Konten dari Pengguna

Contoh Peristiwa yang Tidak Menunjukkan Kebersatuan di Lingkungan Sekolah

Kabar Harian

Kabar Harian

Menyajikan beragam informasi terbaru, terkini dan mengedukasi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kabar Harian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sekolah adalah lingkungan tempat menimba ilmu pengetahuan, merubah sikap dan perilaku, serta meningkatkan keterampilan sebagai bekal kehidupan. Foto: Freepik
zoom-in-whitePerbesar
Sekolah adalah lingkungan tempat menimba ilmu pengetahuan, merubah sikap dan perilaku, serta meningkatkan keterampilan sebagai bekal kehidupan. Foto: Freepik

Sekolah adalah sebuah lingkungan tempat pemberian ilmu pendidikan formal, baik dalam mengajarkan ilmu pengetahuan, perubahan sikap dan perilaku, serta keterampilan sebagai bekal di masa yang akan datang.

Lingkungan sekolah juga disebut dengan lingkungan sosial, yaitu tempat terjadinya interaksi sosial antar penghuni sekolah, mulai dari murid, guru, hingga tenaga pendidikan di sekolah.

Menurut Oemar Hamalik dalam bukunya yang berjudul Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem, secara umum, fungsi-fungsi lingkungan sekolah adalah sebagai berikut.

  • Mendidik agar menghasilkan calon warga negara yang dewasa

  • Mempersiapkan calon warga masyarakat

  • Mengembangkan cita-cita profesi atau keinginan kerja setiap orang

  • Mempersiapkan calon pembentuk keluarga yang baru

  • Pengembangan pribadi dalam bentuk realisasi diri.

Lingkungan sekolah dibedakan menjadi tiga, yaitu lingkungan fisik, sosial, dan akademis. Foto: Freepik

Lingkungan sekolah adalah salah satu penunjang rasa nyaman belajar siswa. Oleh sebab itu, penting bagi setiap penghuni sekolah untuk bersama-sama mewujudkan lingkungan sekolah yang nyaman dan aman untuk kegiatan belajar mengajar.

Menurut Nana Syaodih Sukmadinata dalam bukunya yang berjudul Landasan Psikologi Proses Pendidikan, terdapat tiga hal yang termasuk ke dalam lingkungan sekolah, yaitu sebagai berikut.

  • Lingkungan fisik, yaitu lingkungan yang menyangkut sarana dan prasarana belajar siswa, sumber-sumber belajar, dan media pembelajaran yang mumpuni.

  • Lingkungan sosial, adalah lingkungan yang berkaitan dengan hubungan siswa dan teman-temannya, para guru, dan staf sekolah yang lain.

  • Lingkungan akademis, yaitu lingkungan yang mendukung suasana sekolah dan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, seperti kegiatan kurikuler dan sebagainya.

Contoh peristiwa yang tidak menunjukkan kebersatuan di lingkungan sekolah adalah membeda-bedakan teman. Foto: Freepik

Contoh Peristiwa yang Tidak Menunjukkan Kebersatuan di Lingkungan Sekolah

Sebelumnya telah disebutkan bahwa lingkungan sekolah yang aman dan nyaman menjadi salah satu penunjang kelancaran kegiatan belajar mengajar. Untuk itu, setiap penghuni sekolah diharapkan ikut berpartisipasi dalam proses kebersatuan di lingkungan sekolah.

Kebersatuan sendiri dapat diartikan sebagai bentuk kebersamaan yang wajib dijunjung tinggi dalam konsep lingkungan sosial. Dalam hal ini, sekolah yang juga merupakan lingkungan sosial wajib menanamkan paham tersebut agar tercapai tujuan sekolahnya.

Setiap penghuni sekolah wajib untuk menunjukkan kebersatuan di lingkungan sekolah. Pasalnya, jika ada oknum yang tidak mengindahkan hal tersebut, akan merusak sistem tatanan sekolah dan menjadikan dirinya tidak disukai oleh banyak orang.

Adapun beberapa contoh peristiwa yang tidak menunjukkan kebersatuan di sekolah adalah sebagai berikut.

1. Tawuran antar kelas

Tawuran adalah sikap buruk yang tidak boleh dilakukan setiap orang. Tawuran dapat mencelakakan banyak pihak, serta menimbulkan rasa tidak nyaman saat tengah berada di sekolah.

2. Membeda-bedakan teman

Perilaku membeda-bedakan teman adalah salah satu contoh peristiwa yang tidak menunjukkan kebersatuan. Pasalnya, setiap orang berbeda dan mempunyai keunikan, yang harus dihargai dan ditoleransi oleh orang lain.

3. Bersikap tidak sopan

Sopan adalah perilaku dasar yang seharusnya diterapkan oleh semua orang. Jika bersikap tidak sopan baik kepada yang lebih tua maupun yang lebih muda, akan mengakibatkan hilangnya rasa segan terhadap individu.

(HDP)