoba makanan baru, dan menjelajahi budaya.)

Anak: Bali sounds great! I've always wanted to see the rice terraces. (Bali kedengarannya bagus! Aku selalu ingin melihat sawah terasering.)

Ibu: That's a great idea. We can make it a family adventure. (Itu ide bagus. Kita bisa menjadikannya petualangan keluarga.)

Contoh 4: Tentang Hewan Peliharaan

Nando: Oh hello. Is this your dog? (Oh halo. Apakah ini anjingmu?)

Louis: Yes, this is Rex. (Ya, ini Rex.)

Nando:Hello Rex. What a cute dog. What type of dog is he? (Halo Rex. Anjing yang lucu. Anjing jenis apa dia?)

Louis: He’s a pug. (Dia Pug.)

Nando: Oh. I should have guessed. He looks quite well-behaved. (Oh. Seharusnya aku bisa menebaknya. Dia terlihat cukup berperilaku baik.)

Louis: Actually, he never listens to me. If he wasn’t on the leash, I’m sure he would run away. (Sebenarnya, dia tidak pernah mendengarkan saya. Jika dia tidak memakai tali, saya yakin dia akan kabur.)

Nando: Well. He seems friendly anyways. How long have you had him? (Baiklah. Dia terlihat ramah. Sudah berapa lama kamu memilikinya?)

Louis: We got him when he was a puppy. So maybe four years ago. Pugs are quite small. They are a good size for the city. (Kami mendapatkannya ketika dia masih anak anjing. Jadi mungkin empat tahun yang lalu. Pug cukup kecil. Mereka berukuran bagus untuk kota.)

Nando: Aww. That’s great. I’d love to get a dog. We have a cat, but, if I could I would give it away. (Aww. Itu bagus. Saya ingin sekali memiliki anjing. Kami memiliki kucing, tetapi, jika saya bisa, saya akan memberikannya.)

Louis: Oh. Why’s that? Don’t like cats? (Oh. Kenapa begitu? Tidak suka kucing?)

Nando: It’s not that I don’t like cats. But I don’t like my cat. It is so aggressive. It always tries to bite me or attack me when I’m sleeping. Maybe it is part-Tiger… (Bukannya aku tidak suka kucing. Tapi aku tidak suka kucingku. Dia sangat agresif. Dia selalu mencoba menggigitku atau menyerangku saat aku tidur. Mungkin dia sebagian harimau...)

Louis: I understand. (Saya mengerti.)

Nando: Well. Enjoy your day! Bye Rex. (Baiklah. Selamat harimu! Sampai jumpa, Rex.)

Louis: You as well. Goodbye. (Kamu juga. Selamat tinggal.)

Demikian beberapa contoh percakapan bahasa Inggris sehari hari dan artinya untuk bahan belajar berkomunikasi. (LA)

Baca Juga: 15 Contoh Perkenalan Diri Bahasa Inggris dan Artinya